Akankah Cinta

Akankah Cinta
episode 6


__ADS_3

Setelah sampai di mall aku dan tania memutuskan untuk makan terlebih dahulu di salah satu restoran makanan jepang yang ada di mall tersebut. Aku memesan dan duduk di kursi restoran dekat jendela. Makanan pun akhirnya datang aku dan tania segera menyantapnya


Tapi, saat kami sedang memakan makanan kami. Ponsel tania berdering dia pun meminta izin menjauh dariku untuk mengangkat teleponnya.


Dia berkata sepupunya menunggu di bandara dan memintanya untuk menjemputnya sekarang.


Aku pun berdiri dari dudukku untuk mengantar tania.


"ayo tania aku antar ?" ajakku


"tidak usah regi aku saja yang menjemputnya


maaf karena aku jalan-jalan kita menjadi terganggu !" ucapnya bersalah


"tidak tania lebih baik aku mengantarmu kasian sepupumu menunggu ?"


"tidak regi tidak usah aku akan menjemputnya sendiri ! dadah " ucapnya sambil mencium pipiku dan pergi meninggalkanku sendiri di restoran.


Sedangkan tania terlihat terburu-buru pergi meninggalkanku.



Selesai makan aku keluar restoran bertemu dengan cesa bersama seorang laki-laki yang aku kenal. Aku pun menghampiri mereka berdua

__ADS_1


"gino lo ngapain di sini ? " tanyaku padanya


"eh, elo bro gw lagi nganter cesa belanja sama adek gw cuman dia lagi ke toilet !" jawabnya menjelaskan


"oh, cesa kamu kenal gino ?" tanyaku pada cesa yang diam sedari tadi


"iya kak dia kakaknya sahabat cesa !" ucapnya dengan menunduk


Seorang lelaki pun datang menghampiri kami


"kak rey, cesa maaf aku lama ya ?" tanya pria memakai baju seragam


"ngg kok dek, eh iya kenalin ini temen kakak ken !" ucap gino


"hai kak, namaku kendra sebastian panggil aja ken !" ucapnya memperkenalkan diri


Aku menyambut tangannya dan tersenyum padanya


"jadi dia yang datang ke rumah tempo hari cesa ?" tanyaku


"iya kak, ken yang waktu itu ke rumah !" ucapnya sambil tersenyum


Kulihat cesa begitu akrab dengan kendra. Rey pun bercerita bila adiknya itu bersahabat dengan cesa sejak masuk SMA.

__ADS_1


Aku pun duduk bersama rey di bangku mall sambil menunggu cesa dan ken selesai membeli buku. Kami saling bertukar cerita cesa yang tinggal di rumahku dan kedekatanku dengan tania.


Selesai membeli buku cesa dan ken mengajak kami pergi ke supermarket. Kami pun hanya mengekori mereka. gino dan ken membawa troli ke tempat makanan instan dan camilan sedangkan aku dan cesa pergi ke tempat minuman.


Kulihat cesa tidak bisa menggapai susu yang ada di atas etalase rak.


Aku pun menghampirinya dan mengambil susu tersebut dari jangkauannya.


Cesa pun berbalik ke arahku karena posisiku tepat di belakangnya dan.


cupp..


Tak sengaja bibirku dan bibirnya bertemu. cesa pun melototkan matanya dan mendorong tubuhku menjauh darinya.


"aaahhh,, kak maaf cesa ngg sengaja !" ucapnya sambil menutup mulutnya


Aku hanya tersenyum padanya padahal dalam hati bibir cesa masih terasa manis seperti saat aku mencicipinya pertama kali.


Cesa pun terdiam dan segera mendorong trolinya. Aku segera mengekorinya dari belakang.


Selesai berbelanja kami menunggu ken dan gino di depan kasir.


Mereka pun datang membawa belanjaan mereka. Selesai berbelanja kami pun pergi ke parkiran bawah mall. Aku kira belanjaan ini untuk persediaan di rumah. Ternyata aku salah cesa dan ken membawa belanjaan mereka ke tempat panti asuhan.

__ADS_1


Cesa pun masuk ke dalam mobilku sedangkan gino dan ken ke mobil lainnya.


__ADS_2