When A Man Falls In Love

When A Man Falls In Love
Bagian 20


__ADS_3

Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba kini Ariana sudah berada di bandara dan siapa untuk berangkat ke negara tetangga nya di sana untuk perjalanan bisnisnya yang pertama dan seorang diri , ada rasa gugup dan takut yang Arianna rasakan saat ini pasalnya ini adalah perjalanan pertamanya selama seumur hidup Arianna .


" Tenanglah Arianna , anggaplah ini semacam liburan pertama mu di sana " ucap Arianna menenangkan dirinya sendiri


Pesawat pun berangkat meninggalkan bandara tersebut dan berjalan menuju negara tetangga , setelah menempuh perjalanan berapa jam akhirnya pesawat pun mendarat dengan sempurna di salah satu bandara ternama di negara tersebut .


Arianna berjalan santai meninggalkan bandara tersebut seraya menarik koper kecil miliknya menuju salah satu taksi yang ada di depan bandara tersebut . Arianna berniat untuk singgah terlebihan dahulu ke hotel yang telah di pesankan oleh perusahaan nya itu . saat tiba di hotel Arianna tercengang dengan kemewahan dan keindahan tempat tersebut yang baru saja ia lihat hanya dari luar hotel nya .


" Waw , Bagaimana dengan dalamnya ?? " tanya Arianna kagum dalam hati namun sebisa mungkin ia bersikap biasa saja agar tidak mempermalukan dirinya sendiri


Arianna berjalan santai menuju resepsionis untuk melakukan check-in kamarnya selama tiga hari ke depan , setelah melakukan check-in Arianna di antara oleh salah satu pegawai hotel tersebut menuju kamarnya .


" Wow , ini sangat nyaman " ucap Arianna seraya melihat sekeliling kamarnya saat masuk kedalam dan menjatuhkan tubuhnya di ranjang king size tersebut


Saat tengah meregangkan tubuhnya di ranjang tiba-tiba Ariana dikejutkan dengan ketukan pintu dari luar kamarnya , dengan cepat ia berjalan menuju pintu tersebut dan mengintip nya melalui lubang kecil yang ada di pintu tersebut , terlihat seorang pegawai hotel berdiri tepat di depan pintu kamarnya ia pun langsung membuka pintu tersebut .


" Ada yang bisa saya bantu ? " tanya Arianna sopan pada pegawai hotel tersebut saat pintu telah terbuka


" Maaf karena sudah mengganggu anda Nona , Saya di suruh seseorang untuk memberikan paket ini pada anda Nona " ucap pegawai tersebut Seraya memberikan kontak besar yang sejak tadi ada di tangannya dan memberikan nya pada Arianna


Arianna pun menerima paket tersebut dengan memasang wajah bingung dan tak mengerti .


" Apa anda tidak salah orang ? " tanya Arianna memastikan dengan wajah bingung


" Tidak Nona " sahut pegawai tersebut meyakinkan Arianna


" Baiklah terimakasih " sahut Arianna dan pegawai itu pun pergi meninggalkan kamarnya


Arianna meletakkan kotak besar itu di ranjang King size miliknya , ia pun langsung mengambil amplop kecil yang ada di atas kotak besar tersebut dan membaca isi amplop dengan rasa penasaran .


To : ARIANNA


INI ADALAH HADIAH YANG SENGAJA AKU SIAPKAN UNTUKMU , PAKAILAH SEMUA ITU SAAT KAU MENINGGALKAN HOTEL UNTUK BERKELILING DI SANA .


AKU TAHU INI ADALAH PERJALANAN PERTAMA MU MENINGGALKAN NEGARA KITA , MAKA DARI ITU AKU INGIN KAU TERLIHAT CANTIK DI SANA AGAR KAU BISA MEMILIKI MOMEN INDAH ******SAAT BERKELILING****** DI SANA . ANGGAPLAH INI SEBUAH LIBURAN UNTUK DIRIMU , BUKAN SEBUAH PERJALANAN BISNIS YANG MENGHARUSKAN MU UNTUK BEKERJA , AKU MEMBERIKAN MU TOLERANSI UNTUK KALI INI .


BERSENANG-SENANG LAH UNTUKMU DI YANG SANA (. ❛ ᴗ ❛.)


Bibir Ariana tersenyum setelah membaca surat tersebut , ia meletakkan amplopnya dan menatap kearah kotak besar yang ada di depannya saat ini , Karena penasaran dengan isi kotak tersebut ia pun langsung membuka kotak besar tersebut .


Arianna benar-benar terkejut saat melihat isi di dalam kotak besar tersebut . bagaimana tidak , ia melihat beberapa dress cantik nan mahal berada di dalam kotak tersebut dan ada juga beberapa pasang sepatu tergeletak disana.


" Ya Tuhan , apa yang dia lakukan ? " tanya Arianna bingung


Setelah beberapa saat memandangi dres dan sepatu tersebut akhirnya Arianna pun mengambil ponselnya dan menelpon seseorang di sana yang tak lain adalah Bryan namun naas nya panggilan Arianna tak di jawab olehnya .

__ADS_1


"Apa dia sedang sibuk ?? " tanya Arianna pada dirinya sendiri


" Lebih baik aku mulai berkeliling sekarang " sambung Arianna antusias seraya mengambil dress yang ada di kotak tersebut dan berlalu menuju kamar mandi


Setelah merasa cukup , kini Arianna tengah memandangi dirinya di depan cermin besar yang ada di hotel tersebut . ia tersenyum senang saat melihat dirinya di pantulan kaca tersebut dress yang ia kenakan saat ini terlihat sangat cantik di tubuh mungilnya , senyum cerah selalu terpancar di wajah cantik wanita tersebut .


" Aku akan menggunakan nya dengan sangat baik Tuan " ucap Ariana pada pantulan kaca tersebut sambil tersenyum senang


Setelah merasa puas memandangi wajahnya di cermin , Arianna pun langsung mengambil kamera kecil yang di dalam kopernya dan menggantungkan nya ke leher dan berlalu meninggalkan kamar hotel tersebut .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di Hari pertama berada di sana . Arianna hanya berkeliling ke tempat- tempat wisata terdekat di daerah itu karna memang waktunya tidak memadai untuk Arianna dan di tambah lagi ia juga belum beristirahat sejak sampai di tempat itu .


Arianna berjalan menyusuri kota tersebut yang kaya akan wisata alam dan kulinernya . senyum cerah selalu terpancar jelas di wajah cantik Arianna saat mata wanita itu penatapan keindahan di tempat tersebut .


Kaki Arianna kini menuju ke salah satu tempat yang saat itu tengah mengadakan karnaval bazar , tempat tersebut sangat ramai dan di penuhi dengan para pedagang kecil di sana , ia pun menatap satu persatu pernak-pernik yang ada di depannya hingga akhirnya mata Arianna tertuju ke salah satu benda yang terlihat sangat cantik di matanya namun saat Arianna hendak mengambil benda tersebut tiba-tiba ada tangan lain yang menyentuh benda itu hingga membuat Arianna yang spontan pun langsung menatap ke pemilik tangan tersebut .


" Ops , Sorry / sorry " ucap mereka bersamaan seraya menjauhkan tangan masing-masing


" you can take it " ucap seseorang tersebut dengan ramah


" oh , okay thank you " sahut Arianna sopan sambil tersenyum ramah


" Apa dia akan menyukainya ?? " tanya Arianna seraya menatap benda tersebut


Benda tersebut adalah sepasang penjepit lengan kemeja yang terlihat cantik dengan warna silver nya . entah mengapa saat melihat benda tersebut tiba-tiba Arianna teringat oleh sosok Bryan dan ia pun berniat untuk membeli benda kecil tersebut untuk oleh-oleh sekaligus ucapan terimakasih untuk bosnya , namun saat ini Arianna masih merasa bingung ia takut jika pemberian nya tidak cocok untuk bos nya itu pikir Arianna .


Setelah puas dengan argumen nya akhirnya Arianna pun memutuskan untuk membeli benda kecil tersebut . setelah selesai membeli benda kecil itu Arianna pun kembali menyusuri bazar tersebut hingga akhirnya panggil perutnya pun membawa Ia ke salah satu kedai kecil di sana .


Saat Arianna hendak memesan salah satu makanan tiba-tiba Arianna di sulitkan dengan bahasa di sana . pedagang tersebut tidak bisa memahami ucapan Arianna yang memakai bahasa Inggris .


" Apa yang harus aku lakukan ?? " ucap Arianna bingung karena perutnya sudah sangat lapar saat ini


" Apa yang ingin kau pesan Nona ?? " tanya seseorang yang memakai bahasa sama dengan Arianna , Arianna yang mendengar nya pun langsung menatap kearah belakangnya


" Kau " ucap Arianna kaget saat melihat orang tersebut


Orang tersebut adalah orang yang berada di kedai sebelumnya yang sempat ingin mengambil penjepit kemejanya tadi , Arianna tidak menyangka bisa bertemu dengan orang yang satu kampung dengan dirinya . Arianna pun tersenyum pada orang itu dan meminta tolong pada orang tersebut untuk memesankan nya makanan dan dengan senang hati orang tersebut pun memesankan makanannya untuk dua orang untuk Arianna dan untuk dirinya juga .


" Perkenalan nama ku David " ucap orang tersebut seraya membawa nampan berisikan makanan yang di pesan nya tadi


" Aku Arianna , terimakasih karena sudah menolong ku " ucap Arianna sambil tersenyum ramah


Mereka pun menikmati makanan siangnya di meja yang sama seraya di lengkapi dengan obrolan ringan .

__ADS_1


" Apa yang kau lakukan di sini ?? " tanya David seraya menyantap makanan nya


" Aku sedang meninjau lokasi di tempat ini , Perusahaan tempat ku bekerja ingin membangun beberapa cabang di sini " ucap Arianna menjelaskan


" Oh , itu tandanya kau harus mengecek lokasi mana saja yang bagus dan lebih sering di kunjungi oleh para pengunjung , bukan begitu " ucap David seolah paham dengan ucapan Arianna


" Ya seperti itulah " Sahut Arianna


" Apa kau sudah tau di mana tempat-tempat itu ?? " tanya David


" Tidak , tapi aku sudah memiliki beberapa brosur dan alamat nya di sini , besok aku akan mengecek tempat nya satu persatu " ucap Arianna polos seraya menunjukkan buku kecil miliknya pada David


David yang melihatnya pun tersenyum lucu saat melihat kepolosan Arianna saat ini , sedangkan Arianna yang melihat David tersenyum pun merasa heran dan bingung


" Ada apa ? " tanya Arianna polos


" Tidak , tidak ada apa-apa " sahut David sambil tersenyum


" Apa kau sudah lama tinggal di sini ? , dan apa yang kau lakukan disini ? " tanya Arianna panjang lebar hingga membuat David tidak berhenti tersenyum


" Tidak , aku hanya berlibur di tempat ini , aku kuliah di ***** , dan saat ini aku sedang mengambil cuti " ucap David di balas anggukan pelan oleh Arianna


" Apa kau ingin aku menjadi pemandu mu ? , aku sudah sangat hafal dengan tempat-tempat di sini " ucap David menawarkan dirinya


" Tidak terimakasih , aku akan pergi sendiri saja " tolak Arianna sopan


Setelah menyelesaikan makan siangnya Arianna pun berpamitan pada David untuk meninggalkan tempat tersebut karna ia ingin kembali ke hotel untuk beristirahat dan David pun yang masih berada disana hanya menatap kepergian Arianna yang semakin menjauh dari pandangan nya .


" Cantik " sahut David kagum saat melihat Arianna semakin menjauh dari pandangan nya


Kini Arianna sudah berada di hotel , ia membaringkan tubuhnya yang sudah sangat lelah di ranjang dan tiba-tiba pikiran nya terus memikirkan pria tampan yang baru saja ia temui tadi , alis tebal David dan lesung pipinya membuat Arianna terus memikirkan pria tersebut . pertemuan yang singkat itu membuat Arianna merasa nyaman berbicara dengan pria tersebut namun Arianna tidak ingin terlalu dekat karena saat ini dirinya berada di negara orang pikir nya .


Arianna yang merasa sangat lelah pun langsung memejamkan matanya untuk mengistirahatkan tubuh dan pikirannya sebelum ia kembali bekerja besok . tanpa memakan waktu lama Arianna pun kini sudah terlelap pulas


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2