When A Man Falls In Love

When A Man Falls In Love
Bagian 55


__ADS_3

Di sisi lain ...


Bryan masih melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju mansion nya . Tak ada percakapan di antara keduanya Arianna lebih memilih diam seraya menatap kearah luar jendela seolah tengah menikmati pemandangan di luar sana namun sejujurnya saat ini Arianna tengah memikirkan permasalahan yang mengguncang hati dan pikirannya saat ini .


Haruskah ia jujur pada Bryan namun rasa takut selalu mendominasi perasaannya saat ini , ia takut akan reaksi Bryan nantinya . Ataukah ia harus diam saja seolah tak terjadi apapun lagi pula David sendiri sudah bilang bahwa dia sudah melupakan wanita itu yang tak lain adalah dirinya pikir Arianna .


" Aku hanya perlu menjauhkan diri ku dari David . Ya , aku harus menjauhi nya mulai dari sekarang " ucap Arianna dalam hati dengan sangat yakinnya


Disini Arianna lupa jika ada Jenny yang selalu ingin memisahkan hubungannya dengan Bryan . Saat ini Arianna hanya fokus pada sosok David tanpa memikirkan hal yang lainya lagi .


Bryan yang berada di samping Arianna pun sesekali menatap kearah sang kekasih yang tengah asik menatap kearah luar jendela . Bryan menyentuh jari jemari Arianna dengan tangan kirinya hingga membuat sang empunya menatap kearah pria tersebut .


" Apa yang kau pikirkan , sayang ?? " Tanya Bryan lembut sambil menatap wajah Arianna dengan tatapan lembutnya


" Tidak ada " sahut Arianna sambil tersenyum seolah meyakinkan sang kekasih


" Benarkah ... ?? " Tanya Bryan lagi dan Arianna hanya membalas dengan anggukan kepala serta senyuman lembut seolah meyakinkan sang kekasih

__ADS_1


Bryan pun akhirnya mempercayainya dan kembali menatap kearah jalan tanpa melepaskan genggamannya di jari jemarinya Arianna .


" Emm .. sebaiknya aku kembali ke kantor Kak " ucap Arianna setelahnya hingga membuat Bryan kembali menatap kearah wanita itu


" Tidak sayang , aku masih sangat merindukanmu " ucap Bryan sambil tersenyum lembut


" Tapi aku merasa tidak enak dengan rekan-rekan ku kak jika aku selalu pulang lebih awal dari biasanya " ucap Arianna seraya memasang wajah menggemaskan menurut Bryan


" Kau tenang saja , Lucas akan mengurusnya sayang " ucap Bryan meyakinkan Arianna sambil mengelus lembut tangan Arianna dengan ibu jarinya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Saat ini Arianna dan rekan-rekannya tengah di sibukkan dengan pekerjaannya masing-masing di tambah lagi dengan pekerjaan yang di tinggalkan oleh kepala bagiannya , sang bos besar telah menyuruh kepala pimpinan Arianna untuk mengurus perusahaan cabang yang baru di bukanya maka dari itu Arianna dan rekan-rekannya saat ini tengah sangat di sibukkan dengan tumpukan pekerjaan nya tersebut .


Saat tengah sibuk dengan kesibukan masing-masing tiba-tiba terdengar langkah kaki yang memasuki ruangan tempat Arianna bekerja hingga membuat Arianna dan rekan-rekannya menatap kearah asal suara tersebut .


Sekilas senyum senang terlihat di bibir Arianna saat ia mengetahui siapa yang memasuki ruangannya tersebut namun seketika senyum yang terpancar di bibirnya tiba-tiba menghilang saat ia melihat sosok lain yang juga berada di sana .

__ADS_1


" Mohon perhatiannya dan maaf karena sudah menggangu kesibukan kalian semua " ucap Bryan dengan senyum tampan yang selalu menghiasi wajahnya di tambah lagi saat tatapannya bertemu dengan sang kekasih senyuman itu jauh lebih cerah dari biasanya


Arianna dan rekan-rekannya pun menatap fokus kearah Bryan yang saat itu terlihat ingin menyampaikan sesuatu di sana . Arianna menatap kearah Bryan dan David secara bergantian ia merasa akan ada hal yang akan terjadi saat ini pikirnya sedangkan rekan-rekan Arianna mereka terus menatap kagum kearah dua pria tampan yang ada di hadapannya saat itu .


" Aku ingin memperkenalkan kepala bagian yang baru untuk divisi kalian " ucap Bryan sambil tersenyum lembut


Arianna yang mendengarnya hanya terdiam tanpa ekspresi sama kali tak ada raut senang atau bahagia seperti yang di pancarkan oleh rekan-rekannya saat ini . Rasa takut yang beberapa waktu ini Arianna simpan kini kembali lagi bahkan kini ia harus berhadapan setiap hari dengan pria yang ingin sekali di jauhnya pikir Arianna .


David yang berada di samping Bryan pun menatap kearah Arianna yang jelas sekali memancarkan ekspresi datarnya pertanda kaget atau mungkin tidak suka pikir David . Sejujurnya David sempat menoleh begitu juga dengan Lucas pria itu justru lebih melarang keras jika sang adik di tempatkan di bagian tersebut namun keinginan Bryan yang sudah bulat tak bisa mengabulkan penolakan keduanya hingga membuat kedua kakak beradik itu hanya bisa pasrah .


Sebelum David memasuki perusahaan tersebut Lucas selalu memperingatkan sang adik untuk menjaga sikap dan menjaga jaraknya pada Arianna agar hal yang di takutkan tidak pernah terjadi pikirnya .


David pun terus meyakinkan sang kakak bahwa dirinya benar-benar sudah merelakan Arianna dan David juga berkata bahwa ia tidak akan pernah merusak kebahagiaan kakak angkat nya itu . Dengan sekuat tenaga David meyakinkan sang kakak agar mempercayai dirinya dan bisa melepaskan David untuk bekerja di perusahaan tersebut .


Namun saat David melihat Arianna secara langsung lagi setelah beberapa bulan ia tidak pernah bertemu dengan wanita itu membuat perasaan David kembali tak karuan saat ini . Rasa senang kini hadir dalam hati dan perasaannya namun di sisi lain ucapan nya pada sang kakak kembali teringat hingga membuat David mengalihkan pandangannya kearah lain .


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2