Akankah Cinta

Akankah Cinta
episode 39


__ADS_3

Baru beberapa hari aku di sini tapi seperti 2 tahun rasanya. Setiap malam aku tidak bisa tidur karena cesa tidak ada di sampingku. Sungguh aku tersiksa dibuatnya. Memang kami sering bertukar kabar atau videocall tapi, aku tetap merindukannya.


Aku sudah berusaha untuk membereskan kekacaun ini dengan cepat agar aku bisa segera pulang. Tapi apa daya kekacauan ini masih sedikit lagi untuk selesai. Setelah makan malam di restoran bawah hotel aku segera naik lagi ke kamarku untuk beristirahat. Tapi, saat aku akan duduk memangku laptopku suara ketukan pintu terdengar.


tok...tok...tok


aku segera membuka pintu kamar


"sayang !" ucap seseorang yang aku rindukan


"sayaaang, kamu ke sini ?" ucapku memeluknya


"iya, papa menyuruhku untuk membantumu di sini !" ucapnya


"ya udah sini masuk !" ucapku senang dan menarik cesa ke dalam kamar dan dia pun duduk di sisi ranjang. Lalu aku pun melompat di sebelahnya dengan senyum bahagia.



"jadi kenapa kamu bisa menyulku ke sini sayang ?" tanyaku penasaran


"jadi begini ceritanya !" ucapnya menjelaskan


Flashback on

__ADS_1


Saat kepergian regi papa tito di beri kabar oleh sekertaris lim tentang kecurangan yang ada dalam perusahaan. Dan dia memberitahu jika regi dan dirinya pasti akan lama berada di sana.


Akhirnya, papa tito meminta menantunya cesa untuk pergi menemani regi di sana.


"cesa sayang !" ucap papa tito


"iya pah ada apa ?" tanya cesa


"apa kamu bisa tinggal sementara di pontianak menemani regi ?" tanya papa


"memang kenapa pah sama anak kita ?" tanya mama


"dia di sana sepertinya akan lama dan tidak akan cepat pulang karena perusahaan di sana mengalami kekacaun yang sedikit serius !" ucap papa


"jadi cesa harus ke sana pah ?" tanya cesa


" papa hanya kasian pada regi yang ingin kamu ada di sampinya terus, apalagi kalian masih pengantin baru !" ucapnya lagi sambil tertawa


"iya pah, mama juga sudah pingin nimang cucu ! masa dia harus ldr.an dengan istrinya ?" ucap mama


"cesa akan bicarakan dulu dengan sekertaris cesa mah, pah !" ucap cesa.


Flashback off

__ADS_1


"begitu, ceritanya !


jadi aku datang ke sini buat nemenin kamu !" ucap cesa


"tuh, lihat papa dan mama saja sudah pingin nimang cucu sayang !" ucapku menggoda sambil memeluknya


"kakak ini !" ucapnya malu


"sayang ?" tanyaku


Cesa pun memandangi wajahku


"aku merindukanmu sayang ?"


"aku juga suamiku !"


Aku pun mencium bibir cesa dengan lembut lama sekali. Lalu menghis*p dan mel*matnya. Setelah itu aku menidurkan cesa diatas ranjang dan menindihnya dan memulai malam panjang dengannya. Menyalurkan rasa rindu yang telah lama tertahan.


"sayang cepet tumbuh ya di perut momy mu !" ucapku mengusap dan mencium perut cesa


Cesa hanya tersenyum padaku. Lalu aku kembali melakukannya lagi dan lagi. Entah berapa kali aku menyirami kacang kecil kami supaya dia cepat tumbuh dan hadir di dalam hidup kami.


Jam 3 pagi kami baru tertidur. Setelah melepas rindu malam tadi.

__ADS_1


Aku terbangun saat tanganku merasakan tidak ada cesa di sebelahku. Tapi, kudengar suara gemericik air di dalam kamar mandi.


Aku pun kembali memejamkan mataku yang masih terasa berat dan mengantuk sekali. Mungkin karena beberapa hari aku tidak bisa tertidur dan saat cesa datang membuatku menjadi terlelap dan sekarang aku malah malas untuk bangun.


__ADS_2