
Hari ini dimana aku harus berpisah dengan cesa. Karena aku harus meninggalkan cesa untuk pertama kalinya.
"yakin kamu ngg akan ikut ?" tanyaku sambil memasang wajah memelas
"ngg sayang aku banyak pekerjaan di sini, aku bakal nunggu kamu pulang kok !" ucapnya sambil tersenyum
"ya udah kalo gitu, aku pergi ya sayang
awas kamu jangan nakal di sini !" ucapku sambil memeluknya
"iya, sayang hati-hati aku menunggu kamu !
cepat pulang ya " ucapnya dengan nada menggemaskan
Aku mencium bibir cesa dan mencium keningnya lembut.
Cesa melambaikan tangannya padaku dan aku pun masuk ke dalam peasawat.
Karena perusahaan cabang mengalami masalah di luar kota aku pun harus pergi ke sana untuk membereskannya.
"nona lim apakah pesawat ini tidak bisa lebih cepat ?" tanyaku
__ADS_1
"maaf presdir ini baru saja lepas landas !" ucapnya
"kenapa lama sekali ? aku ingin cepat pulang untuk menemui istriku ?" ucapku sedih
"Astaga, sejak kapan presdir jadi bucin begini dengan istrinya ?" batin sekertaris lim
Setelah sampai di kota pontianak aku langsung menuju hotel bersama nona lim. Sungguh cuaca di sana sangatlah panas dan membuatku gerah. Aku segera membersihkan diri lalu langsung ke kantor cabang perusahaan di sana.
Saat aku datang semua mata tertuju padaku. Kulihat mereka terus memandangiku. Sungguh aku merasa risih dibuatnya.
"apa itu presdir regi ? anak pemilik perusahaan ini ?" ucap salah satu karyawan
"ternyata dia sangat tampan !" ucap temannya
Saat aku sudah berada di dalam ruangan sekertaris lim membawakanku semua dokumen perusahaan cabang ini yang ternyata banyak kekacauan di dalamnya.
"nona lim segera panggil bagian keuangan dan bagian produksi ke sini ?" ucapku
"baik tuan !" ucapnya pergi dari hadapanku
Sesaat kemudian orang yang aku cari datang kehadapanku.
"iya tuan anda memanggil saya ?" ucap laki-laki di hadapanku
__ADS_1
"kamu siapa ?" tanyaku pada mereka berdua
"saya hendra manager keuangan pak !" ucapnya
"saya joko penanggung jawab produksi !" ucapnya
"okey pak hendra dan pak joko dalam laporan ini saya melihat kejanggalan dari biaya produksi dengan produksinya !
apa anda bisa menjelaskannya ?" tanyaku dingin
Mereka seperti bingung dengan pertanyaanku.
"apa ada tikus yang berusaha memanipulasi laporan ini ?" tanyaku lagi dengan nada tinggi
Sontak kedua pegawaiku pun tersentak dibuatnya. Mereka hanya menunduk ketakutan. Dan nona lim pun datang membawa laporan jika paman candra yang sudah menggelapkan dana di perusahaan ini.
Akhirnya, mereka mengaku jika paman candra yang sudah meminta mereka mengubah laporan itu dan sebagian dana yang telah investor tanamkan modalnya di transfer ke rekening milik paman chandra.
Sungguh aku tidak menyangka jika paman chandra akan melakukan hal seperti itu. Aku meminta sekertaris lim untuk menelpon polisi lalu segera membereskannya.
Paman chandra adalah adik angkat papa dia memang suka dengan namanya wanita. Namun aku tidak tahu jika dirinya sekarang juga suka dengan uang. Sampai berani menggelapkan uang untuk wanita bayaran.
Entahlah, kekuasaan dan wanita memang salah satu kelemahan laki-laki. Setelah membereskan sebagian kekacauan perusahaan. Aku memutuskan untuk kembali ke hotel untuk beristirahat.
__ADS_1
Sungguh hari ini banyak sekali pekerjaan yang harus aku bereskan membuatku merasa sangat lelah. Aku masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhku dan berendam di bathub untuk merilekskan tubuhku.