Yang Mulia! Cintai Saya!

Yang Mulia! Cintai Saya!
Bab 11 : Viona Dan Evita #1


__ADS_3

Viona Viongozi seorang bangsawan dari keluarga Viscount yang disayangi para lady lainnya, karena keluarga tersebut menjadi salah satu kontribusi terbesar pakaian dikekaisaran ini, sehingga kaisar pun mengagumi setiap pakaian yang mereka rancang dan buat.


Viona menjadi salah satu aset terpenting dalam debut dan juga dalam pergaulan kelas atas, karena pakaiannya selalu dipakai oleh semua lady pakaian mereka tak pernah mengecewakan.


Dan yang paling tak menyangkamya lagi bahwa Helen menjadi salah satu pemberi modal kepada usaha itu, tetap sebagai gantinya Helen harus mendapatkan gaun keluaran terbaru dari toko Viona.


Ia adalah aset milik Helen yang sangat berharga karena pakaiannya yang selalu ia pakai tergantung pada Viona, sehingga Viona menjadi teman sekaligus sahabat Helen dalam pergaulan kelas atas.


"Tuan Norbert bisakah anda mencari informasi tentang lady Viona? saya ingin melihat nya secara detail." Ucap Evita ia memberikan kertas informasi itu kepada Norbert. Norbert menganggukkan kepalanya.


"Sepertinya saya sudah menyiapkan semua yang anda butuhkan nona Evita, silahkan dilihat beberapa informasi penting dari nona Viona." Ucapnya ia mengulurkan tangan kearah Evita, Evita mengambilnya dan mulai membuka informasi itu.


"Sepertinya kau sudah mendapatkan target ya?" Lirik Stefan kepada Evita, Evita tersenyum "Soal lady Helen biarkan saya yang mengurus nya, yang mulia putra mahkota tinggal mengurus sisanya, bagaimana?" Tanya Evita Stefan berfikir sejenak. Lalu biasanya menyetujui perkataan Evita mereka akan balas dendam lewat tunangan mereka masing-masing.

__ADS_1


"Tuan Norbert apakah ini benar bahwa Viona... lalu darimana anda mendapatkan informasi ini." Ucap kejut Evita setelah membuka lembaran berikutnya, Norbert hanya tersenyum saja "Anda bertanya pada saya yang hanya menjadi kata-kata pencari informasi? saya juga terkejut nona Evita." 7capnya dengan santai.


"Sepertinya yang mulia putra mahkota sudah mendapatkan target ya?" Ucap Evita yang melontarkan kata-kata nya balik ke arahnya "Ya karena ini berhubungan dengan rapat minggu depan jadi ini bisa kujadikan pion." Ucapnya dengan santai, Norbert mulai mencari informasi orang yang diminta oleh Stefan.


"Terima kasih Norbert telah membantu kami mendapatkan informasi ini, dan mengapa kau bisa sangat mempercayai kami?" Tanya Evita merasa jika nanti Norbert akan meminta sesuatu dari mereka. Mungkin seperti balasannya yang sudah membantunya, dengar cara menukar informasi.


"Tidak masalah nona Evita, lagi pula saya juga tau jika yang mulia putra mahkota dan juga anda sedang dalam masa kesulitan." Ucap nya secara terang-terangan "Apa maksud mu?" Tanya Evita yang tak mengerti perkataannya itu.


"Iya karena yang mulia putra mahkota dan juga nona Evita sama-sama dikhianati oleh tunangan sendiri." Ucapnya tanpa ada rasa bersalah, Evita yang mendengar nya pun menatap tajam kearahnya.


"Silahkan masuk, selamat datang ditoko kami" Ucap salah Viona yang selalu menyambut tamu-tamunya dengan ramah dan juga sopan, sektor dirinya dibuat terkejut oleh kedatangan Evita secara tiba-tiba ketokonya itu.


"Salam hormat untuk lady Viona, senang bertemu dengan anda." Ucap Evita dengan sopan, Viona yang melihatnya menatap wajah kesal dan ikut menunduk hormat.

__ADS_1


"Apa yang membawa lady Evita kesini? apakah sebelumnya layanan toko pakaian keluarga anda buruk?" Ucap sindir Viona, Evita tahu bahwa Viona tengah menyindir nya secara terang-terangan. Tetapi Evita tetapi memang wajah senyumannya seperti merasa tak tahu apa-apa.


Viona dengan Helen tak jauh beda dengan sikap mereka!


"Saya kesini karena rekomendasi dari para lady karena sepertinya gaun-gaun ditoko lady sangat bahannya sangat bagus." Alasan Evita datang kesini agar ia bisa menjalankan rencananya, Viona berjalan terlebih dahulu, Evita mengikutinya dari belakang.


Salah satu pelayan menyiapkan teh untuk Evita dan meletakannya diatas meja "Terimakasih." Ucap Evita, Viona tetapi terdiam tetapi matanya terlalu mencolok jika ia tak menyukai Evita.


"Jadi lady ingin membeli gaun apa disini?" Ucap Viona, Evita langsung tersenyum sinis "Aku kesini bukan karena ingin membeli gaun, tetapi aku kesini untuk memberikanmu sebuah tawaran yang sangat bagus." Ucapnya ia mulai menujukan dialog yang ia latihan kemarin.


"Apa maksud anda lady Evita? tawaran apa yang anda maksud?" Tanyanya dengan kebingungan, Evita mengetuk jarinya di atas meja, ia mulai bersikap layaknya seperti antagonis.


"Jadi aku akan menawarkan kepadamu, semua kontribusi apapun yang berhubungan dengan lady Helen, semua cabut dan kau tidak perlu berhubungan lagi dengan nya." Ucap Evita seketika Viona mengerutkan keningnya ia tahu maksud Evita.

__ADS_1


"Hah... untuk apa aku melakukan hal itu, aku tidak akan melakukan apa yang kau minta sedikit pun!" Ucapnya dengan tegas Viona lagunya tersenyum sangat lega, tetapi tiba-tiba Evita mengeluarkan sebuah kertas yang membuat Viona tekejut setengah mati.


"Yakin tak ingin melakukan nya?" Tanya Evita ia menarik alisnya keatas dengan santainya, ia menawarkan kembali perkataanmya itu, Viona yang melihatnya semakin marah.


__ADS_2