
Hari pun terus berlalu tak terasa sudah seminggu sejak kepergian Alex Swift dan masa berkabung pun masih di rasakan oleh kedua wanita tersebut namun tidak separah saat hari pertama , bisa dibilang saat ini mereka sudah bisa sedikit merelakan kepergian Alex Swift pria yang sangat di cintai oleh kedua wanita tersebut .
Hari ini adalah hari pertama Arianna kembali lagi ke perusahaan Bryan . sebelumnya Bryan sudah memperingati Arianna untuk tidak datang kekantor , Bryan ingin Arianna beristirahat di rumahnya untuk sementara waktu namun Arianna menolak dan memilih untuk datang ke kantor tersebut .
Arianna tidak ingin terlalu lama larut dalam kesedihannya maka dari itu ia memilih datang ke kantor dan bekerja seperti biasanya agar kesediaan Arianna sedikit menghilang pikirnya .
Banyak dukungan dan semangat yang Arianna terima hingga membuat Arianna merasa sangat nyaman berada di tempat tersebut .
Saat ini Arianna terus fokus menatap kearah laptop nya dan terus mengerjakan pekerjaannya hingga tak terasa jam makan siang pun tiba . satu persatu para karyawan pergi meninggalkan ruangan nya namun tidak dengan Arianna ia masih setia dengan laptop dan pekerjaannya saat ini , satu Minggu Arianna tidak bekerja tentu saja banyak sekali pekerjaan yang harus ia kerjakan saat ini , walaupun sebagian dari tugas nya telah di kerajaan oleh rekan satu teamnya tapi tetap saja Arianna harus mengerjakan sisanya . saat tengah fokus menatap layar laptopnya tiba-tiba Arianna mendengar seseorang berbicara hingga membuat Arianna yang merasa familiar dengan suara itu pun langsung menatap kearah asal suara tersebut .
" Kau terlalu mencintai pekerjaan mu Nona , hingga kau melupakan jam makan siang mu " ucap orang tersebut dengan suara bariton nya
Arianna menatap kearah asal suara tersebut dan tersenyum lembut setelah menemukan pemilik suara tersebut , Sosok tersebut tak lain adalah Bryan Axton pria tampan yang sudah sejak lama telah menyukai Arianna .
__ADS_1
" Hentikan pekerjaan mu itu Nona " ucap Bryan formal namun terdengar seperti menggoda seraya berjalan mendekat kearah meja Arianna
" Biarkan aku menyelesaikan nya sebentar lagi kak " ucap Arianna dengan nada tidak terlalu formal seraya kembali menatap layar laptopnya
" Ayolah hentikan itu dan ikutlah bersama ku sekarang " ajak Bryan seraya menggenggam lembut pergelangan tangan Arianna
Arianna yang mendapat perlakuan tersebut pun hanya bisa pasrah mengikuti perintah bos besarnya itu , kini mereka pun pergi meninggalkan gedung besar tersebut .
Bryan mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang , suasana di dalam mobil itu tidak hening namun tak ada percakapan di antara keduanya yang terdengar hanyalah suara senandungan yang keluarkan dari mulut Bryan . sejak tadi Bryan terus bersenandung tidak jelas hingga membuat Arianna sesekali menatap kearah pria tersebut dan menatap sang bos dengan tatapan bingung .
" Sepertinya kau sedang bahagia saat ini ? " tanya Arianna hingga membuat Bryan menatap kearah sampingnya dan tersenyum lembut
" Aku selalu bahagia Arianna , kau saja yang tidak pernah tau " ucap nya dengan senyum tampannya
__ADS_1
" Aku selalu bahagia bila di dekat mu Arianna " sambung Bryan dalam hati sambil tersenyum senang menatap kearah depannya
Setelah memakan waktu beberapa menit akhirnya mereka pun sampai di salah satu restoran . Bryan dan Arianna pun menikmati makan siangnya dengan santai dan sesekali berbincang-bincang ringan di sana .
Saat tengah menikmati makan siangnya tiba-tiba ponsel Bryan berdering hingga membuat kedua pasangan mata itu menatap kearah ponsel tersebut .
" Apa Kau tidak berniat mengangkat nya ? " tanya Arianna saat melihat Bryan yang tak menyentuh ponselnya
" Tidak " sahutnya santai sambil kembali menyantap makanan nya
Arianna yang melihatnya hanya menganggukkan pelan kepalanya tanda mengerti seraya melanjutkan kembali makan siangnya .
.
__ADS_1
.
.