
sampai di kamar terlihat Andi yang sudah berbaring di kasur sambil memainkan ponsel.
dengan ragu bulan pun menghampiri ranjang dan perlahan ingin berbaring namun seketika Andi langsung menendang bulan hingga tersungkur ke lantai.
"kamu tidur sofa! dan jangan pernah tidur di kasur ku!"tegas Andi.
"dan ini kertas kamu harus membaca peraturan yang aku buat"ucap Andi tanpa mengalihkan pandangan pada ponsel.
bulan pun menerima nya dan duduk di sofa untuk membaca selembar kertas dari Andi.
peraturan rumah ini khusus untuk mu:
1.setiap hari wajib menyiapkan pakaian ku.
2.jangan pernah tidur di kasur walau itu di kasur Tamu pun.
3.keluar rumah lebih dari tiga jam,akan di beri hukuman.
4.untuk selalu merahasiakan pernikahan ini.
5.jangan pernah mencampuri urusan ku.
6.selalu menyambut ku saat aku pulang dari kantor pada sore hari.
7.kamu bisa makan jika aku yang memerintah.
8.jika melanggar semua peraturan ini.akan di beri hukuman tidak makan selama dua hari.
begitulah peraturan yang dibuat oleh Andi dengan sesuka hati nya.
"maaf tuan lalu bagaimana dengan pekerjaan ku di restaurant tuan?"tanya bulan.
"kamu berhenti dari pekerjaan di restaurant ku!"tegas Andi.
"baik tuan"ucap bulan patuh.
bulan pun berbaring untuk segera tidur untuk menghilangkan rasa lapar nya karena sejak pagi ia hanya minum saja,ingin makan namun Andi tak mengizinkan nya.
"siapa yang suruh kamu tidur!"ucap Andi dingin.
"aku mengantuk tuan"ucap bulan.
"kamu boleh tidur jika aku sudah tidur!"tegas Andi.
"tapi aku mengantuk tuan"ucap bulan.
"berani sekali kamu membantah perintah ku.sekarang kamu keluar dan potongkan rerumputan panjang diluar!"amarah Andi.
"tapi ini sudah malam tuan"ucap bulan sambil menyeka air mata nya.
"aku tidak suka penolakan! kamu mau aku tambah lagi hukuman nya!"ucap Andi dingin.
"tidak tuan"ucap bulan langsung beranjak bangun dan berlalu pergi untuk melaksana hukuman nya.jika menolak akan malah bertambah.
__ADS_1
setelah melihat bulan pergi Andi pun tersenyum menyeringai penuh arti.hati nya sangat bahagia karena terus memberi hukuman pada bulan.
"aku pastikan hari berganti hari kamu akan terus menderita hingga kamu merasa tidak sanggup untuk menjalan kan nya"batin Andi.
sampai di luar bulan menatap rerumputan panjang yang lumayan luas walau sebagian nya sudah rapi ya,mungkin dapat tukang potong rumput.
"Andi kenapa kamu tega padaku.di awal bertemu ku,sikap mu begitu manis padaku.namun setelah menikah semua nya berubah.kamu menikahi ku hanya karena dendam mu pada ayah ku.lantas kenapa aku yang terkena batu nya.aku pikir kamu yang akan memberiku kebahagiaan namun aku salah justru kamu malah memberiku kelanjutan penderitaan"ucap bulan sambil memotong rumput.
"ibu aku rindu ibu"lirih bulan sambil terisak menangis.
sambil menangis bulan terus memotong rumput dengan telaten.
seketika bulan pun melihat ada 1 roti terbungkus berada di rerumputan.bulan pun langsung meraih nya.
"roti siapa ini,roti nya masih terbungkus dan tak ada bekas gigitan"ucap bulan memeriksa roti itu.
"sebaik nya aku makan saja,untuk mengganjal rasa laparku"ucap bulan langsung memakan roti itu.
sementara di kejauhan seseorang tersenyum karena akhir nya bulan memakan roti nya yang sengaja ia simpan di rumput untuk bulan.karena ia tahu jika bulan belum makan.
"nona maafkan mbak tidak bisa membantu nona saat nona mendapat hukuman dari tuan.mbak hanya bisa membantu dengan memberikan roti itu untuk mengganjal rasa lapar nona"ucap mbak ria.ya,orang itu adalah mbak ria.
mbak ria pun kembali masuk karena ia takut jika ada yang memergoki nya memberi bulan makan.
setelah roti itu habis bulan pun kembali melanjutkan kan memotong rumput lagi.
tak terasa sudah tengah malam bulan baru berakhir,dengan keringat yang bercucuran bulan masuk untuk segera istirahat.
sampai di kamar terlihat Andi yang sudah terlelap tidur.
selang beberapa menit usai,bulan pun merebahkan tubuh lelah nya di sofa sambil menguap karena mengantuk.tak lama bulan terlelap tidur.
keesokan harinya bulan terbangun dari tidur nya sebelum Andi bangun,walau ia sangat mengantuk namun memang ia harus cepat bangun dari pada terkena amarah Andi.
bulan pun langsung menyiapkan pakaian kerja Andi serta dasi,sepatu.setelah selesai bulan segera membersihkan diri.
selang beberapa menit usai membersihkan diri bulan menatap Andi yang masih setia tidur.
"bangun kan tidak ya? kalau tidak pasti tuan akan telat datang ke kantor"batin bulan.
"ah bangun kan saja,toh! ini demi kebaikan nya"ucap bulan melangkah menghampir ranjang.
dengan ragu perlahan bulan menoel lengan Andi.
"tuan bangun nanti keburu siang tuan akan telat berangkat ke kantor"ucap bulan terus menoel Noel lengan Andi.
perlahan Andi membuka mata nya dan menatap tajam bulan.
"kurangajar sekali kamu membangun kan ku!"marah Andi.
"aku hanya tak mau melihat tuan telat pergi kekantor"ucap bulan menunduk.
"telat atau tidak itu bukan urusan mu! aku pemilik perusahaan jadi aku bebas berangkat kapan saja!"bentak Andi,membuat bulan tersentak.
__ADS_1
"maaf tuan"ucap bulan menunduk menangis.
skip
usai rapi dengan pakaian kerja nya Andi menyuruh bulan untuk memakai kan sepatu.dengan senang hati bulan melakukan nya.
usai.
tanpa berkata Andi berlalu pergi untuk sarapan diikuti bulan.
"tuan apa boleh aku ikut sarapan?"tanya bulan.
"tidak!"singkat Andi.
"baik tuan"ucap bulan.
"jika saja rumah ini tidak terdapat cctv mungkin aku akan memberi makan nona bulan"batin Lia.
"tega sekali tuan Andi tak membiarkan istrinya untuk makan dengan nya,bahkan tadi malam tuan menghukum nya.tuan benar benar bodoh telah memperlakukan istri baik nya dengan kasar dan penuh hukuman.suatu saat nanti mbak yakin tuan akan menyesal!"batin Mbak ria.
usai sarapan Andi pun menatap tajam bulan.
"jika ingin makan maka makan makanan yang bekas pelayan!"tegas Andi berlalu pergi.
"Nona ayo ikut mbak"ucap mbak ria.
sampai di dapur mbak ria pun memberi sepiring makan untuk bulan.
"ayo nona dimakan nanti kalau kurang ,nona bisa tambah"ucap mbak ria berani mengatakan seperti itu karena di dapur tak terdapat cctv.
"aku tidak mau mbak"tolak halus bulan.
"kenapa nona?nona kan belum makan.ini kesempatan nona untuk makan"ucap mbak ria.
"tuan menyuruh aku makan bekas pelayan jadi sebaik nya mbak atau lain nya makan,nanti sisa nya aku yang makan"ucap bulan.
"ah iya mbak ada berapa pelayan di sini?"tanya bulan yang sejak kemarin penasaran.
"di sini ada dua macam pelayan.yang pertama pelayan bagian memasak adalah mbak dan Lia.kalau untuk membersih mansion pelayan berjumlah lima"ucap mbak ria.
"sekarang nona makan lah.jangan menolak.dan nona juga tidak pantas jika nona makan bekas pelayan"ucap mbak ria.
"tapi aku takut ketahuan tuan"ucap bulan.
"tidak akan nona karena dapur ini tidak ada cctv"ucap mbak ria.
"baiklah"ucap bulan langsung memakan dengan lahap.
🌼like
🌼 vote
🌼komen
__ADS_1
🌼rate 5 bintang