Akankah Cinta

Akankah Cinta
episode 28


__ADS_3

Saat aku asyik mengobrol dengan gino kulihat cesa hanya melamun saja tidak bersuara.


Aku pun berinisiatif memesan macaroon untuknya, Tapi dia masih saja diam.


"Cesa ayo buka mulutmu ?" ucapku bangkit dari tempat duduk dan menyodorkan satu macaroon pada cesa.



Cesa pun tersadar dari lamunannya.


"ini cesa macaroon untukmu cepat di buka mulutnya !" titahku sambil menggoyangkan macaroon ke hadapannya.


"terima kasih kak, cesa bisa makan sendiri !" ucapnya sambil mengambil macaroon dari tanganku


Aku hanya tersenyum padanya dan beberapa saat kemudian kulihat cesa menatapku.


"kak cesa mau ke toilet sebentar !" izinnya sambil bangkit dari tempat duduk


"mau kakak antar ?" tanyaku ikut bangkit dari dudukku


"tidak usah, cesa bisa sendiri kak !" ucapnya tersenyum dan menahanku supaya aku tidak ikut dengannya


Cesa pun pergi ke toilet dan meninggalkanku, gino dan ken di meja.


Cesa prov


Saat aku keluar dari toilet, lenganku di tarik oleh seseorang.


"ken ?" ucapku terkejut

__ADS_1


"kenapa ? kamu terkejut cesa !" tanyanya menghimpit ke dinding dan mengunci tubuhku


"apa yang kamu inginkan ?" tanyaku padanya menatap wajah kendra


"cih, apa yang akan inginkan ?


harusnya aku yang bertanya cesa.


apa yang kamu inginkan sehingga kamu bisa menikah dengan kak regi ?" ucapnya dengan nada tinggi


"maaf ken, aku terpaksa menikah dengannya karena orang tua ku yang memaksaku !" ucapku tertunduk sedih


"apa kamu tahu ? perasaanku saat tahu orang yang aku cintai menikah dengan orang lain ?" tanyanya emosi


"maaf ken, maafkan aku !" ucapku bersalah


Aku pun hanya diam mematung di depan toilet.


Sepertinya aku kehilangan sahabat dan cintaku.


Seharusnya dari awal aku sudah menjelaskannya pada ken jika aku aku menikah dengan kak regi. Bukannya menyembunyikannya dan saat semua terbongkar. Hati ken yang tersakiti juga.


Setelah menenangkan diri aku pun kembali ke tempat dudukku.


Kulihat ken tidak ada di sana.


"ayo cesa kita pulang, tadi saat kamu ke toilet kendra pulang duluan katanya dia ada urusan mendadak !" ajaknya padaku


Aku pun mengangguk dan pamit kepada kak gino.

__ADS_1


Selama perjalanan aku masih memikirkan ucapan kendra.


Sungguh aku merasa bersalah padanya. Dia menyuruhku untuk menunggunya tapi, aku malah menikah dengan orang lain.


Prov cesa end


Semenjak kami pulang dari cafe bertemu gino dan ken cesa terlihat selalu melamun.


Entah apa yang dia fikirkan saat di dalam mobil pun dia tidak banyak berbicara.


"Cesa kamu kenapa ?" tanyaku saat sampai di dalam apartemen


"ngg apa-apa kok kak !" jawabnya sambil duduk di sebelahku


"kamu jangan bohong cesa !


kakak tahu kamu nyembunyiin sesuatu " ucapku curiga


"ngg kakak sayang, cesa ngg apa-apa !" jawabnya sambil mencubit hidungku


Aku pun tersenyum dan menggelitik cesa.


"kamu yaah, beraninya mencubit hidung kakak sekarang kamu harus di hukum !" ucapku sambil mengelitiki tubuh cesa


"kak ampun....hahhaha.....kakak !" ucapnya tertawa


Cesa berlari menjauh saat dia berhasil lepas dariku. Aku pun tidak tinggal diam dan lari mengejar cesa. Kami tertawa bersama lalu cesa kembali kabur.


Sungguh dia handal dalam melarikan diri dia selalu lolos dari kejaranku. Saat aku hampir menangkapnya Dan di saat dia lengah aku memeluknya dengan erat agar dia tidak lepas dariku.

__ADS_1


__ADS_2