
Tak terasa waktu pun terus berjalan . Arianna yang merasa sangat lelah pun kini harus terbangun karna perut nya merasa sangat lapar , Arianna membuka kedua matanya dan melihat jam yang ada di pergelangan tangan nya kini jam menunjukkan pukul 21:30 karna merasa lapar Arianna pun bangkit dari tidur nya dan duduk di ranjang tersebut seolah tengah mengumpulkan nyawa . sebelum bangkit dari duduknya Arianna pun melihat-lihat ke layar ponselnya , tak ada satupun notifikasi yang masuk di dalam ponselnya selain pemberitahuan yang tidak penting di sana dengan segera Arianna pun menaruh ponselnya kembali dan bergegas membersihkan diri untuk turun ke lantai bawah agar bisa mengisi cacing-cacing di dalam perut nya .
Arianna berjalan menuju restoran yang berada di hotel tersebut , ia memakan makanan yang telah di pesan olehnya seorang diri namun saat ini restoran tersebut masih sangat ramai di penuhi oleh para pengunjung dan pengelolaan hotel tersebut karna di salah satu ruangan di dekat restoran tersebut tengah mengadakan acara yang di sediakan oleh pihak hotel . Arianna kini hanya fokus pada makanan nya tanpa memperdulikan keramaian yang ada di sekitarnya karna sejak tadi perutnya memang sudah sangat lapar . Saat Arianna tengah menyantap santai makanannya tiba-tiba seseorang dateng ke mejanya .
" Maaf mengganggu anda Nona , kami ingin menawarkan anda untuk bergabung di acara yang tengah kami selenggarakan untuk memeriahkan acara itu , apakah anda berminat ? " tanya seseorang tersebut yang tak lain adalah pegawai hotel di sana , Arianna pun terdiam sejenak seraya mendengarkan ucapan pegawai tersebut
" Apa yang harus saya lakukan ?? " tanya Arianna
" Anda hanya perlu bergabung dengan peserta lain nya untuk memainkan permainan di sana Nona " jelas sang pegawai seraya menunjuk kearah acara tersebut
Arianna yang sedikit tertarik pun mulai bangkit dari duduknya dan berjalan menuju tempat acara tersebut . kini tempat tersebut sangat ramai di penuhi oleh para pengunjung di tambah lagi ini adalah hari weekend dimana banyak pendatang yang ingin berlibur dan menginap di hotel tersebut .
Arianna pun mulai memainkan permainan yang di sediakan oleh pihak hotel . walaupun Arianna tidak mengenal para pengunjung di sana namun Arianna tetap menikmati permainan tersebut hingga tawa Arianna pecah karna keseruan permainan tersebut . dan tanpa Arianna sadari ada seseorang yang menatap Arianna sejak tadi dengan tatapan terpana saat melihat tawa wanita itu pecah .
" Cantik " gumam pria tersebut yang lain adalah David seraya menatap lembut kearah Arianna yang tengah serius melempar busur panah yang ada di tangannya
" Siapa lagi yang berani melawan Nona ini ?? " tanya pegawai hotel itu yang menjadi pembawa acara tersebut karna Arianna sudah mengalahkan beberapa orang di sana
" Me " sahut pria bersuara bariton Seraya mengangkat tangannya dan berjalan menuju depannya
Arianna pun menoleh ke arah pria tersebut , ia merasa terkejut saat melihat sosok yang ada di belakangnya .
__ADS_1
" Kau lagi ?? " tanya Arianna sambil tersenyum dan di balas senyuman pula oleh David
" Aku akan mengalahkan mu Nona " ucap David menggoda Arianna sambil tersenyum percaya diri
" Silakan " ucap Arianna seraya memberikan posisinya sambil tersenyum lucu pada David
Kini David pun mulai memainkan permainannya dan mengeluarkan segala skill yang dimilikinya hingga membuat para pengunjung di sana terkagum-kagum di buatnya . Arianna yang melihatnya pun tidak percaya karena semua busur yang di masukkan oleh pria itu tepat pada sasaran nya .
" Wow " ucap Arianna pelan tanpa sadar di belakang David hingga membuat pria itu tersenyum senang menatap kearah depannya saat mendengar suara pelan wanita itu
" Bagaimana , apakah aku keren ? " tanya David seraya memutarkan badannya kearah Arianna dengan wajah bangga nya
" Tidak biasa saja ! " ucap Arianna berbohong seraya memasang wajah santai
Permainan pun terus berlanjut Arianna dan David kini semakin dekat karena acara tersebut hingga sering kali tawa Arianna pecah karna kelucuan yang di buat oleh pria tersebut . Dan karena David sudah mengalahkan Arianna maka hadiah yang seharusnya menjadi milik Arianna kini menjadi milik David .
Jam menunjukkan pukul tengah malam Arianna mengakhiri permainan tersebut ia tidak menyelesaikan permainan itu sampai akhir karena ia sudah merasa sangat lelah namun Arianna sangat menikmati permainan tersebut . Arianna berniat kembali ke kamarnya namun langkahnya tiba-tiba berhenti saat melihat sosok pria yang ada di depannya tengah membawa dua boneka Teddy bear di tangan nya dan memasang wajah lucu .
" Apa yang kau lakukan ?? " tanya Arianna sambil tersenyum lucu
" Nah , untuk mu " ucap David seraya memberikan salah satu bonekanya
__ADS_1
" Untuk ku ?? " tanya Arianna bingung
" He'em , sebagai hadiah dari ku karna tidak bisa mengalahkan ku " ucap David dengan pede nya hingga Arianna tersenyum lucu dan mengambil boneka tersebut
" terimakasih " ucap Arianna lembut sambil tersenyum
" he'em , Oya apa aku boleh memiliki nomor mu ? " tanya David pelan takut jika Arianna tidak memberikan nya dan Arianna pun terdiam sejenak sebelum menjawab permintaan David
" Berikan ponsel mu " ucap Arianna seraya menadahkan tangan
David yang mendapatkan persetujuan Arianna pun langsung tersenyum senang dan segera memberikan ponselnya pada wanita tersebut .
Seraya berbincang-bincang mereka pun berjalan pelan menuju kamar hotel dan David dengan gentle nya mengantarkan Arianna hingga di depan kamarnya walaupun kamar David sebenarnya bukan di lantai tersebut namun pria itu hanya ingin mastikan bahwa keadaan Arianna aman .
.
.
.
.
__ADS_1
.