
sesampai nya di ruangan nya andi di sambut dengan senyum sekretaris syam.
"kenapa tersenyum?kamu gila?"ucap andi dingin seraya duduk.
"saya tidak gila tuan, saya turut bahagia dengan kehadiran calon penerus keluarga alfian.selamat ya tuan,tuan akan menjadi ayah"ucap syam dengan sopan nya.
"jangan mengarang syam! itu bukan anak ku"ketus andi membuat syam terkejut.
"kenapa tuan berbicara seperti itu?"tanya syam tidak percaya.
"bulan itu wanita murahan jadi tidak mungkin itu adalah anakku"ucap andi.
"aku percaya 100% itu adalah anak tuan karena selama ini disaat tuan disini, nona bulan selalu ada dan tidak pernah keluar mansion tanpa seizin tuan dan saat tuan berada di desa pun saya selalu memantau nona bulan dan nona bulan tidak sama sekali keluar dari mansion karena selalu menunggu kepulangan tuan, dan saya percaya nona bulan adalah wanita baik dan tidak mungkin melakukan hal buruk"ucap syam tak habis fikir dengan tuan nya.
andi pun mencerna perkataan syam yang menurut nya ada benar nya juga.toh saat pertama ia tidur bulan masih perawan dan dia pria pertama yang mengambil mahkota yang selama ini bulan jaga.
"jadi apa yang harus aku lakukan?"tanya andi dengan polos nya membuat syam tersenyum dan berfikir tuan nya telah di beri kesadaran.
__ADS_1
"nona bulan sedang hamil dan ibu hamil butuh perhatian dan kasih sayang.dan jangan membuatnya lelah ataupun marah dan selalu bersikap sabar pada nya,jangan membentak ataupun memarahi nya.dan selalu turuti keinginan nya dan yang paling penting adalah selalu buat nona bulan terus heppy" ucap syam.
"kenapa kamu sok tahu! kamu seperti sudah mengalami nya saja"ketus andi.
"tuan saya mendengarkan penuturan dokter kandungan karena saya yang mengantar kan nona bulan ke dokter kandungan"ucap syam.
"hmmm baiklah"ucap andi dengan malas.
"semoga hadirnya si kembar membuat cinta tumbuh pada hati tuan andi untuk nona bulan"batin syam.
"kenapa kalian tidak memberitahu aku jika penerus keluarga alfian telah hadir!"ucap seorang pria tak lain adalah dirga.
"heyy bisa kah wajah mu di kondisi kan?! selalu saja ketus"kesal dirga.
"pergi dari sini aku malas melihat wajahmu"usir andi pada dirga.
"aku tidak ingin pergi. dan kehamilan bulan adalah urusan ku juga karena baby yang di kandung adalah keponakan ku dan aku akan menjadi uncle tampan mereka"ucap dirga dengan bangga nya.
__ADS_1
"lebih baik aku pergi dari sini aku malas melihatmu"ketus andi berlalu pergi dari ruangan nya.
"syam ada berapa penerus keluarga alfian?"tanya dirga dengan senang.
"ada 2 tuan"ucap syam membuat dirga dibuat semakin bahagia.
"wowπ³ si andi ternyata boleh juga, bisa unggul 2 poin"ucap dirga membuat syam tertawa.
"ya begitulah tuan mungkin mereka rajin berusaha mencetak si kembar"ucap syam diiringi tawa.
"hey kamu pikir keponakan ku itu barang di cetak"dirga menjitak syam.
"lalu kenapa tuan mengatai si kembar 2 poin? si kembar kan bukan permainan"balas syam.
"i-tu terserah aku wleeπ"ucap dirga menjulur kan lidah nya dan berlalu pergi.
"huh!! dasar si pemimpin perusahaan doyan keluyuran di perusahaan orang"ucap syam mengejek setelah dirga pergi.
__ADS_1
***LIKE VOTE DAN FAVORITE KANπππ
JANGAN LUPA KASIH HADIAH YAπππ***