Akankah Cinta

Akankah Cinta
episode 31


__ADS_3

Prov cesa


Aku terbangun dari mimpiku dan saat aku membuka mata aku mendapati regi sedang memelukku sambil bertelanjang dada.


Aku tersenyum saat mengingat kejadian kami malam tadi. Akhirnya aku telah menjadi istri seutuhnya untuk regi.


"sayang kamu sudah bangun !" ucapnya sambil mengecup keningku


Aku mendongakkan kepalaku pada regi


"iya kak aku udah bangun " ucapku sambil melihatnya


"ayo kita mandi setelah itu kita sarapan di bawah !" ajaknya


"kamu atau aku yang duluan ?" tanyaku


"bareng aja sayang !" ucapnya sambil menggendongku kemar mandi


"kakak turunkan aku


aku malu !" ucapku sambil meronta ingin turun dari gendongannya


"kenapa harus malu sayang ?


bukankah semalam aku sudah melihat setiap jengkal tubuhmu ?" ucapnya membuat wajahku memerah


"tapiii ?" tanyaku


"mmmuaach !" regi mencium bibirku


"ayo mandi bareng sayang jangan membantah perintah suamimu !" ucapnya membuatku seketika diam.


Regi menurunkanku ke dalam bathub lalu mengisinya dengan air hangat. Lalu meneteskan aroma vanilla di dalamnya dan dia pun masuk kedalam bersamaku.


Dia mencium pundakku lalu keleherku dan memberi tanda kepemilikkan di sana.

__ADS_1


"sayang aku ingin, bolehkah ?" ucapnya berbisik ke telingaku


Aku hanya menganggukkan kepalaku


regi mencium dan melum*t bibirku dwngan nafas yang memburu.


Lalu mengangkat tubuhku duduk ke tubuhnya.


"sayang kamu enak banget !" racaunya sambil memaju mundurkan miliknya


"ahh,,,kak ..!" desahku saat regi memacu permainannya dan mengh*sap dadaku.


"panggil namaku sayang !


aku suka....!" ucapnya sambil terus memacu permainannya


"aahhh,,,aku keluar sayang !" ucapnya melepas benih ke dalam perutku


Selesai dengan permainan kami aku dan kak regi membersihkan diri lalu berpakaian ydang sudah di sediakan mama mertuaku di dalam lemari.


Setelah aku berpakaian aku langsung duduk di meja rias dan memakai make up di wajahku. Saat aku memakai pelembap aku melihat sekitar leherku banyak dengan tanda merah.


Aku mencoba menutupinya dengan foundation dan bedak.


"sayang kamu terlihat cantik !" ucapnya sambil mencium keningku


"terima kasih kak !" balasku


"kakak bantu kamu menyisir dan mengeringkan rambut yah !" ucapnya


sambil mengambil sisir dan hair dryer dari atas meja rias.


Selesai membantuku kak regi mengambil ponselnya di dekat sofa ranjang tidur.


Saat dia menoleh ke arahku dan menatapku. Entah mengapa aku terpesona olehnya.

__ADS_1



1 detik....2detik.....3detik...


Aku masih menatapnya


"kenapa kak regi terlihat begitu tampan dan mempesona hari ini ?


membuat jantungku menjadi tidak beraturan seperti ini ?" ucapku dalam hati sambil memegang dadaku


"kamu kenapa sayang ?


apa ada yang sakit ?" tanyanya khawatir


sambil berlari menghampiriku


"hah, aku ngg apa-apa kok !" ucapku gugup sambil tersenyum


"maaf, kakak membuatmu kelelahan ya sayang ?" ucapnya menyesal sambil menunduk


"tidak sayang, bukan seperti itu !" ucapku bersalah


"aku....aku.....!" ucapku bingung


"kenapa ?" tanyanya sambil memelukku


"aku terpesona melihat kamu kak !" ucapku malu dan menenggelamkan wajahku ke dada kak regi


"kamu sangat nenggemaskan sayang, lebih baik kita habiskan waktu di atas ranjang aja sayang dari pada kita turun ke bawah !" ucapnya sambil mengeratkan pelukannya


"apa ?" ucapku terkejut dan melepaskan pelukkan kak regi dan menatap matanya


"hahah, kamu menggemaskan sayang !" ucapnya sambil mencium pipiku


"kak jangan menggodaku teruus !" ucapku merajuk

__ADS_1


"aku mencintaimu istriku...sayangku....cintaku....!" ucapnya mencubit kedua pipiku


__ADS_2