
Saat Arianna tengah asik dengan lamunannya tiba-tiba ponselnya berdering ia pun langsung menatap kearah layar ponsel tersebut . tertera nama sang ibu di layar ponsel tersebut dan dengan segera Arianna memencet tombol hijau yang ada di atas layar tersebut .
" Hallo " ucap mereka bersamaan saat panggilan terhubung
" Bagaimana kabarmu nak ? " tanya sang ibu dari sebrang sana
" Anna baik-baik saja Bu , Bagaimana keadaan ibu dan bagaimana kondisi ayah apa ayah baik-baik saja ? " tanya Arianna panjang lebar
" Ayahmu sudah lebih baik nak dan saat ini beliau sedang beristirahat " jelas sang ibu membuat Arianna merasa sangat tenang
" Syukurlah Bu jika seperti itu , Oya Anna sudah membelikan ibu dan ayah oleh-oleh Arianna yakin kalian akan menyukainya " ucap Arianna antusias
" Kau pulang dengan selamat saja ibu dan ayah sudah sangat merasa senang nak " ucap sang ibu lembut
pasalnya selama ini Arianna tidak pernah pergi sejauh ini dari kedua orangtuanya wajar saja jika sang ibu sangat mengkhawatirkannya .
" Arianna akan pulang dengan selamat , ibu tentang saja " ucap nya menenangkan sang ibu
" Oh ya nak , lusa ayah mu sudah ijinkan untuk pulang dan di perbolehkan berobat jalan untuk pemulihannya " ucap sang ibu
" Syukurlah Bu , lusa juga Anna akan kembali kita akan bertemu di rumah " ucap Arianna senang
" Ibu akan memasak makanan kesukaan mu setelah kau pulang " ucap sang ibu
" Benarkah " ucap Arianna dengan nada senang
" He'em , Oya nak , apa kau sudah membelikan oleh-oleh untuk Tuan Bryan? " tanya sang ibu tiba-tiba hingga membuat Arianna terdiam sesaat
__ADS_1
" Hallo " panggil sang ibu dari sebrang sana hingga membuat Arianna tersadar
" Akh , ya , Anna Sudah membelikannya " ucap Arianna cepat
" Syukurlah , beliau pria yang sangat baik nak " ucap sang ibu
" Baru saja beliau dan temannya datang untuk melihat kondisi ayah mu , dia sangat tampan dan baik " sambung sang ibu panjang lebar
Arianna pun kembali terdiam saat mendengar ucapan sang ibu , ia pun kembali mengingat-ingat kebaikan Bryan pada dirinya dan keluarganya .
" Begitukah , jika sudah kembali nanti Anna akan berterimakasih padanya Bu " ucap Arianna pelan setelah sadar dari lamunannya
" Itu harus kita lakukan nak , beliau sudah banyak membantu keluarga kita " ucap sang ibu
" Bu beristirahatlah , Anna juga mau bersiap untuk istirahat " ucap Arianna sang ibu pun mengiyakan dan mengakhiri panggilan tersebut
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Keesokan harinya hari ketiga Arianna berada di tempat tersebut dan juga hari terakhir Arianna berada di tempat tersebut karna besok malam Arianna harus kembali ke negara asalnya .
kini Arianna tengah berjalan-jalan menikmati hari terakhir nya seorang diri di tempat tersebut ada perasaan sedikit mengganjal di hati Arianna saat ini . seperti ada kesedihan akan satu hal namun sulit untuk ia ungkapkan . langkah kaki Arianna terhenti di salah satu kedai kecil di mana tempat tersebut adalah tempat pertama kali ia bertemu dengan David pria yang sudah membuat dirinya merasa nyaman selama berada di sana . ia menatap siap kearah kedai tersebut tanpa berniat menghampiri kedai tersebut .
" Apa kau ingin memesan sesuatu Nona ? " tanya seseorang dari belakang hingga membuat Arianna menatap kearahnya orang tersebut dan tersenyum
" tidak ! " sangkal Arianna cepat sambil tersenyum lembut
" Lalu apa yang kau lakukan di sini ? "tanya David pria yang berada di belakang Arianna
__ADS_1
" Aku hanya berjalan-jalan saja dan ingin membeli sedikit oleh-oleh untuk teman-teman ku " ucap Arianna
" Bolehkah aku menemani mu ? "ucap David di balas senyuman dan anggukan pelan oleh Arianna
Mereka pun berjalan menyusuri bazar yang saat itu sangat ramai di datangi oleh para wisatawan , Arianna pun memilih pernak-pernik yang di rasa nya cantik dan sesekali candaan David keluar dari mulutnya hingga membuat Arianna tertawa lucu karna tingkat konyolnya .
" kapan penerbangan mu berangkat ? " tanya David
" Besok malam " ucap Arianna
" Bolehkah aku mengantarkan mu ke bandara ?" tanya David
" Tidak perlu , Aku tidak ingin merepotkan mu , aku bisa pergi sendiri " tolak Arianna sopan
" Aku tidak merasa di repot kan Arianna , aku akan mengantarkan mu besok , titik " ucap David memaksa hingga membuat Arianna terdiam pasrah
Setelah merasa puas dengan jalannya mereka pun memutuskan untuk kembali ke hotel untuk beristirahat karena kondisi Arianna tidak sefit sebelumnya .
" Kau tidak perlu mengantarkan ku sampai kamar , kau juga harus beristirahat , kita akan bertemu lagi nanti malam " ucap Arianna lembut
" Apa tidak papa ? , tapi kau terlihat sedikit pucat " tanya David khawatir
" He'em , aku baik-baik saja , aku hanya perlu beristirahat " ucap Arianna meyakinkan David
" Baiklah , aku akan menunggu mu nanti malam , beristirahatlah " ucap David pasrah sambil tersenyum lembut
mereka pun berpisah di lobby hotel dan pergi ke kamarnya masing-masing . saat Arianna hendak masuk kedalam lift yang sudah terbuka tiba-tiba ia bertemu seseorang yang tak asing di matanya . Arianna pun terdiam menatap sosok tersebut yang saat itu tengah tersenyum kearahnya .
__ADS_1