When A Man Falls In Love

When A Man Falls In Love
Bagian 32


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan panjang akhirnya Arianna pun tiba di bandara ia berjalan santai seraya membawa barang-barang nya . saat tengah berjalan tiba-tiba ada seseorang yang memanggil namanya , Arianna yang mendengarnya pun langsung mencari asal suara tersebut dan terlihat sosok pria tampan tengah berjalan menuju kearahnya sambil tersenyum lembut . pria tersebut tak lain adalah Bryan


" Hay " sapa Bryan saat tiba di dekat Arianna


Arianna pun tersenyum canggung untuk membalas sapaan Pria tersebut , dan sekilas ingatan semalam pun muncul dalam pikiran Arianna saat Bryan menyatakan perasaan suka padanya . dan saat ini Arianna pun merasa bingung harus bersikap seperti apa pada pria tersebut pikirnya


" kau merubah jadwal pulang mu ?? " tanya Bryan memulai pembicaraan saat melihat Arianna hanya terdiam


" Ya Tuan , aku merubah jadwal pulang ku lebih cepat " sahut Arianna


" owh baiklah , karna kita bertemu di sini , aku akan mengantarkan mu pulang kerumah mu " ucap Bryan santai seolah tidak terjadi apapun saat mereka berada disana namun lain halnya dengan Arianna , saat ini Arianna merasa sangat canggung dengan bos besarnya itu hingga membuat dirinya merasa tidak nyaman .


" Tidak perlu Tuan , kau tidak perlu mengantarkan ku pulang " tolak Arianna hingga membuat Bryan terdiam sejenak


" Arianna , apa kau merasa sangat tidak nyaman berada dekat dengan ku ?? " tanya Bryan seraya menatap kearah Arianna


Arianna yang mendengarnya pun langsung merasa tidak enak dengan ucapan bosnya tersebut , walaupun sejujurnya yang di ucapkan oleh Bryan memanglah benar adanya sejak awal Arianna menang tidak nyaman berdekatan dengan Pria tersebut Arianna merasa derajat dan umur mereka sangat bertentangan pikirnya . namun bagaimana pun beliau sudah sangat baik pada keluarganya saat ini dan hal itu juga yang membuat Arianna merasa sangat tidak nyaman .


" Tidak Tuan , tidak seperti itu " sangkal Arianna bohong dengan wajah tidak enak


" Lalu ?? " tanya Bryan singkat


" A ..aku hanya tidak ingin merepotkan Anda Tuan " ucap Arianna hingga membuat Bryan tersenyum simpul


" Aku yang menawarkan mu , itu tandanya aku tidak merasa di repot kan Arianna " sahut Bryan lembut

__ADS_1


" Baiklah kau bisa mengantarkan ku pulang Tuan " sahut Arianna pasrah hingga membuat Bryan tersenyum lembut


" Baiklah , ayo " ajak Bryan


Mereka pun jalan beriringan menuju mobil Bryan yang memang sudah terparkir di bandara tersebut sejak kemarin sore . kini Bryan membantu Arianna memasukkan barang-barangnya kedalam bagasi mobilnya .


" Mengapa kau membawa ini ?? " tanya Bryan Seraya menjinjing kantung yang berisi boneka


" Ah , aku mendapatkan nya saat bermain game di sana , jadi aku membawanya " sahut Arianna berbohong seraya menatap kearah boneka tersebut


" Oh " sahut Bryan mempercayai ucapan Arianna


Mereka pun meninggalkan bandara tersebut di sepanjang perjalanan menuju rumah Arianna keduanya hanya terdiam dan sesekali Bryan menatap kearah Arianna yang saat itu hanya terdiam seraya menatap kearah depan jalan .


" Apa kau sudah menghubungi keluarga mu ?? " tanya Bryan memulai pembicaraan


Saat ponselnya menyala tiba-tiba ada beberapa notifikasi pesan masuk dan tertera nama David di sana . Arianna yang melihatnya pun langsung mengklik kotak masuk tersebut .


Saat membuka pesan teks tersebut Arianna terkejut saat melihat beberapa gambar yang dikirim oleh David padanya . itu adalah gambar dirinya dan juga ada gambar David di sana , foto tersebut terlihat sangat lucu karna di dalam sana David seolah tengah Selfi dengan wajah ceria seraya memprihatinkan Arianna yang ada di belakangnya . tanpa di sadari bibir Arianna mengukirkan senyum namun seketika senyum tersebut pun memudar saat ia melihat pesan teks yang di kirimkan oleh David padanya .


*** David ***


Hay Arianna ...


Terimakasih , karena sudah membuat tiga hari ku menyenangkan dan tidak sia-sia . selama hidupku , tiga hari bersama mu adalah yang terbaik yang Pernah aku rasakan mungkin kau tidak akan percaya tapi itulah kenyataannya . saat melihat mu pertama kali aku sudah menyukai senyum mu , konyol bukan . tapi itulah kenyataannya , Aku suka saat kau tersenyum dan tertawa itu membuat ku merasa sangat senang .

__ADS_1


Sejujurnya Aku merasa sedikit sedih dan kecewa saat ini , Namun aku tidak punya hak untuk itu semua dan aku pun sadar mungkin kau hanya menganggap ku sebagai orang asing yang pernah kau temui di sini tapi itu tidak masalah untuk ku .


Aku berharap kau akan bahagia di mana pun kau berada , teruslah tersenyum dan aku akan menerima keputusan mu .


terimakasih karna sudah menjadi teman ku selama tiga hari di sini . (•‿•)


***


Arianna pun memalingkan wajahnya kesamping dan menatap kosong kearah luar jendela , ia menatap pepohonan yang ada di tepi jalan dengan pandangan lirih dan kosong . hatinya terasa sakit setelah membaca pesan teks tersebut ada rasa kecewa yang ia rasakan saat ini .


" Apa kau baik-baik saja ?? " tanya Bryan hingga membuat Arianna tersadar namun tidak merubah posisinya


Bryan yang sejak tadi berada di samping Arianna pun mulai angkat bicara setelah sadar dengan perubahan ekspresi wajah Arianna saat ini . sejak tadi Bryan berkali-kali menatap kearah Arianna saat wanita tersebut tengah sibuk bergulat dengan ponselnya . ada sedikit rasa penasaran di hati Bryan saat melihat ekspresi wajah Arianna tadi .


" Ya aku baik-baik saja Tuan " sahut Arianna pelan


Bryan yang mendengarnya pun terdiam sejenak seraya memandang kearah Arianna dengan pandangan lirih . ia sangat yakin bahwa saat ini Arianna tidak dalam keadaan baik-baik saja namun Bryan tidak bisa berbuat apapun pasalnya wanita itu seperti memasang tembok besar untuk dirinya pikir Bryan .


" Beristirahatlah , aku akan membangunkan mu jika sudah sampai " suruh Bryan


" Terimakasih Tuan " sahut Arianna Seraya memejamkan kedua matanya


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2