Yang Mulia! Cintai Saya!

Yang Mulia! Cintai Saya!
Bab 26 : Pesta Minum Teh Lady Argyli #1


__ADS_3

"Saya saya mendapatkan surat dari keluarga Argyli nona Evita." Ucap Dinda ia mengulurkan dan memberikan amplop tersebut kepada Evita, Evita membuka kertas itu dengan cepat.


"Sepertinya lady keluarga Argyli akan melakukan kegiatan minum teh bersama, dan kebetulan sekali aku diundang!? baiklah aku akan bersiap-siap sekarang! Dinda tolong bantu aku bersiap." Ucap Evita ia sangat bersemangat, Dinda membantu Evita untuk bersiap-siap agar lebih cepat.


Menggunakan gaun yang tidak terlalu mencolok dan juga menggunakan riasan yang cukup sederhana, lady Frederica juga datang kepesta itu.


Kotlak-kotlak-kotlak...


Seorang lady yang sangat yang sangat cantik dan anggun datang memasuki ruangan, sehingga membuat siapa saja heboh dan saling berbisik satu sama lainya. "Astaga apakah itu dia!? dia sepertinya sangat cantik sekali." Bisik salah satu lady dengan lady lainya.


"Lady Helenkan memang selalu cantik dan juga anggun setiap pergi ke pesta apapun." Bisik salah satu lady yang sepertinya sudah bosan melihat kecantikan Helen, semua pria dijadikan rebutan untuk mendapatkan Helen.


"Bukanlah! maksudku lady yang berdiri disana bersama salah salu lady yang tengah berdua duduk minum teh!" Ucapnya dengan kencang dan sedikit kesal, mereka pun ikut menoleh lady yang dimaksud oleh temanya itu.


"Itulah lady Frederica dan juga lady Evita kan? astaga mereka berdua juga cantik ko? mengapa yang dipandang hanyalah tuan rumah? sungguh lucu ya..." Ucap lady lainya ia pun membuka kipas lipat miliknya itu, Helen yang sedikit mendengar perkataan mereka pun sedikit tersinggung.

__ADS_1


"Mengapa si Frederica duduk bersama Evita!? seharusnya dia gabung bersamaku dan Isabella!? aku harus menghampirinya." Ucap Helen ia pun segera menghampiri Evita dan Frederica yang duduk bersama.


"Lady Frederica mengapa dan duduk disini bersma lady Evita!? seharusnya kau duduk dikursi sebelah sana bersama Isabella kan?" Ucap Helen suaranya sedikit meninggi karena ia kesal Frederica seperti sudah dekat dengan Evita.


"Astaga!? ada lady Helen disini? salam hormat kepada lady Helen, saya Evita Raheem senang bertemu dengan anda kembali lady." Ucap Evita dengan cepat karena ada beberapa lady yang melirik kearah mereka.


"Senang bertemu dengan anda juga lady Evita." Ucap Helen ia pun tersenyum tipis meskipun dengan paksaan, Frederica hanya terdiam tak menjawab Helen pun mengerutkan keingnya.


"Lady Helen, lady Frederica hanya ingin duduk disini, memang mengapa lady Frederica disini!? apakah harus sekali lady Frederica duduk bersama kalian?" Tanya Evita ia memelankan suaranya lalu tersenyum seperti iblis.


"Jika kau ingin berkelahi tunggu lady Frederica sudah siap dulu lady Helen, jadi kau bisa mendapatkan sedikit meluapkan emosi mu nanti." Ucap Evita ia memberikan sedikit clue untuk Helen, Helen mengerutkan keningnya lalu ia pergi dari sana dengan kesal bercampur marah karena ingin memberikan sedikit pelajaran kepada Frederica.


Setelah berselang beberapa menit, Helen dan juga Isabella memberikan sedikit salam kepada tamu-tamu yang sudah ingin hadir kepesta tehnya hari ini.


"Sama-sama lady Helen, saya juga sangat senang bisa melihat lady cantik dan juga terkenal di pergaulan kelas atas, bersama lady Isabella juga." Ucap salah satu lady yang sepertinya tampak lebih tua dari Helen.

__ADS_1


"Tetapi mengapa lady Frederica tidak ikut memberikan salam biasanya kan lady Frederica melakukan nya bersama lady Helen!?" Tanya semua para lady lainya mereka saling berbisik dan menatap Frederica dengan lekat, seolah-olah Fredericalah yang salah karena telah menolak permintaan Helen.


"Deg-deg-deg..


" Lady Frederica ayo tunjukkan keanggunan anda, saya tahu anda bisa!" Bisik Evita yang menyemangati Frederica untuk bisa berdiri dari bangkunya.


Gluk...


Brak...


Semua orang tekejut melihat Frederica secara spontan berdiri semua para tamu ikut tekejut dan juga keheranan mengapa Frederica tiba-tiba saja berdiri dari duduknya. Frederica mengerutkan keningnya dan berani menatap Helen yang tengah berdiri didepan dengan wajah marahnya.


"Lady Helen saya hanya ingin jujur kepada anda, semua omongan busuk anda kepada semua para lady disini, saya tak ingin mereka merasakan kebohongan anda!" Ucap Frederica dengan tegas, Evita dari belakang tersenyum lebar dan mendorong Frederica untuk mengatakan sejujurnya didepan para lady semua.


"Saya tahu disini banyak dari para lady semua yang mendukung setiap aktivitas dan juga perkataan lady Helen, malah banyak sekali ya ingin menjadi lady Helen yang sempurna." Ucap Frederica ia mulai berjalan mendekati Helen dan juga Isabella.

__ADS_1


Apa yang akan dia lakukan!? mengapa dia tiba-tiba ingin membuat keributan!? apakah ini ada hubungannya dengan kau Evita!?


__ADS_2