
Seperti biasa hidupku kulewati dengan kuliah dan bekerja. Saat aku pulang ke rumah ku lihat ada seorang gadis sedang bersenda gurau dengan mamaku.
Aku pun mengucapkan salam dan menghampiri mama di dapur.
"regi pulang ma...!" ucapku dari arah pintu depan.
Mama pun menghampiriku dan aku pun mencium tangan mama
"eeh, anak mama sudah pulang...
sini mama kenalin sama anak sahabat mama, dia akan tinggal di sini karena orang tuanya pergi ke luar negeri untuk mengurus bisnisnya !" ucap mama sambil menarik tanganku
Kami pun menghampiri gadis tersebut yang sedang memindahkan masakkannya ke dalam piring.
"cesa, kenalin anak tante namanya regi !" ucap mama anisa memperkenalkan regi kepada cesa. Cesa pun menoleh dan mengulurkan tangannya pada regi yang sedang bengong melihat cesa
"hai, kak aku cesa agatha nalendra !" ucapnya dengan senyumnya yang manis bagai gula.
Aku pun menyambut uluran tangannya dan memperkenalkan diriku.
Sungguh aku terpesona melihat wajah cantik dan imutnya membuat jantungku berdetak dengan cepat.
Flashback on
Sahabat mama dan papa regi memiliki perusahaan di amerika yang sedang maju pesat. Dan mereka memutuskan untuk tinggal di sana. Sedangkan cesa tidak ingin meninggalkan indonesia. Akhirnya cesa dititipkan kepada keluarga suhendar. Karena keluarga cesa khawatir meninggalkan anak gadisnya sendiri di indonesia. Sedangkan kakak cesa tinggal di australia untuk mengurus perusahaannya.
__ADS_1
Keluarga suhendar dengan senang hati menerima cesa. Karena mama anisa ingin sekali mempunyai anak perempuan.
Flashback off
Aku pun pergi ke kamarku untuk membersihkan diri. Kulihat cesa mengekoriku dari belakang. Ternyata kamar cesa berhadapan dengan kamarku dia pun tersenyum dan masuk ke dalam kamarnya.
Saat aku turun ke bawah papa dan mama sudah menungguku di meja makan.
Lalu kami pun makan malam bersama.
"cesa mana mah ?
kenapa tidak di suruh makan bareng kita ?" tanya papa
"Tadi dia bilang sudah makan dengan temannnya !" jawab mamaku
"iya, pah...
Tadi mama sudah menyuruhnya untuk istirahat biar mama yang masak tapi, cesa bilang dia ingin masak untuk kita !" ucap mama sambil mengunyah makanannya
"sungguh anak yang baik yah ma, masakkannya pun enak sekali !" ucap papa memuji cesa
"iyah pah, menantu idaman..
iya kan regi ?" ucap sang mama
__ADS_1
Regi pun hanya tersenyum pada kedua orang tuanya.
Ternyata cesa pandai memasak dan ini semua hasil masakannya. Sungguh wanita yang sempurna batinnya.
Selesai makan regi langsung ke atas untuk ke kemarnya. Dia melihat cesa sedang ada di balkon sambil memainkan ponselnya.
Regi pun menghampiri cesa yang duduk di kursi balkon.
"hai cesa, kak regi boleh duduk ?" tanyaku
"silahkan kak" jawabnya
" kamu sedang apa ?" tanyaku pada cesa yang sedang melihat ke atas
"sedang melihat bintang sambil denger lagu !
kakak mau denger ?" tanyanya sambil menyodorkan earphone kepada ku
"boleh !" ucapku sambil mengambil sebelah earphone miliknya
Sambil melihat bintang aku dan cesa mendengarkan lagu.
Aku melihat wajahnya dari dekat, dia begitu cantik tanpa memakai polesan make up sangat natural. Apalagi saat dia tersenyum kecantikanya semakin terpancar.
Badannya pun tidak terlihat seperti anak sma pada umumnya. Dia memiliki tubuh seperti model profesional.
__ADS_1
Membuat jantungku tidak karuan melihatnya.
Karena malam semakin larut cesa pun mengajakku untuk tidur. Kami pun masuk ke dalam kamar kami masing-masing.