
Ku bangun dari tidurku dan bersiap-siap untuk mandi dan pergi ke kampus lalu ke rumah tania.
Aku pun menuruni tangga dan kulihat cesa sedang sibuk menata piring di meja makan.
Lalu aku berdiri di belakangnya saat dia asyik dengan piringnya itu.
bruggh....
"aduuh..." ucap cesa saat tubuhnya membentur ke dadaku.
Aku pun dengan sigap memeluknya takut dia terjatuh.
Mataku bertemu dengan matanya yang hitam bulat. Dan bibirnya yang merah merona alami ingin ku cicipi sekali lagi.
"kak regi, bisa lepasin cesa ?" pintanya saat tanganku masih memeluk pinggang rampingnya dan seketika lamunanku buyar.
"eh, iya maafin kakak yah !" ucapku sambil mengusap belakang kepalaku dan tersenyum padanya.
Mama pun datang membawa susu di ekori cesa yang membawa kotak bekalnya. Lalu memasukkan nasi goreng kedalamnya.
"cesa kenapa kamu bawa bekal ?" tanyaku penasaran sambil mengunyah makananku
"ini buat penjaga sekolah cesa kak " ucapnya sambil duduk di hadapanku dan memakan sandwich keju kesukaannya
"kenapa kamu repot-repot membawa bekal untuknya ?" tanyaku
cesa hanya tersenyum padaku.
"aku sayang sama kakek penjaga sekolah kak dia hidup sendiri dari aku kelas 1 sampai sekarang aku selalu membawa bekal untuknya !" ucapnya
__ADS_1
Aku pun hanya ber-oh ria tapi, dalam hati aku bangga dia memiliki hati yang baik.
Papa dan mama pun datang bergabung untuk sarapan.
"om, tante apa boleh cesa pulangnya telat ?" tanya cesa
"kamu mau kemana sayang ?" tanya mama
"cesa mau ke suatu tempat apa boleh tante ?" jawabnya
"mau di anter supir cesa ?" tanya papa
"terima kasih om, cesa naik taxi online saja " jawabnya
Aku pun beranjak dari tempat dudukku.
"regi kamu mau berangkat ?" tanya papa
"kamu kan searah dengan cesa, kamu bisa berangkat dengannya !" ucap papa
Aku pun melihat ke arah cesa
"ayo cesa bareng sama kakak " ajakku
Dia pun mengangguk dan membawa tas sekolahnya.
Aku masuk ke dalam mobil di barengi cesa.
Cesa tersenyum padaku dan aku pun memasangkan sabuk pengaman padanya.
Aroma vanila dari tubuh cesa begitu menggodaku dan saat ku tatap matanya dan beralih ke bibirnya. Ingin sekali aku mencicipinya lagi.
__ADS_1
"kak udah belum ?" tanyanya
"Eh, udah cesa maaf kakak melamun
kalau begitu ayo kita berangkat !" ucapku sambil mengusap pucuk kepalanya.
Kami pun sampai di depan sekolah cesa. Dia keluar mobil dan pamit kepadaku.
Kulihat dia dihampiri seorang lelaki berpakaian sama dengannya. Lalu mengajaknya masuk ke dalam sekolah.
Sepertinya dia sangat akrab dengan lelaki itu.
Aku pun melajukan mobilku ke kampus. Setelah kelas selesai aku pamit kepada rey dan gino untuk pergi duluan. Karena aku harus menjemput tania di rumahnya.
Saat aku datang ke rumah tania. Dia mungkin merasa kesal karena kedatangan ku yang telat. Terlihat dari wajahnya yang sedang cemberut dan memanyunkan bibirnya.
Kulihat tania begitu menggoda dengan pakaian sexynya yang membuat mataku menatap nakal ke arahnya.
" kamu kenapa princess cemberut begitu ?" tanyaku
"aku kesal karena kamu datang telat regi !" ucapnya manja
"tadi aku kuliah dulu maaf ya ?" ucapku sambil mengusap pipinya
Tania pun tersenyum dan menggelayut manja ke padaku.
Dia sengaja menggesekkan dadanya ke lenganku. Memang dia wanita penggoda
Fikirku.
to be continue
__ADS_1