
Waktu terus berlalu sejak kejadian siang itu hubungan Bryan dan Arianna semakin terlihat dekat dan santai kini keduanya terlihat sangat dekat tak seperti sebelumnya . melihat sikap Arianna yang menurut Bryan berubah membuat pria itu merasa sangat senang sedangkan Arianna ia sengaja bersikap seperti itu pada Bryan karna ia ingin mencoba untuk membuka hatinya untuk pria tersebut .
Saat ini Seperti biasa Bryan sedang berada di rumah Arianna atas undangan keluarga tersebut . ibu Arianna sengaja mengundang Bryan untuk makan malam bersama dengan keluarganya di rumah sederhana itu untuk merayakan ulang tahun Arianna yang Bryan sendiri pun tidak tau karna keluarga Arianna tidak ada yang memberitahukan hal tersebut sama sekali pada nya . Bryan hanya berpikir ini adalah makan malam biasa seperti yang ia lakukan di hari-hari sebelumnya .
Bryan yang saat itu tengah duduk tepat di depan meja makan pun menatap kearah meja yang saat itu sudah tersedia beberapa makan yang terlihat berbeda tak seperti sebelumnya dengan rasa penasaran ia pun menanyakan hal tersebut pada Arianna yang saat itu tengah menyusun beberapa makannya di atas meja .
" Apa ada perayaan sesuatu ?? " tanya Bryan hingga membuat Arianna menghentikan aksinya dan menatap pria tampan itu
" Tidak ada " sahut nya sambil tersenyum lembut dan melanjutkan pekerjaannya
setelah menunggu beberapa menit mereka berempat pun kumpul di meja makan tersebut . dan kini ayah Arianna sudah bisa makan bersama sesekali di meja makan bersama mereka dengan menggunakan kursi rodanya .
" Berapa umur mu saat ini nak ?? " tanya sang ayah dengan suara pelan nya
Arianna yang saat itu tengah menyendok makan malam tersebut pun langsung menghentikan aksinya dan menatap kearah sang ayah .
" Dua puluh empat tahun yah " sahut Arianna Seraya kembali melanjutkan aksinya
Bryan yang mendengarnya hanya terdiam seraya mencerna setiap ucapan keluarga tersebut . dan Bryan sangat yakin bahwa saat ini ada suatu perayaan yang tidak ia ketahui pikir nya.
" Kau sudah semakin besar nak , maafkan ayah dan ibu karna tidak bisa membahagiakan mu " ucap sang ayah lirih
pandangan Bryan terus saja tertuju kearah Arianna dan sang ayah begitu juga dengan Hellen yang sejak tadi hanya melihat kearah anak dan suaminya secara bergantian dengan senyum lembutnya .
" Ayah tidak boleh bicara seperti itu , bagi Anna ayah dan ibu adalah orang tua terbaik untuk Anna " ucap Arianna sambil memeluk tubuh sang ayah dari belakang kursi rodanya
Alex ( ayah Arianna ) pun menepuk-nepuk pelan lengan putrinya seraya menatap kerah Bryan yang duduk tepat di depannya .
" Nak Bryan " panggil Alex dengan suara pelannya
Bryan yang sejak tadi menatap kosong kearah kedua nya pun langsung tersadar saat nama nya di panggil oleh ayah Arianna .
" Terimakasih karna sudah dengan baik mau menolong keluarga kami " ucap Alex pelan
__ADS_1
" tidak masalah Tuan , aku senang bisa melakukan nya " sahut Bryan sopan
" Kau bisa memanggilku dengan sebutan ayah nak " suruh Alex hingga membuat Bryan tersenyum senang
" Terimakasih ayah " sahut Bryan sambil tersenyum senang
" Sudahlah , sekarang ayo kita mulai makan malam nya " sahut Hellen yang sejak tadi hanya terdiam seraya melihat adegan tersebut sambil tersenyum lembut
" Saat ini adalah ulang tahun Arianna nak Bryan , kau harus mencicipi semua makan ini " sambung Hellen seraya menyendok kan makan ke piring Bryan
Bryan yang mendengarnya pun langsung menatap kearah Arianna seolah meminta penjelasan dari wanita itu namun Arianna hanya tersenyum malu dan mengalihkan pandangannya kearah lauk dan menyendokkan nya untuk sang ayah .
Mereka pun menikmati makan malam tersebut dengan sedikit berbincang-bincang layak nya keluar yang sangat harmonis .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Waktu pun menunjukkan hampir pukul sepuluh malam setelah menyelesaikan makan malamnya mereka pun berbincang-bincang ringan seraya di temani dengan tawa hingga suasana tersebut menjadi sangatlah nyaman untuk semuanya terutama untuk Bryan .
" Buku apa yang kau baca tuan ?? " tanya Arianna mengagetkan Bryan saat tiba di lantai bawah hingga membuat Bryan menatap kearah asal suara tersebut
Bryan pun tersenyum saat melihat Arianna yang berjalan menuju kearahnya dengan segera ia menaruh bukunya dan membantu Arianna untuk mengambil bawaan yang ada di tangan wanita itu .
" Terimakasih " sahut Arianna saat bawaannya di ambil oleh pria tampan itu
" Buku apa yang kau baca Tuan ?? " tanya Arianna lagi dan Bryan pun memperlihatkan buku itu pada Arianna
" Och .. aku sudah membacanya tuan dan buku itu sangat bagus menurut ku " ucap Arianna dengan wajah antusias nya namun terlihat santai seraya melihat buku tersebut
" Benarkah .. " ucap Bryan sambil tersenyum
" he'em .. aku yakin kau akan menyukainya Tuan " ucap Arianna antusias dan masih menatap kearah buku itu
Bryan hanya terdiam sambil tersenyum lembut seraya menatap kearah wanita tersebut yang saat ini masih sibuk melihat lebaran demi lembaran di buku itu .
__ADS_1
" Emm .. Arianna " panggil Bryan hingga membuat sang empunya nama menatap kearah nya
" Selamat ulang tahun " Sambung Bryan saat mata wanita itu menatap kearah nya hingga membuat mata keduanya bertemu satu sama lain
" Dghhh " jantung Arianna kembali berdetak saat mata mereka kembali bertemu lagi
" Terimakasih tuan " Sahut Arianna lembut seraya menetralkan detak jantung dan ekspresi nya saat ini
" Maaf karena aku tidak membawakan mu hadiah " ucap Bryan dengan tatapan lembut
" Aku sengaja tidak memberitahu mu tuan bawah saat ini aku sedang berulang tahun karna aku yakin kau akan sibuk menyuruh para anak buah mu untuk membelikan hadiah itu untuk ku " ucap Arianna dengan percaya diri menggoda Bryan sambil tersenyum lucu hingga membuat Bryan pun ikut tersenyum
Sebenarnya apa yang di katakan Arianna memang benar ada nya maka dari itu Bryan tidak mengelak , ia hanya tersenyum sambil terus menatap wajah cantik wanita yang di taksir nya itu .
" Emm .. Arianna bolehkah aku meminta sesuatu ?? " tanya Bryan hingga membuat Arianna kembali menatap kearah Bryan
" Apa itu ?? " sahut Arianna
" Bisakah kau tidak memanggil ku dengan sebutan Tuan " pinta Bryan dengan nada pelan
" Lalu kau ingin aku memanggil mu dengan sebutan apa ?? " tanya Arianna hingga membuat Bryan tersenyum simpul kearah nya saat mendengar respon baik dari mulut wanita itu
" Kau bisa memanggil ku dengan sebutan nama ku atau apapun itu asal tidak dengan sebutan tuan " ucap Bryan cepat
" Baiklah aku akan memanggil mu dengan sebutan kak Bryan jika berada di luar dan aku akan memanggil mu dengan sebutan tuan jika berada di kantor " ucap Arianna panjang lebar
Bryan pun tersenyum senang saat mendengar tuturan dari mulut mungil wanita tersebut . ia merasa sangat senang dengan perubahan Arianna selama ini Bryan merasa hanya tinggal sedikit lagi untuk bisa memiliki wanita yang ia cintai itu pikirnya .
.
.
.
__ADS_1