
Seperti biasa bangun tidur aku berolahraga di ruang gym ku di lantai bawah. Saat aku mengambil air di dapur untuk ku bawa ke ruang gym.
Kulihat cesa keluar ruang gym dan naik ke atas tangga.
Dia terlihat sangat seksi dengan pakaian olahraganya yang basah dengan keringat. Aku pun masuk dan latihan di sana.
Setelah itu aku mandi dan kembali turun ke bawah untuk sarapan.
Aku pun tersenyum pada cesa yang sedang duduk di atas kursi makan.
Cesa pun menoleh dan membalas senyumku. Aku duduk di sampingnya.
"pagi kak ?" ucapnya
"pagi cesa !" balasku
"kak makasih yah semalam udah mindahin cesa ke kamar !" ucapnya sambil memakan nasi goreng
"iya, sama-sama cesa !" ucapku sambil mengusap pipinya.
Papa dan mama pun datang ke meja makan.
"regi, cesa papa dan mama mau pergi ke london selama 2minggu bersama mama !
__ADS_1
Apa kalian tidak apa-apa jika kami tinggal ?" ucap papa
"emang papa mau ngapain ke sana ?" tanyaku
"biasa perjalanan bisnis, papa mau melihat perusahaan cabang dan bertemu client di sana !" jawab papa sambil memakan sarapannya
"iya sayang kalian tidak apa-apa jika kami tinggal ?" tanya mama
"ngg apa-apa ma regi bakal jagain cesa, apalagi cesa pintar memasak dan mengurus rumah jadi regi dan cesa tidak masalah
iya kan cesa ?" tanyaku sambil tersenyum padanya
"iya kak, om dan tante kapan berangkat ?" tanyanya
"iya tante !" ucapnya sambil mencium pipi mama
"mama di cium kak regi ngg dicium cesa ?" tanyaku menggoda pada cesa.
Cesa tersipu malu, Sedangkan mama dan papa hanya tertawa.
Selesai makan, aku dan cesa mengantar mama dan papa ke bandara.
__ADS_1
Setelah mengantar kedua orang tuaku ke bandara. Aku mengajak cesa berjalan-jalan ke mall. aku mengajaknya ke time zone.
Kami bermain-main disana memainkan semua permainan di sana.
Kulihat cesa begitu bahagia saat berhasil menembak semua bebek yang ada di layar permainan.
Aku hanya memandangi cesa saat dia tertawa lepas seperti itu. Ada suatu getaran yang hinggap dihatiku. Tawanya, senyumnya membuat mataku tak bisa lepas darinya. Aku ingin terus melihat cesa tertawa bahagia seperti itu. Selesai bermain kami pergi makan ke salah satu restoran.
Saat aku duduk dan memesan makanan kulihat tania sedang bermesraan dengan seorang pria. Aku pun duduk di sebelah mejanya yang terhalang dinding pembatas. Sesaat kemudian dia pergi dengan pria tersebut aku pun mengintip di atas dinding penghalang.
oh, itu sebabnya dia tidak menghubungiku lagi dan meninggalkanku saat itu untuk menjemput sepupunya batinku. Aku memandangi tania dan pria tersebut sampai mereka hilang dari pandanganku. Lalu lamunanku buyar saat cesa menggoyangkan tubuhku. Karena makanan sudah datang
Aku dan cesa memakan makanan tersebut. Setelah selesai makan kami pun pulang ke rumah. Tadinya aku ingin mengajaknya menonton tapi, kulihat dia begitu lelah. Jadi kuputuskan untuk pulang ke rumah. Benar saja saat di perjalanan terasa sunyi saat aku mengajaknya mengobrol. Ternyata cesa sudah tertidur pulas di jok mobil.
Aku menghentikan mobilku karena melihat
Wajahnya memerah dan dahinya berkeringat. Mungkin dia kepanasan fikirku.
Aku pun menghidupkan ac mobil dan mengusap keringatnya dengan tisu.
Saat mengusap dahinya. Aku mencium keningnya sekilas dan melanjutkan perjalanan.
__ADS_1