Akankah Cinta

Akankah Cinta
episode 46


__ADS_3

Karena, hari sudah gelap aku mengajak cesa masuk ke dalam mobil.


Di dalam mobil aku terus saja memandangi wajah cantik cesa.



"Kenapa kamu melihatku seperti itu sayang ?" tanyanya


"apa tidak boleh sayang ?" tanyaku


"tidak, hanya saja aku merasa tidak nyaman !


apakah ada sesuatu yang aneh di wajahku ?" tanyanya bingung sambil meraba wajahnya


"kamu semakin hari semakin membuatku gemas sayang !" ucapku sambil mencium pipinya


Dan cesa pun membalas ciumanku di bibir.


"kamu sudah mulai nakal ya sayang ?" ucapku terkejut


"hehe, kan kamu yang ajarin !" sambil nyengir kuda


"kamu ini, baiklah sekarang kita pulang !" ajakku


"aku kan mau eskrim sayang !" sambil cemberut


"ouh, iya sampai aku lupa sayang !" ucapku sambil tersenyum padanya


Aku pun menghidupkan mesin mobil dan pergi mencari minimarket terdekat untuk membeli eskrim.


Sesampainya di sana aku dan cesa turun dari mobil dan segera memilih eskrim di sana.

__ADS_1


Cesa mengambil beberapa macam rasa eskrim di dalam minimarket tersebut.


"apa tidak terlalu banyak sayang ?" tanyaku


"malahan kalo bisa aku inhin semuanya !" jawabnya sambil tertawa


"aku tidak melarangmu cuman saja aku khawatir jika nanti perutmu sakit karena terlalu banyak makan eskrim apalagi sekarang sudah malam !" ucapku khawatir sambil mengusap perutnya


"mmh, baiklah aku hanya akan membeli 2 eskrim ini saja sayang !


tapi, jika aku menginginnkannya lagi bagaimana ?" tanyanya dengan manja


Sungguh tingkah cesa semakin memggemaskan saat dirinya sedang hamil begini. Batinku


"sayang....sayaaaang !" panggilnya


"kenapa melamun ?" tanyanya sambil melambaikan tangannya ke wajahku


"mmhhh,,, sayang sakit ?" sambil mengusap pipinya


"benarkah ? apa aku mencubitmu terlalu keras ?" sambil ikut mengusap pipinya


"aku hanya bercanda, hihi!" ucapnya sambil tersenyum


"kamu ya, seneng banget liat aku khawatir seperti ini !" ucapku kesal sambil menariknya ke dalam pelukkanku


Lalu kami pun tertawa bersama.


Saat aku dan cesa selesai memilih eskrim kami pun segera membayar di kasir. Entah mengapa pelayan lelaki minimarket tersebut terus saja melihat ke arah cesa.


Sedangkan cesa hanya fokus melihat barang-barang di sana. Dan saat aku keluar lalu duduk di depan minimarket tersebut. Lelaki itu terus saja melihat ke arah cesa yang sedang asyik menikmati eskrimnya.

__ADS_1


"sayang, kenapa lelaki itu selalubmelihat ke arahmu ?" tanyaku


"mmh, yang mana sayang ?" tanyanya


"itu pelayan di minimarket !" ucapku ketus


"entah !" sambil membuka bungkus eskrim yang kedua


Aku hanya diam memperhatikan cesa yang sedang asyik memakan eskrimnya yang seperti anak kecil.


"cesa !" panggil seorang lelaki


Cesa pun mendongakkan kepalanya ke arah suara seseorang yang memanggilnya.


"Dino ?" ucap cesa


"hei, dari tadi aku memperhatikanmu takut aku salah orang ternyata benar ini kamu ?" ucapnya sambil menghampiri cesa


"maaf, aku terlalu fokus dengan eskrimku sampai aku tidak memperhatikan yang lain !" ucap cesa bersalah


"kamu masih saja seperti dulu masih suka dengan eskrim vanilla dan cokelat !" ucapnya sambil tertawa


Aku hanya diam memperhatikan mereka berdua yang sedang asyik mengobrol. Seolah-olah aku tidak pernah ada di antara mereka.


"eh, iya dino kenalin ini suami aku !


namanya regi !" ucapnya memeperkenalkan diriku ke pada lelaki itu


"sejak kapan kamu menikah ?


kalau begitu selamat ya atas penikahan kalian" ucapnya sambil tersenyum padaku

__ADS_1


Aku hanya tersenyum sedikit dan tetap diam di tempat dudukku.


__ADS_2