
Keesokan harinya Viona datang kekediaman Nike dengan rasa gugup bercampur aduk dengan ketakutan yang ia rasakan, ia berjalan melewati beberapa lorong rumah yang sangat mewah dibandingan rumahnya.
Tap-tap-tap...
Krek...
"Nona Helen, nona Viona sudah berada didepan pintu sekarang apakah nona mengizinkan nya untuk masuk?" Tanya pelayan Helen itu, Helen mengizinkan Viona masuk kedalam ruangan yang sudah Helen siapkan.
"Silahkan duduk nona Viona." Ucap Helen dengan sopan, Helen segera duduk tetapi dengan perasaan yang ragu dan ketakutan, seperti sosok bayangan akan menerkamnya.
"Baiklah seperti yang kau tahukan, aku akan membahas soal apa?" Tanya Helen kepada Viona, Viona menundukkan kepalanya dan menganggukkan kepalanya saja tanpa berbicara.
Sebuah ruangan yang penuh dengan desain sederhana, dibuat khusus untuk para duke dan orang penting lainya yang menjabat untuk membantu kaisar dalam pembangunan kekaisaran, Stefan tenaga menggantikan ayahnya untuk datang kerapatan kali ini.
Dengan beberapa rencana yang sudah ia susun sejak malam, dengan tekad berani Stefan memasuki ruangan, semua para duke-duke itu menundukkan hormat kepadanya.
"Salam hormat kepada yang mulia putra mahkota, senang bertemu dengan anda." Ucap mereka dengan serentak, Stefan menundukkan kepalanya saja lalu langsung duduk tempat yang sangat khusus.
__ADS_1
"Baiklah kali ini kita akan membangun beberapa serikat perdangangan agar bisa menstabilkan ekonomi kekaisaran, untuk itu saya ingin meminta pendapat kepada tuan-tuan semua." Ucap Stefan yang langsung saja keinti permasalahannya itu, semua orang berdiskusi satu sama lain.
Stefan menatap dari kejauhan melihat Jason dari kejauhan yang tengah berdiskusi dengan salah satu asisten pribadinya yang bernama Fertell Ohmtia, ia sudah menjabat selama 5 tahun dikeluarga Dionyus.
Informasi tentangnya mengatakan bahwa ia sudah mengabdi dikeluarganya, yang artinya sepertinya dia adalah akar pohon keluarga Dionyus, sepertinya aku harus menemuinya nanti.
Setelah selesai rapat yang memutuskan tentang perjalanan para serikat-serikat dan juga beberapa orang yang bisa mendaftarkan diri dan membangun serikat-serikat mereka sendiri.
Seperti biasa Stefan masih duduk disana setelah para duke-duke itu pergi, tetapi Fertell Ohmtia dijebak oleh Stefan agar tidak pulang terlebih dahulu sedangkan Jason pulang terlebih dahulu.
"Untuk apa saya disini yang mulia putra mahkota?" Tanyanya ia sedikit ketakutan karena ia hanya sendiri diruangan itu berserta Stefan.
Mengapa yang mulia tahu bahwa aku bekerja dikeluarga Dionyus selama 5 tahun!?
"Iya memang benar saya sudah bekerja selama 5 tahun, tetapi untuk apa putra mahkota menanyakan hal itu?" Tanya Fertell ia seketika mengerutkan keningnya, Stefan yang melihatnya menatapnya dengan dingin.
"Apakah kau tahu jika tuanmu itu selingkuh?" Tanya Stefan suasana pun semakin hening diantara mereka, mata merah milik Stefan dengan rambut hitam miliknya membuat merinding.
__ADS_1
"Apa tuan Jason selingkuh!? itu tidak mungkin beliau sangat mencintai tunangan nya yaitu nona Evita." Ucap tegasnya ia seperti menghindari dari pertanyaan Stefan dan seolah-olah ia tak tahu apa-apa.
"Apakah kau mencoba untuk membohongi ku lagi!? astaga aku tidak menyangka ada orang seperti mu yang masih hidup di kekaisaran ini." Ucap Stefan ia sempat mempertajam matanya merahnya itu, sehingga membuat Fertell tak kutik dari matanya itu.
"Jawab aku, apakah kau tidak tahu soal penghianat yang dilakukan oleh Jason!?" Ucapnya mata merah milik Stefan tiba-tiba menjadi merah terang, sehingga membuat Fertell terhipnotis dengan matanya itu.
"Sebenarnya saya mengetahuinya yang mulia putra mahkota, maafkan saya jika saya tidak mengatakannya dengan jujur, jika anda ketahui bahwa tuan Jason sudah memperingati saya agar tidak memberitahu soal ini kepada siapa-siapa." Ucap Fertell ia seperti robot yang dikendalikan dan harus mengatakan hal jujur kepada Stefan, setelah mendengar perkataannya itu Stefan mengedipkan matanya.
Lalu mantra hipnotis itu hilang dan seketika Fertell sadar dari lamunannya. "Jadi kau dipaksa oleh nya untuk tidak mengetahui siapapun!?" Ucap Stefan, Fertell hanya menganggukkan kepalanya saja.
Gluk...
Apakah barusan aku terkena hipnotis matanya itu!? aku tidak percaya jika aku akan terkena hipnotisnya karena aku hanya mendengar humor jika putra mahkota bisa menghipnotis orang lain.
"Apakah kau mau meninggalkan pekerjaanmu dengan si bed*bah itu!? dan menjadi pekerja rahasia ku!?" Tawar Stefan ia berjalan mendekati Fertell dan berbisik tepat ditelinganya, lalu Stefan tersenyumnya.
Deg-deg-deg...
__ADS_1
Gluk...
"Penghianat harus dimusnahkan bukan...!?" Bisik Stefan lagi, Fertell yang mendengarnya hanya teridam saja, ia sangat tegang sekarang.