Akankah Cinta

Akankah Cinta
episode 14


__ADS_3


Tidak terasa setelah kejadian itu 2 tahun telah berlalu. Aku menjadi regi yang dingin terhadap wanita dan hanya fokus dengan pekerjaanku. Usiaku sudah menginjak 24tahun.


Orang tua ku pun akhirnya menjodohkanku dengan anak perempuan sahabatnya. Karena aku tidak kunjung mengenalkan seorang wanita untuk menjadi menantu mereka.


Dan hari ini aku datang ke restoran untuk bertemu dengan calon istriku.


Aku tidak peduli dengan siapa aku akan di jodohkan. Karena kutahu jika wanita di luar sana sama saja yang hanya suka mempermainkan perasaan lelaki.


Saat aku duduk menunggu kedatangan sahabat mama dan papa aku memainkan ponselku.


"halo jeng, maaf kami telat !" ucap seorang wanita paruh baya yang terlihat sangat cantik di usianya


"iya jeng, tidak apa-apa !" ucap mama


"apa kabar pak tito !" ucapnya


"baik pak bagas, mana cesa apa dia tidak ikut ?" tanya papa


Apa aku tidak salah dengar bila papa menyebut nama cesa batinku.


"Dia sebentar lagi datang pak tito

__ADS_1


dia pergi ke toilet dulu katanya !" ucap pak bagas


"kenalkan ini anakku regi aditya suhendar


kamu tidak pernah bertemu dengannya kan ?" ucap papa


Aku pun memberi salam pada pak bagas dengan tersenyum.


"wuah, regi akhirnya kita bertemu juga ya !" ucapnya


"iya om, senang bertemu dengan om !" ucapku sambil membalas pelukkannya


Kami pun duduk dan menunggu pesanan kami datang. Saat aku sibuk dengan ponselku kembali dan kedua orang tuaku sedang asyik mengobrol. Tiba-tiba seseorang datang mengahampiri meja kami.


"selamat malam om, tante maaf cesa telat !" ucapnya sambil berdiri di belakangku.


Dia pun duduk di sebelahku, aku menengok ke arah samping melihat wanita yang ada di sampingku.


Sungguh aku terkejut ternyata dia benar cesa yang aku kenal. Tampilannya sungguh memukau dia memakai dress atas lutut dengan potongan sabrina berwana nude.


Riasan di wajahnya pun tidak terlalu berlebihan dengan rambut panjang hitam tergerai indah.


Benar-benar seperti malaikat yang turun dari khayangan. Sangat cantik dan semakin dewasa.

__ADS_1


"hai kak regi apa kabar ?" tanyanya sambil tersenyum


"emm, baik !" ucapku datar


Kami pun menyantap hidangan malam ini. Dengan orang tua kami yang membicarakan pernikahan aku dan cesa.


Dulu aku sempat menyukai cesa tapi, karena lukaku aku takut akan terulang kembali. Aku hanya mengagumi cesa tidak lebih.


Setelah sepakat seminggu lagi kami akan menikah. keluarga cesa pun pamit pulang.


Aku di suruh orang tuaku untuk mengantar cesa pulang. Karena, cesa tinggal di apartemen.


Dalam perjalan menuju apartemen cesa. Keheningan terjadi di dalam mobil. Aku fokus dengan setir mobilku sedangkan cesa melihat ke arah luar jendela mobil.


Setelah sampai di gedung apartemen. Cesa pun turun dari mobilku.


"kak regi mau mampir ?" tanyanya saat akan turun dan membuka sabuk pengaman


"lain kali aja cesa, udah malem !" jawabku


"ya udah hati-hati di jalannya yah kak !" ucapnya sambil melambaikan tangan


"iya !" ucapku datar

__ADS_1


Aku pun pulang ke rumah dan masuk ke dalam kamar lalu membersihkan diri di kamar mandi. Sepertinya aku harus berendam karena hari ini aku sangat lelah batinku.


Aku pun berendam di bathub. setelah itu aku masuk ke ruangan pakaianku dan memakai kaos beserta boxer ku lalu membaringkan tubuhku di atas ranjang. Dan tak lama aku pun tertidur.


__ADS_2