Yang Mulia! Cintai Saya!

Yang Mulia! Cintai Saya!
Bab 35 : Rencana Isabella #2


__ADS_3

Endus-endus...


Sepertinya seseorang tengah menggunakan sihir disini!?


Kuk-kuk-kuk...


"Yang mulia putra mahkota, saya sudah mengangkat dan membawa semua obat-obatan yang ada, sekarang apa yang harus kamu lakukan, karena hari semakin fajar, bukankah sebaiknya kita pergari sini yang mulia, kemungkin besar jika sampai ketahuan maka kita akan terkena masalah." Ucap salah satu pengawalnya itu, Stefan menganggukan kepalanya dan setuju untuk pergi dari sana.


Meskipun Stefan merasakan seseorang menggunakan sihir yang cukup untuk mengirimkan sebuah surat kepada orang jauh disekitar, tetapi ia tak perlu terlalu cemas karena sebagian obat-obat itu sudah ditaruh dan dirampas oleh Stefan.


"Baiklah sebaiknya kita kembali ke kekaisaran sekarang!" Teriak Stefan, mereka semua bersiap untuk kembali kekaisaran, sedangkan Isabella tengah menunggu gerombolan mereka pergi dari sana.


"Huft! sekarang cepat taruh sebagian obat-obat itu digudang dan kita harus segera pergi dari sini, sebelum salah satu warga disini terbangun karena fajar! cepat!" Teriak Isabella yang menyuruh para pekerja itu.


Drap-drap-drap...

__ADS_1


Ting-ting-ting...


Bla-bla-bla...


"Selamat datang yang mulia putra mahkota Artemis, sebuah kehormatan saya bertemu dengan anda, saya juga tidak menyangka anda sayang bersama tunangan anda nona Helen." Ucap kaisar dari kediaman Gavrel.


Kekaisaran Gavrel adalah kekaisaran yang berkerja sama dengan kekaisaran Artemis, dimana kedua kekaisaran ini dulu pernah terjadi pertemuan antar saudara kandung karena pembagian wilayah yang tidak terlalu menguntungkan bagi kekaisaran Gavrel.


Sehingga membuat masa itu menjadikan sedikit pelajaran bagi kedua kekaisaran yang menggantikan penerus dan bekerja sama membangun kekaisaran masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.


"Saya sungguh sangat terhormat bagi yang mulia mengetahui nama saya, saya sedikit tersanjung mendengarnya." Ucap Helen sambil menunduk hormat dan tersenyum, disisi lain Evita datang bersama Jason yang disuruh oleh Stefan untuk menemaninya kekaisaran Gavrel.


"Iya yang mulia kaisar Gavrel, Evita adalah bangsawan kecil baron tetapi karena penjualan lahan keluarga Raheem sangat bagus, sehingga diangkat oleh kaisar dan diberi pangkat baron, yang mulia kaisar memang masih belum mengenal keluarga Raheem, tapi semoga yang mulia kaisar menyukai Evita juga." Ucap Helen dengan panjang lebar, sambil tersenyum lebar dan memasang wajah gembiranya.


"Hohoho... kau sepertinya sangat menyukai nona Evita ya, nona Helen, seperti nya kalian juga sangat dekat." Puji kaisar Gavrel kepada Helen, Helen tersenyum dan menoleh kearah Evita.

__ADS_1


Bed*bah! sebenarnya kau ingin merendahkan pangkat bangsawanku didepan yang mulia kaisar Gavrel kan lady Helen!


"Baiklah sepertinya kalian harus ikut berdansa karena ini adalah hari yang sangat menyenangkan nantinya, jadi kalian berempat harus ikut berdansa juga sebagai tamu kehormatan keluarga Gavrel." Ucap kaisar yang mengajak mereka untuk berdansa karena sebentar lagi dansa akan dimulai.


"Evita sebaiknya kau tidak perlu berdansa nanti." Ucap cemas Stefan kepada Evita, Evita menoleh kearahnya dan menghentikan langkah kakinya itu. "Memangnya kenapa yang mulia? saya baik-baik saja, jadi yang mulia tidak perlu khawatir." Ucap Evita dengan nada kesalnya itu.


Mengapa yang mulia melarang lady Evita untuk berdansa!? aneh sekali? memangnya dia sakit sampai yang mulia putra mahkota harus memperhatikan lady Evita segitunya!?


"Maafkan saya yang mulia putra mahkota, tetpai saya sebagai tunangan lady Evita, saya yang berhak memerintah lady Evita, seharusnya anda tidak berkata seperti itu." Ucap Jason yang kesla melihat Stefan bersi keras agar Evita tidak ikut berdansa.


Andai baj*ngan ini tahu bahwa lady Evita tengah hamil!


Stefan mengerut keingnya dan menatap tajam kearah Jason dengan tekejut Jason membulatkan katanya dan tekejut melihat tatapan seram dari Stefan. "Mengapa sepertinya kau tidak menyukainya tuan duke Jason!? bukanya kau ini adalah pria yang tidak memperdulikan lady Evita!?" Ucap Stefan ia mendekati kearah Jason, mereka saling berhadapan satu sama lain.


"Tidak yang mulia, hanya saja mengapa Anda seperti melarang saya untuk berdanss bersama tunangan saya? padahal saya ingin berdansa dengan nya kan?" Ucap Jason ia membalas tatapan nya itu kepada Stefan, mata mereka saling beradu sama lain.

__ADS_1


Me-mengapa mereka memperebutkan lady Evita yang tak seberapa itu sih!? dan mengapa yang mulia tiba-tiba peduli dengan lady Evita!? argh!


"Cu-cukup! kalian berdua berhenti!" Teriak Evita dengan kencang, sehingga membuat kedua pria itu menatap kearah Evita dengan wajah emosi dan marahnya.


__ADS_2