Akankah Cinta

Akankah Cinta
episode 34


__ADS_3

Cesa prov


Hari ini adalah dimana hari keberangkatan kami ke inggirs. Aku sudah menyiapkan hatiku dan mental untuk bertemu dengan ken.


Sepanjang perjalanan di bandara regi terus saja memasang wajah kesalnya. Karena aku yang meminta untuk naik pesawat biasa. Sedangkan dirinya ingin naik pesawat jet miliknya.


Sungguh lucu melihatnya seperti itu.



Dia terus diam di bandara tanpa menghiraukanku. Mungkin dia marah padaku.


Dan saat kami duduk di dalam pesawat dirinya masih mendiamkanku.


"sayang apa kamu marah ?" tanyaku


"......" tidak ada jawaban


Aku menghembuskan nafas kasarku


"nanti pulang dari sana kita naik pesawat jet !" ucapku membujuknya


"kamu mau apa aja aku turutin !" ucapku lagi

__ADS_1


"janji ?" jawabnya


Akhirnya dia bersuara juga batinku


"janji !" ucapku sambil mencium pipinya


Regi pun mencium bibirku.


"sayang ini di pesawat bagaimana jika ada yang datang dan melihat ?" ucapku


"iya tapi, nanti di hotel kupastikan kamu tidak akan bisa berjalan sayang !" ucapnya berbisik di telingaku


Setelah menempuh perjalanan panjang akhirnya kami sampai di inggirs dan sampai ke hotel tempat kami menginap.


Aku terbangun saat jam 3 sore di sana.


"sayang ayo bangun" ucapnya membangunkanku


"iya sayang !" ucapku sambil bangun di tempat tidur


"sayang ayo kita makan terlebih dahulu lalu mandi !" ucapnya


Aku pun bangun dan berjalan menuju ke sofa dan meja yamg penuh dengan makanan. Tapi tangan regi segera menarikku ke pelukannya.

__ADS_1


"bukan makan itu sayang !" ucapnya mencium leherku


"terus kamu mau makan apa sayang ?" tanyaku bingung


"aku makan kamu dulu !" jawabnya sambil melakukan aktivitas yang sering kami lakukan.


Sungguh regi tidak ada bosan-bosannya membuatku kelelahan dengan olahraganya yang tak mengenal pagi, siang dan malam.


Selesai dengan olahraga kami. Kami pun segera mandi dan maka malam.


Lalu aku kembali tertidur. Saat pagi aku sudah bangun pagi-pagi sekali lalu mandi dan berdandan. Karena, hari ini kami akan mengelilingi kota inggirs.


Selesai sarapan regi pun mengajakku ke tempat-tempat yang sering dikunjungi turis mancanegara. Lalu mencicipi makanan khas di sana. Puas berkeliling regi mengajakku untuk membeli oleh-oleh khas di sana. Karena kami hanya punya waktu 3 hari di sini dan kemarin kami hanya mengahabiskan waktu untuk di dalam kamar. Membuatku ingin menghabiskan waktuku hari ini untuk mengelilingi kota inggirs.


Walau hanya ke dekat-dekat hotel saja. Tapi, aku puas karena aku bisa menghabiskan waktuku bersama regi.


Dia selalu memanjakanku dan membelikanku apa yang aku mau. Padahal aku tahu pasti dia lelah menemaniku berbelanja.


Dan saat pulang dia mengajakku untuk mampir membeli gaun untuk aku pakai nanti malam.


Kami datang ke sebuah butik dan terkenal di sana. Aku sudah menolak karena aku tahu pasti gaun itu harganya mahal. Tapi, regi bersikeras ingin membelikannya untukku. Dia beralasan jika dirinya belum pernah membelikan apa pun semenjak kami menikah.


Saat aku mencoba gaun yang ada di sana regi menyuruhku mengganti gaun sampai 5 kali. Aku kira dia tidak suka dengan gaun itu karena jelek di tubuhku. Tapi, ternyata aku salah dia berbisik jika semua gaun itu terlalu mengekpose lekuk tubuhku membuat juniornya menegang ingin segera memasuki sarangnya. Aku hanya bisa menggelengkan kepalaku.

__ADS_1


"Kenapa regi jadi semesum itu ?" fikirku


__ADS_2