When A Man Falls In Love

When A Man Falls In Love
Bagian 34


__ADS_3

Kini ketiganya pun menikmati makan malam tersebut seraya di penuhi dengan obrolan ringan . sesekali Arianna dan ibunya menatap kearah Bryan yang terlihat sangat lahap saat menyantap makanan tersebut .


" Aku akan mengambil telurnya lagi Bu " ucap Arianna seraya menaruh alat makannya dan di balas anggukan lembut oleh sang ibu


" Maaf " ucap Bryan spontan seraya menghentikan makannya dan menatap wanita paruh baya tersebut


" Tidak masalah Tuan , aku senang melihat kau menikmati makanan sederhana buatan kami " ucap Hellen sambil tersenyum lembut


" Sudah lama aku tidak menikmati makanan rumahan seperti ini Nyonya , mungkin sudah puluhan tahun maka dari itu aku sangat menikmati nya saat ini " ucap Bryan panjang lebar sambil tersenyum senang


" Apa keluarga mu tidak tinggal dengan mu Tuan ?? " tanya Hellen penasaran namun Bryan langsung terdiam sejenak

__ADS_1


Arianna yang baru tiba pun langsung menaruh piringnya di meja dan duduk seraya menatap keduanya secara bergantian . sejujurnya Arianna juga merasa penasaran dengan seluk-beluk bosnya tersebut di tambah lagi dengan hubungan Bryan dan David Arianna merasa sangat penasaran dengan hubungan keduanya namun ia hanya terdiam Seraya menatap ibu dan bosnya secara bergantian .


" Tidak , Aku sudah hidup sendiri sejak berusia enam belas tahun Nyonya " sahut Bryan sambil memaksakan senyumnya


" Lalu dimana keluarga mu ? , apa mereka tidak tinggal di negara ini ?? " tanya Hellen semakin penasaran dengan kisah hidup pria tampan itu


" Ibuku pergi membawa adikku saat aku masih berusia enam belas tahun , dan setelah itu ayah ku meninggal karena sakit akibat depresi atas kepergian ibu dan adikku " ucap Bryan dengan wajah di paksa tersenyum dan baik-baik saja


" Maaf Tuan , jika pertanyaan ku membuat mu tidak nyaman " ucap Hellen merasa bersalah saat melihat reaksi Bryan saat itu


Arianna yang berada di sana hanya terdiam seraya menatap kearah bosnya , ada rasa sedikit simpati di hati Arianna saat mendengar kisah pria tersebut .

__ADS_1


" Oya Tuan , aku ingin berterimakasih padamu karna sudah mengutus seseorang untuk menjemput kami siang tadi dan aku juga ingin berterimakasih padamu karena sudah banyak membantu keluarga kami sebelumnya " ucap Hellen panjang lebar hingga membuat Arianna menatap kearah sang ibu


Arianna merasa terkejut saat mendengar penjelasan sang ibu Pasalnya Arianna tidak mengetahui bawah Bryan telah mengatur seseorang untuk membantu kepulangan kedua orang tuanya . Arianna berpikir bahwa ibu dan ayahnya kembali menggunakan taksi atau ambulance rumah sakit .


" Tidak masalah Nyonya , aku senang bisa membantu kalian " ucap Bryan lembut hingga membuat Arianna menatap kearah Bryan


Arianna Benar-benar tidak menyangka dengan perlakuan Bryan pada keluarganya . ia merasa sangat berhutang Budi pada pria itu hingga membuat Arianna semakin tidak nyaman dibuat nya , namun di sisi lain ada rasa kagum dengan sikap pria tersebut pikirnya .


Setelah menyelesaikan makan malamnya Bryan meminta ijin untuk melihat kondisi Tuan Alex yang saat itu tengah terbaring di ranjangnya . Bryan dan Elex pun berbincang-bincang ringan seperti seorang yang telah mengenal sangat lama . Arianna yang saat itu tengah merapikan tempat makan tersebut tak sengaja melihat interaksi ayah dan bosnya Arianna tersenyum lembut saat terlihat wajah cerah ayah nya saat ini , pasalnya selama sakit sang ayah hanya terdiam di tempat tidurnya tanpa banyak berinteraksi pada siapapun .


Kini Arianna semakin di buat kagum oleh sikap pria tersebut menurut Arianna sikap Bryan saat ini sangat supel dan dermawan namun di sisi lain Arianna masih belum bisa menerima perasaan apapun untuk pria tersebut , Ariana hanya merasa kagum pada pria itu tidak lebih pikir nya .

__ADS_1


.


.


__ADS_2