Aku Bul Bul

Aku Bul Bul
bab 40


__ADS_3

"Biarkan itu menjadi kejutan. Dan aku yakin anakku sama sepertiku"ucap andi sambil fokus menonton.


Tak lama seseorang yang tak lain dirga dan tania datang mengetuk pintu. Pelayan pun langsung membukakan pintu.


Melihat kehadiran dirga dan tania membuat andi seketika menjadi dingin.


"Untuk apa kalian kemari?"tanya andi dingin.


"Andi aku ingin meluruskan kesalahpahaman. Dalam foto itu bukan seperti yang kamu kira. Foto itu sebuah kejadian yang mengancam nyawa bulan itu sebab nya aku ingin menyelamatkan bulan"ucap dirga menarik kasar tania untuk menjelaskan pada andi.


"Andi itu yang dikatakan dirga adalah kebohongan"ucap tania membuat dirga seketika emosional.


"Apa maksudmu tania!"bentak dirga.


"Andi aku harus mengatakan ini padamu. Aku tidak ingin lagi menutupi ini semua darimu. Bulan dan dirga memang memiliki hubungan di belakang mu,dan mereka menyuruhku untuk menutupi semuanya. Namun karena aku tidak tega padamu jadi aku memberitahumu"ucap tania dengan nada sedih.sementara dirga andi dan bulan menampak kan wajah marah.

__ADS_1


"Tuan yang di katakan tania itu tidak benar. Aku sungguh tidak memiliki hubungan apa apa dengan dirga. Dirga hanya ingin menyelamatkan ku saja dari penjahat waktu itu yang ingin menembak ku"ucap bulan berusaha membuat andi percaya.


"Benar yang di katakan bulan, aku hanya ingin menyelamatkan bulan saja dan tidak ada maksud lain. Andi tolong percaya pada kita. Dan kamu harus tahu dalang dari semua kejahatan ini adalah tania. Dia menjebak ku dan bulan"ucap dirga berusaha meyakin kan andi.


"Lihat andi sekarang mereka mengarang cerita, bahkan menuduhku yang tidak tidak. Andi kamu sudah melihat seperti apa foto itu dan hanya ada bulan dan dirga saja di foto itu.dan kamu harus tahu andi selama kamu tidak ada. Bulan dan dirga selalu bermesraan di luar. Bahkan jalan-jalan berdua. Apa itu pantas yang di lakukan mereka?!"ucap tania dengan berani memeluk tangan andi yang terdiam dengan wajah marah.


"Jangan pernah berani kamu mendekati suamiku!"ucap bulan lantang dan menyingkirkan tania dari andi.


Namun justru tindakan andi malah memeluk pinggang tania membuat bulan tidak menyangka dan seketika meneteskan air mata nya.


"Aku sudah tidak mempercayaimu lagi bulan!! Kamu berhianat! Kamu tidak sadar akan posisi mu!"amarah andi membentak bulan yang menangis


"Ohhh kamu membela nya ya??! Kamu ambil wanita murahan ini!"ucap andi menarik tangan bulan dan mendorong bulan pada dirga. Dengan reflek dirga menangkap nya hingga jatuh dalam pelukan nya.


"Tuan aku mohon percaya padaku. Aku setia padamu. Dan wanita ini sangat jahat ingin merusak rumah tangga kita"ucap bulan terisak menangis namun andi tak bergeming.

__ADS_1


"Andi aku tulus mencintaimu izinkan aku mendapatkan cintamu"ucap tania dengan manja memeluk andi.


"Ya tania mulai sekarang kamu adalah kekasihku"ucap andi bagai menyayat hati bulan.


"Tuan mohon jangan berkata seperti itu, aku sungguh mencintai tuan, hatiku sepenuh nya mencintai tuan. Tuan aku mohon percaya."ucap bulan bersimpuh di kaki andi sambil terisak menangis.


"Kurang aja! Kamu tania!! Aku tidak tidak akan membiarkan mu hidup tenang. Kamu sudah merusak rumah tangga bulan dan andi. Aku pastikan hidupmu tidak akan tenang selamanya!"amarah dirga membantu bulan untuk berdiri.


"Sayang aku takut"ucap tania dengan manja pada andi.


"Kamu tenang saja aku akan selalu melindungimu"ucap andi berusaha membuat bulan cemburu.


"Bulan tidak sepantas nya kamu bersimpuh pada suami kurangajarmu itu! Dan lihat dia tidak mempercayaimu jadi biarkan saja dia sadar dari penyesalan nya karena tidak mempercayaimu"ucap dirga lembut pada bulan.


"Kamu lebih kurangajar! Kamu pria tidak tahu malu, karena lancang memiliki hubungan dengan bulan yang sudah jelas berstatus"ucap andi dingin.

__ADS_1


"Dan kamu bulan! Setelah kamu lahir aku akan menceraikanmu dan aku masih berbaik hati untuk membebaskanmu pergi tapi ketika anak itu lahir mereka akan tetap bersamaku!"tegas andi membuat bulan lagi lagi menangis.


"Tuan boleh marah padaku,tapi aku mohon jangan pisahkan aku dari anak anak ku. Mereka adalah hidupku"ucap bulan tertunduk lemas.


__ADS_2