When A Man Falls In Love

When A Man Falls In Love
bagian 23


__ADS_3

matahari pun kini mulai terbenam dan saat ini David dan Arianna tengah berada di salah satu pantai di tempat tersebut , setelah merasa puas berkeliling mereka pun memutuskan untuk melihat sunset di pesisir pantai sekaligus mengistirahatkan tubuh keduanya .


Arianna dan David kini tengah terduduk di salah satu kursi pantai seraya menatap Kearah Langit-langit . rasa lelah mengharuskan keduanya untuk berbaring di kursi santai masing-masing seraya menikmati minuman khas daerah tersebut .


" Arianna , bolehkah aku bertanya sesuatu pada mu " tanya David memulai pembicaraan hingga membuat Arianna menatap kearahnya


" He'em , ada apa ? " sahut Arianna sambil kembali menatap langit-langit


" Untuk siapa kau membeli penjepit kemeja itu ? " tanya David yang penasaran sejak kemarin malam


" Oh penjepit itu , aku hanya ingin membelinya untuk oleh-oleh saja " ucap Arianna santai


" Apa oleh-oleh itu Untuk kekasih mu ?? " tanya David yang semakin penasaran dengan status Arianna


Arianna yang mendengarnya pun terdiam sejenak seraya menatap kearah sampingnya sambil tersenyum pada David yang saat itu tengah menatap kearahnya .

__ADS_1


" Memangnya ada apa ? , apa kau juga menginginkan penjepit itu ? " tanya Arianna santai mengalihkan pembicaraan


" Tidak , tidak , kau bisa memiliki nya " tolak David cepat seraya merubah posisinya menjadi duduk


" Benarkah , jika kau menginginkan benda itu aku bisa memberikan nya untuk mu " ucap Arianna mengikuti posisi David hingga posisi mereka kini berhadapan


" Tidak , aku hanya penasaran saja apa kau sudah memiliki kekasih saat ini ? " ucap David cepat dengan wajah sedikit canggung


" Tidak ada , aku hanya membeli benda itu untuk oleh-oleh bos ku sebagai tanda terimakasih saja " ucap Arianna menjelaskan


" Tapi jika kau menginginkan nya , aku bisa memberikannya untuk mu " sambung Arianna


Sejujurnya Arianna tau betul arah pembicaraan pria itu , dan Arianna juga merasa sedikit senang saat melihat ekspresi wajah David saat ini . entahlah ia sendiri pun merasa bingung dengan perasaannya saat ini , Arianna merasa sangat nyaman berada di dekat pria itu walaupun Arianna tau pertemuan nya dengan David sangat singkat namun Arianna sudah merasa sangat nyaman bersama pria tersebut .


" Ehm . apakah aku bisa bertemu dengan ku lagi suatu saat nanti ? " tanya David dengan suara pelannya

__ADS_1


" Entahlah , aku tidak tahu " sahut Arianna membuat ekspresi wajah David berubah sedikit lirih


" Jika kau sudah menyelesaikan study mu dan kembali ke **** kau bisa menghubungi ku " sambung Arianna


" Benarkah , suatu saat aku akan menagih ucapan mu Arianna " sahut David dengan memasang wajah senang di balas anggukan dan senyuman oleh Arianna


mereka pun berbincang-bincang menghabiskan malam di pantai tersebut hingga di rasa cukup mereka pun memutuskan untuk kembali ke hotel setelah menyelesaikan makan malam dan mengistirahatkan tubuh lelah mereka di kamar masing-masing .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kini Arianna sudah berada di kamarnya seraya memberikan tubuh mungilnya di ranjang dan menatap kearah langit-langit . pikirannya selalu saja membayangkan kejadian hari bersama dengan pria yang baru saja ia kenal , sebelumnya Arianna tidak pernah merasakan hal semacam ini pikirnya dan seketika bibir Arianna pun mengukirkan senyum senang , entah apa yang tengah ia pikiran hingga membuat senyuman begitu lebar saat ini .


Saat Arianna tengah asik dengan lamunannya tiba-tiba ponselnya berdering ia pun langsung menatap kearah layar ponsel tersebut .


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2