Aku Bul Bul

Aku Bul Bul
bab 37


__ADS_3

"Bulan kenapa kamu bisa bersama tania?"tanya dirga.


"Dia mengajakku untuk ke mall"jawab bulan.


"Apa ada sesuatu yang aneh pada tania"tanya dirga mulai merasa curiga pada tania.


"Tidak ada, hanya saja saat perjalanan tania mengatakan sesuatu yang sudah ku duga selama ini"ucap bulan membuat dirga memberhentikan mobil nya.


"Apa itu?"tanya dirga.


"Dia mengatakan pada ku bahwa dia mencintai andi dan akan merebut andi dari ku"ucap bulan membuat dirga tak menyangka.


"Kurangajar! Tania! Aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Kamu tenang saja bulan. Aku akan selalu membantumu"ucap dirga dengan nada kesal setelah tahu tania menyukai andi


"Terimakasih dirga"ucap bulan.


"Bulan apa mungkin kejadian ini ada hubungan nya dengan tania, jujur aku merasa ada sesuatu yang aneh"ucap dirga seraya menjalan kan mobilnya.


"Ntahlah"ucap bulan.


Sesampai nya di mansion andi. Bulan langsung bergegas masuk. Sementara dirga kembali pergi untuk menemui tania.


"Tak kusangka ternyata tania yang kukenal baik ternyata adalah seorang yang kurangajar!"geram dirga.


Sesampai nya di apartement tania. Dirga langsung di persilahkan masuk oleh tania yang kebetulan baru sampai.


Di tatap nya wajah dirga yang terlihat marah membuat tania tahu bahwa dirga sudah mengetahui ia menyukai andi"pasti wanita kampung itu bercerita pada dirga!"batin tania kesal.


"Apakah yang di katakan bulan benar jika kamu mencintai andi dan akan merebut andi dari bulan?!"tanya dirga to the point dengan sorot mata marah.

__ADS_1


"Ya benar. Dan apa urusan nya denganmu. Ini hak ku untuk memperjuangkan cintaku yaitu andi"ucap tania dengan santai nya.


"Ck! Tak ku sangka kamu seburuk itu. Apa kamu buta hah!! Andi adalah suami bulan dan akan memiliki anak. Kamu tidak pantas dan tidak berhak untuk mengambil andi dari mereka!"bentak dirga emosional.


"Aku pantas dan harus merebut andi. Kamu tidak perlu mencampuri urusan ku!"ucap tania dingin.


"Jelas ini akan menjadi urusan ku. Karena andi adalah teman baik ku. Dan aku tidak akan membiar kan kamu merusak rumah tangga mereka!"ucap dirga dingin.


"Lihat saja nanti. Aku akan pasti kan bulan di ceraikan dan di buang oleh andi!"tegas tania membuat dirga langsung menampar nya.


"Kurangajar sekali kamu menampar ku!"marah tania.


"Aku pastikan itu tidak akan terjadi!! Dan mulai sekarang kita tidak lagi berteman!!!"tegas dirga belalu pergi.


"Kamu pikir aku ingin berteman denganmu. Ck! Aku lakukan itu karena aku ingin mendekati andi saja!"teriak tania masih di dengar dirga yang tak meladeni nya.


Sementara di perusahaan cabang setelah rapat andi bersama syam bergegas untuk ke lapangan untuk pembangunan sebuah gedung untuknya.


"Gedung yang setengah sudah di renovasi saya ingin akan selesai setelah 1 minggu"ucap andi.


"Baik tuan"ucap pemilik prusahaan properti


Perbincangan berakhir...andi mengajak syam untuk kembali ke apartement.


Dalam perjalanan hanya ada keheningan.sambil menatap jalan andi terlihat gelisah tak henti henti melihat ponsel karena ragu untuk menghubungi bulan.


"Kenapa dengan hatiku. Mengapa merasa tidak enak. Apa terjdi sesuatu pada bulan dan si kembar?"batin andi berusaha tenang.


"Tuan seperti nya terlihat gelisah"ucap syam sambil menyetir.

__ADS_1


"Iya syam aku juga tidak tahu mengapa merasa gelisah dan hatiku merasa tidak enak dan terpikirkan kandungan bulan"ucap andi.


"Coba tuan hubungi nona bulan"saran syam.


"Ah tidak perlu! Nanti dia ge'er lagi"ketus andi.


"Huh! Tuan masih saja gengsi"celetuk syam namun andi tak meladeni.


Sampai di apartement andi bergegas ke kamar untuk membersihkan diri.sementara syam langsung ke dapur memasak untuk tuan nya.


"Syam"panggil andi menghampiri syam.


"Iya tuan ada apa?"tanya syam.


"Ini sudah berbulan-bulan, kapan kamu akan menemukan bul-bul teman kecil ku?!"tanya andi teringat akan perintah nya.


"Maaf tuan, saya dan lainnya belum juga menemukan nona bulbul di seluruh kota baru,bahkan di kampung pun nona bulbul belum juga kembali"ucap syam seraya fokus memasak nasi goreng.


"Aneh sekali! Kenapa bulbul sangat sulit di temukan. Padahal di kota tempat kita berada sudah di telusuri tapi belum juga di temukan hufft!"ucap andi membuang nafas kasarnya.


"Tuan apa kita harus pasang foto nona bulbul saja di berbagi tempat, siapa tau nona bulbul melihat dan langsung menghubungi tuan"saran syam membuat andi berfikir.


"Kamu lakukan saja. Ini mungkin cara yang lebih baik untuk menemukan bulbul"ucap andi.


"Baik tuan saya akan memerintahkan anak buah tuan segera memasang informasi pencarian nona bulbul di berbagai tempat"ucap syam seraya memberikan nasi goreng pada andi.


"Semoga membuahkan hasil"ucap andi seraya makan.


Tak lama ponsel andi pun bunyi menandakan ada notifikasi.andi yang asik makan beralih mengambil ponsel nya dan membuka pesan dari nomor tidak dikenal.

__ADS_1


*aku tania.(sent a photo)


__ADS_2