Akankah Cinta

Akankah Cinta
episode 47


__ADS_3

Setelah dari minimarket regi dan cesa pulang ke rumah kediaman suhendar. Nampak sepi itu yang dirasakan mereka berdua di depan rumah.


Mama dan papa regi entah ke mana. Regi dan cesa pun masuk ke dalam kamar mereka.


Setelah cesa menutup pintu kamar regi langsung memeluknya dari belakang dan menggesekkan kepalanya ke pundak cesa.


"sayang, hentikan kamu membuatku geli !" ucapnya sambil tertawa


Regi tidak mendengarkan ucapan cesa dan terus saja menempel pada cesa.


"sayang aku mau mandi !


bisakah kamu melepaskan pelukkanmu ?" tanyanya dengan manja


Tanpa berkata apa pun regi langsung menarik tangan cesa ke dalam kamar mandi.


"sayang, kenapa kamu diam seperti itu ?" tanyanya pada regi yang sedang membuka baju cesa dan dirinya


Regi masih saja diam tidak bersuara.


Akhirnya mereka pun mandi bersama di bawah guyuran shower sambil melakukan aktivitas suami istri di sana.


1 jam kemudian....


Selesai mandi mereka keluar kamar mandi dan segera memakai pakaiannya.


"sayang, aku bisa sendiri kamu kenapa hemm ?" tanya cesa sambil menahan tangan regi yang sedang memakaikan baju pada cesa

__ADS_1


"aku tidak apa-apa !" ucapnya terlihat lesu


Cesa pun menarik tangan regi dan mengajaknya duduk di sofa.


"apa kamu lelah sayang ? mau aku pijit ?" tanya cesa mengusap pipiku


Aku segera memeluk cesa dan membenamkan wajahku ku dadanya yang semakin membesar. Mungkin efek mengandung.


"sayang, aku tahu kamu cemburu pada dion kan ?" ucapnya sambil memainkan rambutku


Aku mendongakkan kepalaku ke wajah cesa.


"kamu tahu dion itu teman sekelasku dari kelas 1 sampai kelas 3 tapi kami tidak dekat karena selama aku bersekolah kendra ada di sisiku !" ucapnya menjelaskan


"oleh sebab itu aku tidak begitu memperhatikan dia di minimarket tadi !" tambahnya


"hhaha, sayang kamu lucu sekali !


sejak kapan kamu jadi sensitiv seperti ini ?"


sambil tertawa renyah


"jangan kebanyakan nonton yang aneh- aneh deh sayang, semenjak aku hamil kamu itu suka aneh-aneh deh dan terlalu kebawa perasaan seperti itu !" ucapnya lagi


"aku mencintaimu dan kamu adalah cinta pertama ku !" tambahnya


Aku bangkit dari pelukan cesa dan menatapnya dengan tatapan tidak percaya.

__ADS_1


"Benarkah itu ?aku cinta pertamamu ?" tanyaku tidak percaya


Cesa hanya menganggukkan kepalanya dan memelukku dengan erat.


Aku pun mencium kening cesa dengan lembut.


Setelah itu kami tidur karena malam semakin larut.


Pagi-pagi aku sudah bangun dari tidurku. Setelah mandi aku turun ke bawah dan menyiapkan sarapan untuk cesa.


Entah mengapa hari ini aku sangat bahagia mendengar ucapan cesa semalam.


Selesai dengan sarapan yang aku buat aku menyuruh pelayan untuk membangunkan cesa. Tapi, saat aku menoleh ke belakang cesa sudah turun menuju meja makan.



Aku memberikan senyuman manisku padanya. Terlihat cesa sudah cantik dengan dress yang dipakainya.


"sayang, ayo sarapan aku sengaja membuatnya untuk kamu !" ucapku sambil menghampirinya dan menggenggam tanganya menuju tempat duduk


Cesa tersenyum padaku.


"apakah ini semua kamu yang buat sayang ?" tanyanya


"iya, duduklah aku sengaja membuat kejutan untukmu !" ucapku sambil mencium kening cesa


Segera kami sarapan bersama dan memberikan susu coklat untuk ibu hamil kepada cesa.

__ADS_1


"selesai sarapan habiskan susunya ya sayang !" ucpapku sambil mengusap pucuk kepala cesa


__ADS_2