Aku Bul Bul

Aku Bul Bul
bab 24


__ADS_3

Keesokan harinya kini andi sudah berada di desa kasih tepatnya tinggal di kontrakan yang syam tempati karena memang tidak ada tempat tinggal mewah untuk ia menyewa.


Pagi hari andi sudah terlihat begitu segar dan keluar dari kontrakan nya menuju rumah bulan.dalam langkah nya membuat para warga memperhatikan nya dan memuji ketampanan andi.


Sampai di depan rumah bulan,andi membuang nafas kasar nya saat melihat pintu yang masih terkunci.


Kapan kau akan kembali bulbul,aku sangat merindukanmu.batinnya.


Andi pun mengintip dari arah jendela menatap dalam rumah yang terlihat kosong hanya terlihat beberapa bingkai foto dan kursi serta meja.


Andi pun kembali ke kontrakan nya dengan penuh kecewa.


Sementara di mansion andi,bulan begitu sangat penasaran dengan teman kecil yang andi cari.namun juga hati nya begitu cemas jika andi menyukai teman kecilnya.pikiran nya begitu kacau tak henti.


"Lia boleh aku bertanya?"ucap bulan.


"Bertanya apa nona?"tanya lia.


"Apakah kamu tahu dan pernah melihat teman kecil tuan andi?"tanya bulan.

__ADS_1


"Hmm saya tidak tahu dan tidak pernah melihat,nona.karena saya dan pelayan lain nya bekerja saat nyonya sarah tiada"ucap lia dengan jujur.


"hmm aku sangat penasaran sekali,dan takkan ku biarkan suamiku di rebut oleh Wanita lain meskipun itu teman kecilnya"ucap bulan sambil berjalan menuju taman.


sambil melamun memikirkan siapa teman kecil andi,bulan pun teringat akan dirga untuk bertanya.


"apa aku harus tanya dirga ya?tapi bagaimana aku bisa keluar dari mansion ini,apalagi disini banyak cctv dan pasti sekretaris syam memantauku selalu.akh tidak jadi deh nanti akan terjadi salah paham lagi jika andi tahu aku bertemu dirga"gumam bulan sambil duduk menikmati hembusan angin.


sementara di desa kasih.andi menggerutuki kebodohan nya,bagaimana bisa dia telah melupakan membawa stok makanan untuk nya selama di desa.kesal?tentu saja tapi apa boleh buat selain membeli makanan di luar.


andi pun keluar dari kontrakan kecil itu dan menatap kanan kiri mencari seseorang untuk bertanya.


"ada apa tuan"tanya ibu itu.


"apa disini ada supermarket?"tanya andi sedikit dingin namun berusaha sopan.


"tidak ada tuan.disini adalah desa jika ingin ke supermarket itu ada di kota.disini adanya pasar"ucap ibu paruh baya.


"baiklah terimakasih"ucap andi,ibu itupun berlalu pergi.

__ADS_1


"hmm aku tidak pernah kepasar,dan tidak mungkin pria setampan ku datang ke pasar yang kumuh"ucapnya dengan sombong.


andi pun merogoh ponselnya menelepon syam meminta dikirimkan stok makanan untuknya.


"maaf tuan saya tidak bisa mengirimkan makanan untuk tuan karena saya dikantor sedang sibuk mengurus pekerjaan tuan"ucap syam menahan tawanya


"biarkan saja tuan terbiasa hidup di desa dan pergi ke pasar karena itu yang aku kerjakan di desa dan tuan juga tidak memperhatikan ku selama di desa"batin syam dengan jahilnya.


"apa sekarang kamu membangkang atas perintahku hah!jika kamu tidak bisa maka suruh anak buah ku yang lain untuk mengirimkan aku makanan!"ucap andi dengan dingin.


"maaf tuan semua anak buah tuan juga sibuk bekerja di kantor tuan dan akan lembur hingga malam"ucap syam beralasan.


"jangan berbohong mereka tidak ku pekerjakan di kantor tetapi hanya menjaga keamanan di rumah saja"kesal andi.


"saya tidak berbohong tuan hari ini mereka saya pekerjakan di kantor tuan karena banyak karyawan tuan izin"ucap syam menahan tawanya.


dengan kesal andipun mematikan teleponnya tanpa berkata lagi.sementara syam tetawa terbahak bahak karena kejahilannya dan kebohongan nya.


maaf author baru up karena author sibukπŸ™πŸ™πŸ˜˜

__ADS_1


jangan lupa like vote dan favoritkan karya authorβ€πŸ™πŸ™πŸ˜β€πŸ˜˜


__ADS_2