Akankah Cinta

Akankah Cinta
episide 24


__ADS_3

prov cesa


Setelah seminggu aku libur. Akhirnya, aku bisa kembali bekerja. Sungguh aku rindu dengan perusahaan milikku ini.


Walau sebelum pernikahan aku sudah membereskan semua pekerjaanku tetap saja. Sehari tidak melihat dokumen aku merasa rindu.


Aku berbohong kepada kak regi jika aku bekerja di perusahaan papa. Padahal, perusahaan ini milikku sendiri. Walaupun ada sedikit bantuan dari papa.


"nona ini berkas yang harus anda periksa !" ucap sekertaris dimas


Saat aku sudah duduk di kursi ruanganku.


"iya, simpan saja kak dimas !" ucapku padanya dengan tersenyum


"apakah saya harus menjelaskan jadwal anda hari nona ?" ucapnya lagi


"iih, kak dimas formal banget sama aku kita kan hanya berdua ?" ucapku kesal padanya


"iya, maaf kakak cuman menggoda kamu aja cesa !" sambil tertawa


"maaf ya kak, udah bikin repot kakak semua pekerjaan cesa kakak yang handle !" dengan pupy eyesku


"itu udah kewajiban kakak cesa !" ucapnya dengan tersenyum

__ADS_1


"oh, iya hari ini edward dateng ke sini untuk melihat kamu cesa !"


"asiik,,,kakakku dateng !


saat aku wisuda dia tidak datang dan saat pernikahanku pun dia tidak datang " ucapku sedih


"Dia mungkin sibuk tapi hari ini kan dia dateng buat jenguk kamu !" ucapnya menenangkanku


"kalau begitu kakak pamit undur diri dulu !


banyak pekerjaan yang harus kakak selesaikan" tambahnya.


Aku hanya menganggukkan kepalaku. Kak dimas adalah sekertarisku sejak aku SMA dia sudah mengabdi pada keluargaku sejak dia berumur 25 tahun. Umurnya sekarang sudah 36tahun. Aku pernah menyebutnya paman tapi, dia marah dan ingin aku menyebutnya kakak.


Aku mengerjakan semua pekerjaanku yang ada di atas meja kerja.


Setelah berkutat selama beberapa jam. Akhirnya pekerjaanku selesai juga. Dan saat aku akan makan siang kak edward menelpon meminta bertemu denganku di restoran milikku dekat kantor.


Saat aku datang kulihat kak edward sedang menungguku di pojok restoran.


"kakak, aku rindu sekali !" ucapku menghampirinya dan memeluknya dengan erat


"kakak juga merindukanmu cesa !" ucapnya mencium keningku

__ADS_1


Aku duduk di hadapan kak edward. Dia memberiku bunga beserta kado. kak edward meminta maaf karena kesibukkannya dia tidak bisa hadir di acara pentingku.


Pesanan kami pun datang. Ternyata kakak sudah memesankan makanan kesukaanku dan menyuapiku. Saat makan kami saling bertukar cerita dan sesekali bercanda.


Jika orang lain tidak tahu kami kakak beradik. Pasti mereka akan iri dengan kedekatan kami yang terlihat romantis.


Di sisi lain...


Regi gelisah sedari tadi dia menghubungi cesa tapi tidak diangkatnya. Dan saat sebelum jam makan siang regi bertemu dengan clientnya di restoran dekat kantor cesa. Regi berencana untuk mengajak cesa makan siang bersama.


Sungguh regi terkejut melihat istrinya datang ke restoran sambil memeluk mesra seorang pria.



Regi pun diam-diam mengintip cesa yang sedang asyik bersenda gurau dengan pria tersebut.


"oh, jadi dia sibuk dengan pria lain di belakangku sampai tidak memberi kabar padaku !


ternyata semua wanita memang sama saja " ucapnya di dalam hati


Karena, tidak tahan melihat cesa bersama pria lain. Regi pun memutuskan untuk kembali ke kantornya dengam hati yang begitu panas.


Sedangkan cesa pulang ke rumah diantar edward. Setelah pekerjaanya selesai edward berjanji untuk datang ke sini lagi bertemu dengan adik iparnya itu.

__ADS_1


Edward pun pamit meninggalkan cesa dan mencium keningnya.


__ADS_2