Aku Bul Bul

Aku Bul Bul
bab 33


__ADS_3

Usai sarapan andi langsung beranjak dan ingin segera pergi ke kantor namun bulan terlebih dahulu mencegah nya membuat andi merasa geram dalam diamnya.


"Ada apa?"tanya andi dingin.


"Hanya ingin mencium tangan suamiku"ucap bulan seraya mencium tangan andi dan membenarkan pakaian andi.


Andi pun langsung berlalu pergi dengan kesal setelah melihat mereka yang tersenyum.


"Kalau bukan karena sikembar aku takan sudi bulan mencium tanganku"kesal andi sambil menaiki mobilnya.


Syam yang menyetir pun menggelengkan kepala nya mendengarkan kekesalan tuan nya.


"Tuan tidak boleh seperti itu,yang nona bulan lakukan itu sangat benar"ucap syam sambil menyetir.


"Apa sekarang kamu berpihak pada anak pembunuh itu syam!"ucap andi dengan kesal.


"Ini bukan tentang berpihak pada siapa, tapi yang di lakukan nona bulan itu adalah cara menghormati tuan sebagai suaminya. Seharus nya tuan bersyukur bisa memiliki seorang istri baik dan penurut seperti nona bulan. Jangan sampai tuan menyesal karena menyianyiakan nona bulan"ucap syam membuat andi lagi lagi mencerna perkataan nya.


"Syam rasa benci ku pada ayah bulan begitu besar bahkan aku juga membenci bulan karena dia anak dari pembunuh itu. Karena ayahnya aku kehilangan ibu ku. Aku tidak bisa menerima semua ini. Aku tidak bisa hidup tanpa ibuku. Seandai nya kamu tahu syam hatiku sangat hancur tinggalkan ibuku selamanya"ucap andi dengan menunduk tak ingin memperlihat kan wajah sedih nya pada syam.

__ADS_1


"Saya mengerti tuan. Dan saya juga ikut sedih. Tetapi tindakan yang tuan lakukan pada nona bulan itu salah. Nona bulan tidak bersalah dan yang salah hanyalah ayahnya. Tidak seharus nya tuan seperti ini. Tuan belajarlah untuk mengiklaskan kepergian nyonya"ucap syam dengan lembut namun andi hanya diam saja dan belalu keluar dari mobil karena telah sampai di kantor.


Sementara di mansion andi. Setelah kepergian teman teman nya bulan kini hanya lah dirga.


"Bulan jika kamu menginginkan sesuatu katakan ya padaku.apapun itu aku akan lakukan untukmu dan si kembar. Aku juga harus menjaga mu dan si kembar agar tetap sehat. Dan jika andi berbuat kasar padamu maka katakan saja padaku biar aku yang akan mengahajar nya"ucap dirga yang begitu peduli.


"Terimakasih tapi tidak perlu berlebihan.apapun untuk sikembar aku akan meminta pada ayahnya yaitu andi"ucap bulan dengan cuek.


"Jangan salah paham. Aku hanya ingin menjagamu dan si kembar.andi sudah seperti saudaraku dan aku menyayangi andi dan juga menyayangimu termasuk si kembar juga. Mungkin bagimu aku sangat berlebihan tetapi ketika melihat sikap andi padamu membuatku tidak akan membiarkan andi dalam hidup yang salah dan menyianyiakan mu. Dan percayalah andi adalah orang yang baik meskipun sikap nya acuh. Sekarang di dalam diri andi hanya ada kemarahan dan dendam atas kepergian orangtua nya. Aku harap kamu bisa bertahan dengan andi dan sabar menghadapi andi. Aku percaya suatu saat nanti andi akan berubah dan juga mencintaimu"ucap dirga membuat bulan hati bulan tersentuh.


"Aku yakin suatu saat nanti andi akan mencintaiku.tidak peduli berapa lama aku akan terus menunggu"batin bulan.


"Dirga terima kasih atas perhatian mu. Namun aku mohon menjaga jarak padaku. Karena kamu tahu andi sangat mudah marah. Aku tidak ingin terjadi salah paham"ucap bulan.


Setelah berbincang dirga pun berpamit pergi dari mansion andi. sementara di dapur mbak ria dan lia terus menatap bulan.


"Jika saja nona bulan menikah dengan tuan dirga pasti hidup nya akan bahagia. Lihat saja mbak dari tutur kata dan sikap tuan dirga terlihat begitu baik dan tulus. Huhh!seharus nya nona bulan menikah dengan tuan dirga. Bukan dengan tuan andi yang menyebalkan itu. Kasian nona bulan terus mendapat perlakuan tidak baik dari tuan andi"kesal lia cerocos membuat mbak ria langsung menutup mulut lia.


"Hey jangan bicara seperti itu. Jangan lupa disini ada cctv,kamu mau di pecat tuan hah!"ucap mbak ria.

__ADS_1


"Hehe maaf mbak, habis nya aku kesal"ucap lia cengengesan.


~Alfian group~


gadis cantik dengan gaya nya yang begitu mewah masuk keruangan andi dengan senyum mengembang di bibir nya.


Kedatangan nya membuat andi sangat jengah dan tidak suka.


"Maaf tuan saya sudah melarang nona ini masuk keruangan tuan namun nona ini tidak mendengarkan"ucap satpam.


"Pergilah" ucap andi pada satpam


Andi pun mengacuhkan wanita itu bahkan enggan menatap nya.


"Andi apakah kamu melupakan ku?"tanya wanita itu namun andi tak bergeming justru hanya diam saja.


"Andi?"ucap lagi namun andi hanya diam saja menatap berkas berkas.


"Andi!"ucap wanita itu seraya memegang pundak andi dengan kasar andi menyingkirkan nya.

__ADS_1


"Andi aku teman mu dan dirga. Aku TANIA ROSALIN teman kuliah mu dan dirga"ucap tania dengan girang.


"Kamu teman dirga tapi bukan temanku. Aku tidak mengenal mu"ucap andi dingin.


__ADS_2