
Arianna pun merasa ragu untuk menghampiri meja tersebut dan akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke kamarnya saat ini . Arianna berjalan meninggalkan tempat tersebut dengan pikirannya bertanya-tanya dan rasa penasarannya seraya mengingat-ingat wanita yang saat ini duduk bersama dengan David . namun saat Arianna meninggalkan restoran tersebut tiba-tiba ada seseorang yang memanggil namanya membuat Langkah kaki Arianna terhenti .
" Apa yang kau lakukan di sini Arianna , apa kau ingin ikut makan malam dengan ku ?? " tanya Bryan panjang lebar sambil tersenyum senang saat melihat kehadiran Arianna
Arianna yang mendengarnya pun terdiam sejenak ia merasa sangat bingung saat ini , Arianna bingung harus menjawab apa pada pria tersebut .
" Maafkan aku tuan ?? " ucap Arianna pelan sambil tertunduk membuat Bryan mantap heran kearah nya
" Ada apa ? , apa kau masih merasa sakit ? " tanya Bryan khawatir seraya memegang kedua pundak Arianna hingga membuat sang empunya menatap kilas kearah pria itu
" He'em , kepala ku masih terasa pusing Tuan " ucap Arianna berbohong seraya memasang wajah lemas dan kembali menundukkan kepalanya
" Ya Tuhan , kau tidak perlu memaksakan dirimu untuk menuruti ucapan ku Arianna " ucap Bryan merasa bersalah seraya menatap lembut kearah Arianna
" Kau bisa beristirahat di kamar mu saja , ini bukan tentang pekerjaan jadi kau tidak perlu khawatir Arianna " sambung Bryan
Bryan berfikir bahwa Arianna datang ke restoran tersebut karena menuruti perintahnya sore tadi dan saat ini Bryan merasa bersalah pada wanita tersebut .
Arianna yang mendengarnya ucapan pria tampan tersebut pun merasa sangat-sangat bersalah pada bos nya karna sudah membohongi pria tersebut . pasalnya Arianna berada ke tempat itu bukan untuk menuruti ucapan Bryan melainkan bertemu dengan orang lain , Arianna yang melihat wajah khawatir dari Pria itu pun merasa sangat menyesal karna sudah membohongi nya .
" Kau bisa kembali ke kamar mu sekarang , Biarkan aku mengantar mu " ucap Bryan lembut hingga membuat Arianna menatap kearahnya
" Terimakasih Tuan , aku bisa kembali kekamar ku sendiri " tolak Arianna sopan
__ADS_1
" Tidak ! , aku akan mengantarkan mu , ayo " ajak Bryan seraya berjalan pelan sambil merangkul pundak Arianna
Arianna yang mendapatkan perlakuan tersebut hanya terdiam kaku dan canggung dengan sikap Bryan yang berjalan memegang pundaknya seperti tengah menuntun orang tua yang hendak berjalan .
Saat keduanya berjalan meninggalkan restoran menuju lift tiba-tiba ponsel Bryan berdering membuat langkah kakinya terhenti dan membuat langkah Arianna pun ikut terhenti . Bryan menatap layar ponselnya seraya memencet tombol hijau yang ada di atas layar tersebut dan menempelkan ponsel itu ke telinganya .
" Mengapa kakak lama sekali ? " tanya David yang menelpon Bryan dari sebrang sana
"Ada urusan yang harus aku selesaikan sebentar " ucap Bryan
" Aku akan kembali dalam beberapa menit , kalian bisa menikmati makan malamnya terlebih dahulu " sambung Bryan pada seseorang yang ada di sebrang sana
Arianna yang sejak tadi berada di samping Bryan merasa sangat penasaran dengan sosok yang saat itu menelpon bosnya tersebut . saat melihat Bryan tadi Arianna langsung teringat dengan sosok wanita yang duduk bersama David tadi , Arianna ingat pernah bertemu dengan wanita tersebut di ruangan Bryan saat pertama kali Arianna bekerja disana pikirnya .
" Apa makan malam ini sangat penting Tuan hingga kau harus terbang jauh sampai kesini ?? " tanya Arianna memulai pembicaraannya
" Ya sepertinya begitu " ucap Bryan semakin membuat Arianna penasaran
Arianna merasa sangat penasaran dengan orang yang akan makan malam dengan bosnya tersebut . Arianna merasa ini ada hubungannya dengan David pasalnya David bilang akan mengenalkan Arianna pada seseorang yang penting dalam hidupnya .
" Apakah ini makan malam keluarga ?? " tanya Arianna lagi
" Sepertinya begitu , Sebenarnya aku datang ke sini untuk melihat keadaan adik ku sekaligus melihat dirimu " ucap Bryan hingga membuat Arianna menatap kearahnya
__ADS_1
" Adik ?! , kau mempunyai seorang adik ? " tanya Arianna yang lebih penasaran dengan orang yang akan di temuin oleh bosnya itu
" Lebih tepatnya adik angkat , tapi aku sudah menganggap dia sebagai adik ku sendiri karena kami bertiga sudah hidup bersama sejak kecil " ucap Bryan semakin membuat Arianna merasa sangat penasaran
" bertiga , siapa saja mereka ? " tanya Ariana penasaran dalam hati namun tidak ia ucapkan dan di sisi lain Arianna merasa yakin salah satu dari dua orang itu adalah David pria yang Arianna temui di tempat ini
" Apa yang adik mu lakukan di tempat ini ?" tanya Arianna semakin menggali tentang orang yang ditemui bos nya itu untuk meyakinkan dirinya bahwa orang tersebut adalah David
" Dia sedang berlibur di tempat ini , mungkin lusa dia akan kembali ke ****** Untuk studi nya , maka dari itu aku memutuskan untuk bertemu dengan nya sekaligus mengenalkan mu padanya " ucap Bryan sambil tersenyum lembut
" Mengenalkan ku ? , untuk apa ? " tanya Arianna bingung
Bryan pun merubah posisinya seraya menatap kearah Arianna hingga membuat keduanya saling menatap satu sama lain .
" Arianna , sebenarnya aku sangat menyukaimu sejak pertemuan kedua kita di caffe tempo lalu " ucap Bryan memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya pada Arianna
Arianna yang mendengarnya pun langsung terdiam ia merasa kaget saat mendengar ucapan pria yang kini ada di depannya . bagaimana tidak Arianna benar-benar di buat syok dengan pernyataan tersebut pasalnya selama ini Arianna tidak memiliki perasaan apapun pada Bryan .
.
.
.
__ADS_1
Nb : Maaf untuk tempat dan daerah kami sembunyikan agar tidak terjadi kesalahan jika ada kata atau tempat yang tidak sesuai 🙏