Yang Mulia! Cintai Saya!

Yang Mulia! Cintai Saya!
Ekstra Part 2 (END)


__ADS_3

Setelah beberapa tahun kemudian...


Izael kini sudah bertumbuh besar ia sudah menjadi seorang anak kecil yang bahagia dengan ibu dan juga dengan nenek dan kakeknya itu. Tetapi disisi lain Izael terus saja menanyakan. "Ibu! aku ingin punya ayah!" Rengek Izael dengar kencang, Evita yang pusing mendengar perkataan Izael hanya bisa terdiam dan menggelengkan kepalanya.


"Ibu! aku ingin punya ayah!"


"Ibu! aku ingin punya ayah!"


"Iya, tapi nanti ya... kamu kan tahu jika ibu juga harus mengurus beberapa usaha." Ucap Evita yang sudah lelah dengan Izael. "IBU SELALU SAJA MENGATAKAN HAL YANG SAMA! SUDAH LEBIH DARI 2 TAHUN TETAPI IBU AKU TAK PUNYA AYAH! TETAPI ANAK YANG LAINNYA SANGAT SENANG KARENA MEMPUYAI AYAH!" Teriak Izael lalu ia menangis sambil berteriak, sehingga membuat Evita harus menggendongnya dan mengajaknya berkeliling taman.


Bagaimana ini... apakah aku harus meminta tolong kepada yang mulia kaisar Stefan untuk berpura-pura menjadi ayahnya?


Tok-tok-tok...


"Baginda kaisar! mengapa anda belum saja menikah baginda!" Teriak salah satu asisten pribadinya itu, saat itu juga Stefan menghentikan kegiatannya. "Mengapa kau seperti memaksaku!?" Ucap kesal Stefan.


"Tentu saja! saya sudah lama sekali tidak melihat anda bersama wanita-wanita lain, selain nona Evita dan juga tuan Izael, dan juga bukankan terlalu buruk untuk kekaisaran selanjutnya jika anda tidak memiliki pasangan?" Tanyanya, Stefan hanya mengabaikannya saja, karena ini sudah kesekian kalinya ia mengatakan hal yang sama.


"Baginda tolong anda harus segera menikah!" Teriak salah satu mentri ia tiba-tiba mendobrak pintu itu dengan cepat, tetapi bukan hanya itu saja, para menteri lainya ikut masuk dengan wajah cemasnya.


"Iya! anda harus segera mempuyai ratu baginda, jika tidak kekaisaran ini akan kehilangan keseimbangan!" Teriak salah satu mentri lainya, Stefan semakin tersudut karena ulah mereka.


"Baiklah, akan ku segerakan-" Teriak Stefan yang kepalanya sudah mulai pusing, tetapi tiba-tiba perkataannya terpotong karena seorang anak kecil berlari kearahnya dengan wajah senang.


"Paman!" Teriak Izael ia langsung memeluk Stefan, saat itu juga Stefan tersenyum dan menggendong Izael dalam pangkuannya. "Izael!"Tteriak Evita yang sudah kelelahan mengejar Izael.

__ADS_1


Ditaman kaisar...


"Saya yang mulia kaisar, saya sangat malu karena Izael langsung saja berlari dan memaksa saya datang kesini, pasti anda sangat sibuk sekali, tolong maafkan saya saya sudah lancang datang kesini tanpa pemberitahuan yang mulia." Ucap Evita ia menundukan kepalanya Izael menatap ibunya itu dan memandang pamannya itu.


"Ibu dan paman mengapa tidak menikah saja? seharusnya kalian melakukan hal itu kan? aku ingin sekali jika ayah ku adalah paman!" Teriak Izael yang permintaannya mulai aneh lagi.


Krak...


"Izael! jaga perkataanmu didepan pamanmu! seharusnya kamu tidak berkata seperti itu!" Teriak Evita yang mengomeli Izael. "Puft... hahaha, dari mana Izael yang mengemaskan ini belajar seperti itu?" Tenya Stefan kepalanya.


"Aku? itu karena Izael sangat ingin mempuyai ayah! Izael juga ingin bisa berfoto bersama ayah juga." Ucapnya dengan wajah senang.


"Benarkah? baiklah paman akan menjadi ayah Izael bagaimana, dan juga ibu Izael akan mendampingi pamanmu ini bagaimana?" Ucap Stefan lalu ia sedikit melirik kearah Evita, Evita membulatkan matanya, pipinya terasa panas, seolah-olah oksigen tak ada lagi.


Grep...


"Apa yang mulia kaisar lakukan!" Teriak Evita dengan gugup, Stefan saat itu tak bisa menahannya lagi.


Cup...


Saat itu juga kedua bibir itu bersentuhan, rasa hangat dan juga nafas mereka saling bertabrakan, Evita menutup matanya dengan jantungnya yang berdegup dengan kencang, disaat itu, mereka saling memasukan saliva satu sama lain membuat suasana semakin panas.


Gluk!


Hos-hos-hos...

__ADS_1


"Apakah kau ingin melakukan nya dengan lebih puas lagi?" Tanya Stefan kepada Evita yang menggodanya secara terang-terangan, Evita mengalihkan pandangan nya ia merasa malu melakukan hal itu.


"Ibu dan paman sedang apa tadi? mengapa oksigen disekitarnya menjadi panas dan tak beroksigen tadi?" Ucap Izael dengan polosnya, Stefan lupa bahwa ia tengah menggendong Izael.


"Tidak itu bukan apa-apa! Izael akan tahu jika Izael mempuyai seorang perempuan nantinya!" Ucap Stefan yang mengajarkan Izael seperti orang sesat. "Yang mulia!" Teriak Evita yang marah.


Disaat itu juga 1 minggu kemudian mereka menikah dan melakukan malam yang sangat berbeda dari sebelumnya, lalu Izael Artemis diangkat sebagai putra mahkota yang akan meneruskan tahta dan Evita Artemis yang mendapatkan gelar sebagai ratu.


"Hidup ratu dan yang mulia putra mahkota!"


Kehidupan mereka berjalan dengan baik, sampai akhirnya tahta itu diambil oleh Izael sebagai penerus kekaisaran.


Baca judul novel lainya 👇



Judul novel diatas sangat direkomendasikan ☝




Bagi kalian yang suka cerita tema TEEN sekolah atau kuliah ☝


Terimakasih telah mendukung author, bulan depan author akan buat novel baru tema fantasi, jangan lupa tunggu notif terbaru, terima kasih...

__ADS_1


__ADS_2