Akankah Cinta

Akankah Cinta
episode 35


__ADS_3

Malam pun tiba acara resepsi pernikahan gino akan berlangsung di hotel tempat kami menginap. Aku dan cesa segera turun ke bawah ke gedung pernikahan di sana.


Sungguh cesa begitu cantik menggunakan gaun apa pun yang melekat di tubuhnya.


Kami pun langsung kepelaminan untuk memberi selamat kepada sang pengantin.


"salamat ya gino semoga lo bahagia !" ucapku sambil memeluk gino


"thank's ya bro lo udah dateng ke acara gw " ucapnya sambil membalas pelukkanku


"btw, itu hadiah dari gw jangan sampe lo lupa pake ya buat nanti malam !" ucapku sambil berbisik di telinganya


"pasti bro !" ucapnya sambil tertawa dan aku pun ikut tertawa juga


"kamu bicariin apa sayang sama kak gino ?" bisik cesa ke telingaku


"ini urusan cowok sayang !" ucapku sambil merangkul pinggang cesa


Cesa hanya memutar bola mata malas dan Aku hanya tersenyum padanya.


Setelah memberi kepada pengantin kami tururn dari pelaminan. Saat kami sudah turun dari pelaminan seseorang menyapa kami. Ternyata itu teman-temanku saat aku kuliah. Kami mengobrol dan aku memperkenalkan cesa pada mereka sebagai istriku.


Mereka sedikit kesal karena aku tidak mengundang mereka. Aku hanya tersenyum mendengar ocehan mereka. Cesa pun meminta izin untuk mengambil makanan dan minuman di sana.

__ADS_1


"sayang kamu ngobrol aja sama temen kamu di sini. Aku mau mengambil makanan di sana !" ucapnya


"mau ku antar sayang ?" tanyaku


"tidak usah, apa kamu mau aku ambilkan minum ?" tanyanya


"tidak usah nanti aku menyusul ya sayang !" ucapku sambil mengusap pipinya


Cesa pun pergi meninggalkanku.


Aku di ajak oleh temanku untuk menyapa teman-teman yang lain di sana.



Aku pun pamit pada mereka untuk mencari istriku.


Di sisi lain...


Cesa melangkahkan kakinya menuju tempat hidangan berada. Tapi, saat dia sedang mengambil makanan tangannya ditarik seseorang menuju taman belakang yang sepi. Orang itu tak lain adalah kendra.


"cesa bisakah kita bicara sebentar ?" pintanya


"ken !" ucap cesa terbata

__ADS_1


Kendra pun menarik tangan cesa menuju taman belakang hotel dan duduk di kursi yang ada di sana.


"ken aku minta maaf !" ucap cesa dengan mata berkaca-kaca


"aku yang seharusnya meminta maaf cesa !" ucap kendra


"Aku tahu aku egois dan marah padamu, tapi aku tidak memikirkan perasaanmu !" ucapnya


"ken !" ucap cesa mengusap punggung kendra


"maukah kamu menjadi sahabatku lagi cesa ?" ucapnya


"tentu aku mau, mau !" ucap cesa sambil memeluk erat kendra.


Mereka tidak tahu jika gerak-gerik mereka di lihat oleh seseorang yang dari tadi mencari cesa. Orang itu tak lain adalah regi, dia begitu emosi saat mendapati istrinya dipeluk oleh pria lain.


Tapi, dia tidak boleh gegabah jangan sampai kejadian waktu itu saat cesa memeluk kak edward membuat hubungan mereka merenggang kembali.


Dia akan menunggu cesa untuk memberitahunya sendiri. Cesa dan ken langsung masuk ke dalam setelah lama mengobrol di luar. Sedangkan regi sengaja menunggu cesa di kursi duduk tamu.


Cesa pun menghampiri regi dan membawakannya makanan dan minuman untuk mereka berdua.


Setelah puas berada di sana mereka pun pamit pada keluarga gino untuk meninggalkan pesta.

__ADS_1


__ADS_2