Akankah Cinta

Akankah Cinta
episode 36


__ADS_3


Setelah 3hari berada di inggirs aku dan cesa kembali ke indonesia menggunakan pesawat jet milikku.


Di bandara kami di antar kendra. Sungguh hatiku terasa panas melihat kedekatan mereka berdua.


"ken makasih kamu udah antar kami berdua sampai ke bandara !" ucap cesa


"sama-sama cesa, kapan-kapan aku akan mengunjungi ya !" ucap kendra sambil mengusap pucuk kepala cesa


Aku hanya diam melihat mereka berdua


"aku tunggu ken, sampai jumpa !" ucap cesa sambil memeluk kendra


"sampai jumpa cesa " ucap kendra melepas pelukkan cesa


"kak regi sampai jumpa !" ucapnya padaku


Aku hanya mengggukkan kepalaku.


Di dalam pesawat aku duduk terdiam di sofa penumpang.


"kenapa sayang ? apa kamu lelah ?" tanya cesa


"ngg aku hanya cemburu !" ucapku jujur


"dengan siapa ?" tanyanya bingung


"apa dengan kendra ?" tambahnya lagi


Aku hanya terdiam


"hahhaah" cesa tertawa

__ADS_1


"kenapa kamu malah tertawa ?" tanyaku bingung


"kamu tahu sayang, aku bersyukur kamu merasa cemburu pada ken berarti kamu mencintaiku !" ucapnya sambil memegang pipiku dengam kedua tangannya


"aku cinta kamu sayang " tambahnya sambil mencium bibirku


Aku pun menekan tengkuk lehernya dan melum*t bibirnya.


Kulepaskan ciumannya saat kami kehabisan nafas.


"aku mencintaimu sayang " ucapku sambil memeluknya erat.


"iya, sayang " ucap cesa


"aku tahu kamu marah dari kemarin malam, karena kamu terus saja diam !" ucapnya lagi


"kamu tahu ?" tanyaku memastikan


"kamu tahu sayang aku dan ken bertengkar karena kesalahpahaman kami tapi sekarang kami telah berbaikan !" ucapnya


"apa benar kamu dan ken hanya bersahabat ?" tanyanku


"jika aku jujur apakah kamu akan menerimanya sayang ?" tanya cesa


"baik, karena kamu masa depanku aku akan menerima masa lalu kamu sayang " ucapku sambil tersenyum


Cesa menceritakan kejadian 2 tahun yang lalu. Dan ken yang selalu ada untuknya.


Aku merutuki kebodohanku yang telah menyia-nyiakan wanita sebaik cesa.


"aku meminta maaf sayang karena dirimu pernah terluka karena keegoisanku !" ucapku dengan air mata


"kamu tidak salah sayang !" ucapnya

__ADS_1


"sayang, maafkan aku kumohon.


aku berjanji akan menjaga dan selalu mebahagiakanmu


hanya kamu yang ada di dalam hatiku selamanya !" ucapku memohon


"iya sayang aku pegang janji kamu !" ucap cesa


Setelah kami mengutarakan perasaan kami. Aku pun mengajak cesa untuk beristirahat di kamar pesawat.


Tak terasa kami sudah sampai di indonesia.


Kami turun dari pesawat dan langsung pulang ke apartemen.


"sayang, biarkan pelayan yang membereskan itu semua lebih baik kamu mandi !' ucapku saat melihat cesa sedang membereskan baju yang ada di dalam koper


" iya sebentar sayang, aku hanya ingin memisahkan baju kotor kok !" ucapnya


"kamu membantah suami kamu sayang ?" tanyaku sambil berjongkok di hadapannya


"ngg sayang, cuman....mmmh...." ucapan cesa terpotong karena aku mencium bibirnya


"cepet mandi atau nanti aku kasih hukuman yang lebih dari ini !" ucapku mengancam


Tanpa berkata apa pun cesa langsung berlari dengan tergesa-gesa maauk ke dalam kamar mandi. Sungguh menggemaskan melihatnya panik seperti itu.


Aku pun membuka laptopku dan melihat laporan sambil menunggu cesa mandi. Cesa sudah 1 jam berada di dalam kamar mandi tapi, dia tak kunjung keluar dari dalam sana.


Membuatku khawatir dibuatnya.


"kenapa cesa lama sekali di kamar mandi ? apakah dia pingsan di dalam sana ?


membuatku khawatir !" Batinku

__ADS_1


__ADS_2