
"hey bodoh hari ini aku akan pulang,aku ingin setelah aku sampai pekerjaan ku di kantor sudah selesai"ucap andi dengan ketusnya.
"apa tuan sudah menemukan nona bul bul?"tanya syam penasaran.
"kamu sangat bodoh syam"ucap andi membuat syam tak mengerti.
"apa maksud tuan?"tanya syam.
"kamu sangat bodoh tidak mencari tahu secara ditail tentang bul bul. sekarang bul bul berada di kota baru dan disini aku merasa sia sia"kesal andi sementara syam tidak menyangka.
telepon pun langsung di matikan oleh andi.
"sekretaris syam apa yang kamu bicara kan dengan andi?"tanya bulan yang tiba tiba datang.
"hari ini tuan andi akan pulang nona"ucap syam membuat bulan tersenyum bahagia.
"kapan akan sampai?"tanya bulan.
"mungkin malam hari nona"jawab syam.
"baiklah"ucap bulan berlalu pergi sambil berlari bahagia.
"hati hati nona jangan berlari"ucap syam menggelengkan kepalanya melihat nona nya begitu senang dengan kabar kepulangan andi.
__ADS_1
malam bari tiba kedatangan andi di sambut bulan,syam dan para pelayan.
syam pun membawa masuk koper andi sementara bulan terus menampak kan senyum bahagia pada andi.
"tuan aku sangat merindukan tuan, bagaimana kabar tuan?"tanya bulan dengan senyum manis nya.
dengan tatapan sinis andi berlalu masuk tanpa menjawab pertanyaan bulan.sementara bulan hanya tersenyum kecut.
sampai di kamar andi langsung merebahkan tubuh nya di kasur ia begitu sangat lelah dalam perjalanan yang lama. tak lama bulan datang dengan membawa selembar kertas.
"tuan aku ingin memberi kabar bahagia pada tuan"ucap bulan menghampiri andi yang kini beranjak berdiri.
"ada apa katakan, aku ingin segera istirahat"ucap andi dengan dingin.
"hah?! apa maksud nya ini!"tanya andi membelalakan mata nya tak percaya.
"tuan AKU HAMIL"ucap bulan dengan wajah penuh bahagia.
"hah?!! hamil?!!"ucap andi tak percaya seketika ia terduduk di ranjang nya.
"iya tuan kita akan menjadi orangtua setelah anak kita lahir"ucap bulan menggenggam tangan andi.
"ini tidak mungkin!"ucap andi melepas kan tangan bulan.
__ADS_1
"ini pasti bukan anakku! ini anak pria lain! jangan membodohiku! kamu adalah wanita murahan jadi bisa saja ini anak pria lain"ucap andi tidak mengakui.
bulan pun tercengang dan menetes kan air mata nya mendengar perkataan andi yang sangat menyakiti hati nya. ia tak menyangka kabar bahagia yang ia kira akan membuat andi bahagia namun justru sebalik nya.
"tuan ini anak kita, hanya tuan pria yang aku cintai dan hanya tuan satu satu nya yang meniduriku"ucap bulan terisak menangis.
"aku tidak peduli! ini bukan anak ku!!"bentak andi berlalu pergi.
"tuan ini anak kita!! anak kita KEMBAR!"ucap bulan terjatuh lemas di lantai sementara andi sudah menuruni tangga tanpa mendengar ucapan bulan.
andi pun berlalu masuk ke kamar tamu yang berada di bawah dirinya sangat lelah dan ingin segera tidur.
"huh!!! aku tidak percaya itu adalah anak ku. pasti wanita murahan itu banyak di tiduri pria lain"ucap andi merebahkan tubuh nya.
keesokan hari nya usai sarapan andi langsung pergi ke kantor nya sementara bulan terus melamun di taman sambil mengelus perut datar nya.
"nona ini susu ibu hamil nya di minum"ucap lia.
"tidak lia! aku tidak berselera"ucap bulan menolak.
"nona mungkin tidak berselera tapi pikirkan si kembar, nona ingin kan si kembar sehat"ucap lia membujuk.
"kamu benar, aku ingin selalu Si kembar sehat"ucap bulan langsung minum susu bumil.
__ADS_1