Aku Bul Bul

Aku Bul Bul
bab 15


__ADS_3

"tuan aku mohon maafkan aku....hikss....hikss"tangis bulan tersedu sedu.


lagi lagi Andi menampar nya dengan keras.


merasa sangat tak tega dan tak terima melihat bulan di perlakukan kasar Lia dan mbak ria pun langsung bersimpuh ke kaki Andi.


"tuan saya mohon jangan sakit nona bulan"ucap Lia menunduk tak berani menatap Andi.


"tuan kasihan nona bulan sangat kesakitan"ucap mbak ria.


"diam kalian! apa kalian mau ku pecat"lantang Andi dengan penuh amarah mendorong dua pelayan itu.


Andi pun menjambak rambut bulan dengan kasar sehingga membuat bulan meringis dan menangis kesakitan."jika kamu masih mau melawan ku maka kamu akan mendapatkan lebih dari ini"ucap Andi dingin.


"apa yang kau lakukan andi!"ucap seorang pria dengan tegas dan lantang.


pria itu bernama, ADIRGA GLEENISON BRAWA. pria tampan berumur 22 tahun sama seperti Andi. adirga biasa di panggil dirga.dirga adalah teman dekat Andi sejak kuliah.sikap Dirga terbilang sama dengan Andi yang dingin,namun jika Dirga melihat wanita yang di perlakukan kasar membuat nya sangat tak terima.


"kamu ini apa apaan Andi! kenapa kamu memperlakukan wanita ini dengan begitu kasar dan kejam.apa seperti ini Andi yang ku kenal!"ucap Dirga dingin seraya membantu bulan untuk berdiri.


"diam kamu dirga!! jangan pernah mencampuri urusan ku! kamu pergi dari mansion ku"ucap Andi dingin tak suka jika ada yang membela bulan.


"Andi kenapa kamu berlaku kasar pada wanita ini.memang apa salah wanita ini"tanya Dirga


"wanita ini adalah anak pembunuh.ayah nya membunuh mama ku!"bentak Andi.


sementara Dirga, Lia dan mbak ria terkejut namun mereka juga berfikir tak seharus nya bulan yang menanggung kesalahan orangtua nya.


"jika ayah wanita ini yang membunuh Tante Sarah maka kamu balas pada ayah nya bukan pada anak nya yang tidak bersalah!"bentak Dirga yang sangat tak suka melihat wanita di perlakukan kasar.


"pembunuh itu sudah ku penjarakan!"ucap Andi.


"yasudah berarti ayah wanita ini sudah mendapat hukuman.jadi kamu tidak perlu membalas pada anak nya yang tak bersalah"ucap Dirga.


"aku merasa belum puas!aku ingin membuat keturunan pembunuh itu menderita!"lantang Andi.


"kamu benar benar sangat keras kepala! menyalahkan yang tidak bersalah!jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari!"ucap Dirga dingin.


tanpa berkata lagi Andi pun berlalu ke kamar nya dengan amarah yang masih ada pada dirinya.


"tubuh mu banyak yang memar sebaiknya ayo aku antarkan kamu ke rumah sakit"ucap Dirga dengan lembut dan menatap iba pada bulan.

__ADS_1


"tidak usah tuan.terimakasih"ucap bulan menunduk dan langsung berlalu untuk ke kamar karena ia tak mau membuat Andi lebih marah.


Andi pun menatap iba pada bulan yang menaiki tangga menuju kamar.


"Lia siapa wanita itu?"tanya Dirga.


"wanita itu adalah nona bulan istri tuan andi"ucap Lia membuat Dirga terkejut.


"istri? kapan menikah nya"tanya Dirga.


"baru beberapa hari tuan"ucap Lia.


"tega sekali Andi menikahi nya hanya ingin membuat nya menderita"gumam Dirga.


"kalau gitu aku permisi"ucap Dirga berlalu pergi dari mansion Andi.


sampai di kamar bulan masuk sambil menatap sekilas Andi yang duduk di sisi ranjang sambil menatap tajam bulan.


bulan yang ketakutan akan terkena siksaan, berusaha tenang dan duduk di sofa tempat biasa ia tidur disetiap hari nya.


"puas kamu karena banyak yang membela mu!teman ku dan dua pelayan itu"ucap Andi dingin.


bulan hanya diam menunduk dengan kaki rapat dan tangan yang meremas berkeringat ketakutan.


bulan masih terdiam berusaha meredakan rasa takut nya.


"jawab aku!"bentak Andi membuat bulan tersentak kaget.


"aku tidak ingin berpisah dari tuan,aku ingin mempertahan kan pernikahan ini karena aku sangat mencintai tuan"ucap bulan menunduk ketakutan.


"bagus jika kamu tidak mau berpisah dariku.maka dengan Senang hati aku akan terus membuatmu menderita"ucap Andi tersenyum devil.


"aku sudah berfikir matang matang bahwa aku akan pergi jika tuan sendiri yang mengusir ku dan menceraikan ku"batin bulan.


"hemm maaf tuan aku ingin meminta izin pada tuan.aku ingin keluar.aku janji tidak akan lebih dari tiga jam"ucap bulan.


"untuk menemui siapa!"tanya Andi dingin.


"Rita dan Ikbal mereka mengajak ku untuk makan sate diluar"ucap bulan jujur.


"baiklah tetapi ingat kamu boleh bertemu dengan nya,namun aku melarang mu untuk makan! ingat itu.jika kamu melanggar perintah ku akan mendapat hukuman lagi!"tegas Andi berlalu pergi.

__ADS_1


"tega sekali kamu Andi,Rita dan Ikbal mengajak ku makan diluar.namun kamu sudah dulu melarang ku untuk makan"ucap bulan terisak menangis.


"aku harus segera menemui mereka.walau nanti aku tak ikut makan tak masalah yang terpenting aku datang"ucap bulan segera bersiap.


usai bersiap dengan terburu buru ia pergi karena tak mau nanti saat pulang lebih dari tiga jam.


lainhal dengan Syam yang kini sudah sampai di desa kasih menggunakan helikopter supaya cepat sampai.


syam berjalan memasuki gang sempit menuju rumah sederhana bulan.


sampai di depan rumah sederhana itu Syam langsung bertanya pada tetangga bulan yang pernah saat itu mengobrol mengenai bulan.


"apa nona bulbul sudah pulang?"tanya Syam.


"belum tuan lihat saja rumah nya saja Masih terkunci"ucap tetangga.


"baiklah Bu terimakasih"ucap Syam langsung menghubungi Andi.


📞tuan,nona bulbul belum juga kembali ke rumah nya.bahkan rumah nya saja masih terkunci


📞untuk sementara kamu tinggal lah di desa kasih,sampai bulbul kembali.maka dari itu kamu tetap lah disana sampai bulbul kembali.aku yakin bulbul akan pulang ke kampung nya


📞tapi bagaimana dengan pekerjaan di kantor


📞 kantor biarkan aku yang mengurus,kamu fokus saja dengan menunggu bulbul ku.


📞baik tuan


percakapan berakhir.


sampai di sebuah tempat makan pinggir jalan bulan langsung menghampiri rita dan Andi yang sudah menunggu nya sedari tadi.


"maaf membuat kalian menunggu lama"ucap bulan.


"tak apa.ayo duduk kita makan sate bersama.aku yang teraktir"ucap Ikbal.


"maaf aku tidak bisa, aku sudah kenyang,karena aku sudah makan tadi dirumah"ucap bulan berbohong.


"hmm baiklah tak masalah namun jika kamu ingin pesan saja ya"ucap Ikbal.


"iya"ucap bulan padahal dalam hati nya sangat ingin memakan sate bersama dengan mereka.

__ADS_1


like........vote jangan lupa guys🙏


__ADS_2