Aku Bul Bul

Aku Bul Bul
bab 18


__ADS_3

"aku hanya ingin tidak membiar kan mu bersantai aku ingin membuat mu lelah walau hanya memasak spageti pun! dan aku juga tidak mau buang buang uang hanya untuk menyewa seseorang yang handal memasak spageti!"ucap andi beralasan.


"baiklah tuan aku akan selalu memasakan spageti untuk tuan kapan pun tuan mau"ucap bulan seraya membawa piring kotor.


"hmm"balas andi hanya berdehem saja.


bulan pun berlalu untuk ke dapur sambil tersenyum senang"Andi andi rasa gengsi mu sangat besar sehingga mengingin kan masakan ku saja harus bertele tela dengan banyak alasan"gumam bulan sambil tersenyum.


skip


bulan pun kembali ke kamar.sampai di kamar bulan berbaring di sofa sambil memain kan ponsel nya.


"haha sangat lucu sekali"tawa bulan pada isi ponsel nya.


Andi pun secepat kilat langsung melirik bulan yang tertawa.


"uhhh membuat ku terpesona"ucap bulan ntah mengapa membuat Andi merasa tak terima.


"apa dia sedang chatingan?dengan siapa?apa dengan selingkuhannya?dirga?"batin Andi bertanya tanya.


tawa bulan terus terdengar di telinga Andi.sehingga membuat Andi merasa penasaran yang luar biasa.


Andi pun menyimpan ponsel nya dan langsung menghampiri bulan.dengan cepat Andi langsung merebut ponsel bulan.


"tuan kembali kan ponsel ku"ucap bulan berusaha mengambil ponsel nya.


"aku tahu kau sedang selingkuh di belakangku!"ucap Andi dingin mendorong bulan ke sofa.


andi pun langsung melihat isin ponsel bulan dan terlihat banyak sebuah gambar yang tak lain adalah komik.ya memang bulan sedang membaca komik komedi.


merasa malu karena sudah menuduh yang tidak tidak andi pun langsung membanting ponsel bulan hingga pecah terbelah dua.ya walau pun andi tak ingin membanting nya namujn untuk menutupi rasa malu nya ya seperti ini dengan terlihat begitu garang di depan bulan.


seketika bulan terdiam meneteskan air mata nya. bagaimana tidak ponsel itu hadiah dari sang ibu saat ia berulang tahun yang ke 15.


"tuan boleh menyiksa ku.tapi jangan pernah merusak barang milikku.ponsel itu adalah hadiah dari ibu ku tapi kenapa tuan tega meembanting ponsel ku hingga pecah terbelah. apa salah ku tuan.aku sedang membaca komik bukan sedang mencari masalah pada tuan.kenapa disaat aku diam tak melakukan kesalahan malah justru tuan yang selalu mencari kesalahan.sebenci itu tuan padaku.jika memang tuan ingin merasakan kepuasan dalam membuat ku menderita lebih baik tuan bunuh saja aku supaya tuan puas karena semua nya akan impas"ucap bulan diiringi tangis.


bulan pun berlalu pergi dari kamar sementara andi tercengang karena bulan berkata seperti itu bahkan ia juga tak menyangka bulan malah justru berani pada nya.


"awas! kau anak pembunuh!"teriak andi.


bulan terus melangkah keluar dari mansion untuk pergi ke counter ponsel.dan kebetulan mansion andi tak jauh dari jalan raya sehingga berjalan pun tak masalah bagi bulan.


sampai di counter ponsel bulan langsung meminta pada pemilik counter untuk membenarkan ponsel nya.


"baiklah tuan ini uang nya.nanti setelah dua minggu aku akan kembali mengambil ponsel aku"ucap bulan seraya memberikan uang.


usai bulan pun berlalu pergi untuk kembali ke mansion.sampai di mansion bulan langsung kekamar. ditatap nya wajah tampan sang suami yang sudah terlelap tidur membut bulan bernafas lega karena bulan berfikir andi akan marah karena perkataan nya tadi yang sedikit membentak.


bulan pun berlalu ke kamar mandi untuk membasuh muka.


sementara di desa kasih syam tinggal di sebuah kontrakan yang tak jauh dari gang rumah bulan.karena ia pikir akan lebih mudah memantau rumah bulan.


"nona bulbul cepat lah kembali.jangan membuat ku mentap di desa ini.aku ingin kembali ke kota"

__ADS_1


"tetapi ada enak nya juga sih berada disini yang sejuk tidak seperti di kota sangatlah panas.dan yang enak aku tidak lagi terkena amarah tuan andi dan aku juga bisa bersantai tanpa memikirkan pekerjaan"ucap syam tertawa kecil.


usai membasuh muka bulan pun berbaring di tempat biasa nya tidur yaitu sofa.


"huh! ponsel ku rusak! lalu bagaimana jika rita dan ikbal menghubungi"


"ibu maafkan aku tidak bisa menjaga barang pemberian ibu.aku merasa bersalah pada ibu,karena aku tahu ibu membeli ponsel untuk ku dengan uang hasil kerja ibu menjadi tukang cuci pakaian keliling.maafkan aku bu aku sudah membuat ibu kecewa"ucap bulan seraya memejam kan matanya.


tak lama bulan pun terlelap tidur.


sementara andi kembali membuka mata nya karena memang ia hanya berpura tidur saja.


"kenapa aku merasa bersalah dan kasihan ya?.ah aku tidak boleh merasa bersalah ataupun iba padanya.anak pembunuh itu memang pantas mendapatkan hukuman"batin andi kembali memejam kan mata nya untuk segera tidur.


keesokan hari nya seperti biasa bulan bangun lebih dulu dari andi dan segera membersihkan diri.


usai membersihkan diri bulan langsung menyiapkan pakaian kerja untuk andi yang masih setia tidur.


sambil menunggu andi bangun bulan pun duduk sambil menonton televisi.


tak terasa sudah pukul tujuh andi tak kunjung bangun.bulan yang ragu terus berfikir untuk membangun kan andi atau tidak.


"ah jangan deh nanti aku kena marah karena berani membangun kan nya"gumam bulan.


perlahan andi terbangun dari tidur nya dan membelalakan mata nya saat melihat jam dinding pukul tujuh.


"kenapa aku tak membangun kanku bulan!"ucap andi membentak.


"ah sial sebentar lagi ada meeting di kantor"kesal andi langsung berlalu segera mandi.


"jadi serba salah"ucap bulan menggeleng kan kepala.


" sebaiknya aku siapkan bekal karena pasti tuan tak keburu untuk sarapan"pikir bulan langsung berlalu untuk ke dapur.


skip


tak butuh waktu lama kini andi sudah terlihat rapi dengan pakaian kantor nya.dengan terburu buru andi melangkah keluar dari kamar nya.


melihat andi yang menuruni tangga bulan pun segera menghampiri nya dengan membawa 2bekal.


"dua bekal untuk tuan.satu buat sarapan sekarang dan yang satunya untuk makan siang"ucap bulan.


"terima kasih"ucap andi langsung berlalu melangkah pergi dengan terburu buru.


sampai di mobilnya andi langsung melaju dan teringat bahwa ia tadi mengucap kan terimakasih pada bulan.


"ah sial! kenapa aku tak sadar mengatakan itu! pasti anak pembunuh itu mengira aku akan bersikap baik padanya"kesal andi.


sementara bulan begitu senang tak menyangka andi mengatakan terimakasih pada nya.karena memang seorang angkuh seperti andi sangatlah jarang bahkan tak pernah berkata terimakasih pada bulan walau setiap hari nya bulan selalu melayani nya dengan sangat baik.


...----------------...


"hallo readers?"ucap bulan celingak celingukan.

__ADS_1


"hey!"ucap andi mengagetkan.


"kamu mengejutkan ku andi!"kesal bulan.


"mau aku hukum karena kamu memanggil ku nama"ucap andi.


"haish! ini kan diluar cerita kita.jadi tak perlulah aku memanggil mu tuan"jengah bulan.


"oh iya aku lupa.habis nya aku senang membuatmu menderita"canda andi.


"heyy lihat saja nanti aku pastikan author akan membuat cerita selanjut nya membuat mu yang menderita sebaliknya"ketus bulan.


"aku harap tidak akan"ucap andi menjulurkan lidah mengejek nya.


"pergi kamu!"ketus bulan.


"tidak mau"tolak andi.


"pergi tidak! kalau tidak aku akan beri kamu hukuman"ucap bulan.


"kalimat 'hukuman' hanya milikku"ucap andi.


tak lama author datang sambil menggeleng kan kepala melihat bulan dan andi bertengkar.


"heyy kenapa pada bertengkar sih! apa kalian lupa dengan perintah author pada kalian"marah author membuat dua sejoli menunduk.


"maaf thor"ucap mereka.


"kita ingat kok thor.author suruh kita bilang pada readers untuk like vote dan komen"ucap bulan.


"yasudah cepat katakan!"bentak author.


"thor jangan di bentak atuh bulan nya" kasian andi pada bulan.


"kamu mau author bikin kamu yang menderita dalam cerita AKU BUL BUL."ancam author.


"hehe janganlah thor"andi cengengesan.


"yasudah cepat katakan pada readers"tegas author berlalu pergi.


"huh! author rese"kesal bulan.


"udah cepat kita harus katakan pada readers" ucap andi.


"oke.baiklah untuk para readers tercinta dan setia bulbul minta pada kalian untuk selalu LIKE VOTE" ucap bulan tersenyum manis.


"dan jangan lupa untuk RATE dan KOMEN dan beritahu jika author kita salah dalam penulisan"ucap andi tersenyum manis.


"ingat untuk like vote rate 5bintang dan juga komen ya"ucap bulan.


"dahhh kalau gitu kita pamit pergi untuk berdiskusi dengan author mengenai cerita kami.hehe"ucap andi.


"bayyy"ucap bulan.

__ADS_1


__ADS_2