Aku Bul Bul

Aku Bul Bul
bab 50


__ADS_3

"Benarkah??terimakasih tuan telah mencintaiku"ucap bulan dengan senang mengecup pipi andi.


"Lancang sekali kamu menciumku!"ucap andi melepas pelukan nya.


"Memang tidak boleh?"tanya bulan.


"Ya tidak boleh!"ketus andi.


"Hmm tidak masalah yang terpenting tuan mencintaiku"ucap bulan dengan senang.


"Tapi kamu harus ingat meskipun aku memang mencintaimu bukan berarti kecurigaan ku tentang perselingkuhan mu dan dirga hilang begitu saja. Aku masih mempercayai tania dan keputusan itu masih dan belum berubah"ucap andi langsung memunggungi bulan.


Bulan pun dengan berani memeluk andi kembali"ya tuhan aku mohon bantu aku untuk menyakinkan suamiku. Aku tidak memiliki bukti apa apa. Tapi aku mohon dengan kuasa mu. Dan aku tidak ingin di pisahkan dari anak anakku"batin bulan.


Keesokan hari nya di meja makan.mereka tengah asik sarapan namun seketika terhenti karena kehadiran tania.


"Sayang"ucap tania memeluk andi.


"Haduhh! Bagaimana ini!"batin andi.


"Eeee dia teman ku. Biasalah dia suka bercanda"ucap andi berbohong.sementara tania belalakan mata nya.


Andi pun menarik tania keluar dari mansion"kamu pergilah dari mansionku"ucap andi dingin.


"Andi aku ini kekasihmu kenapa kamu tega mengusirku"ucap tania tak menyangka.

__ADS_1


"kamu bukan kekasih ku. Sekarang kita tidak memiliki hubungan apa apa,kamu bisa pergi sekarang"usir andi.


"Andi kenapa kamu seperti ini??! Aku benar benar mencintaimu"ucap tania terus menggenggam tangan andi.


"Tapi aku tidak mencintaimu. Selama ini sikap ku padamu hanya karena ingin membuat bulan cemburu itu saja"ucap andi menyingkirkan tangan tania.


Andi pun kembali masuk ke dalam dan menutup pintu nya tanpa memperdulikan tania yang begitu sangat marah.


"Lho andi dimana temanmu"tanya farah menatap andi yang kini kembali bergabung.


"Dia kembali pergi"ucap andi kembali menyantap sarapan nya.


Usai sarapan terdengar suara dirga yang mengetuk pintu. Dengan cepat farah membuka kan pintu.


"Ibu ayo kita pulang"ucap dirga.


"Ibu bisa kok sering sering datang kesini"ucap bulan membuat farah tersenyum.


"Baiklah kalau gitu ibu pamit pulang"ucap farah mencium kening bulan dan dengan sopan bulan dan andi mencium tangan farah.


Sementara di apartement tania begitu marah hingga mengacak semua isi kamar nya. Ia benar benar tak menyangka tanpa sebab andi memutuskan hubungan dengan nya.


"Andi aku sangat mencintaimu!!!"teriak tania mengelap air mata nya.


"Aku tidak akan menyerah untuk mendapatkan mu seutuh nya andi!,apapun itu akan aku lakukan untuk bisa bersama mu selamanya!"tegas tania.

__ADS_1


Di desa kasih syam begitu kesal setelah tahu bulbul telah kembali ke kota baru. Sehingga ia pun kesal juga pada tetangga bulbul yang tak memantau bulbul.


Syam pun kembali pergi untuk kembali ke kota baru dengan pasrah memberi kabar ini pada tuan nya.


"Tuan pasti kecewa tak membawa nona bulbul padanya"gumam syam kesal.


Di mansion andi.


Setelah kepergian farah dan dirga. Andi mengajak bulan untuk kekamar.bulan yang merasa keheranan hanya menurut pada andi yang menuntun nya ke kamar.


Sampai di kamar andi terdiam menatap bulan"apa aku harus mengatakan nya???tapi aku gengsi! Namun aku sangat ingin"batin andi.


Bulan yang menatap andi seperti sedang berfikit membuat nya mengernyitkan dahi tak mengerti.


"Tuan ada apa?"tanya bulan.


"Bulan....emmmn...anu"ucap andi gugup.


"Anu apa tuan?"tanya bulan di buat penasaran.


"A-ku mau itu"ucap andi berusaha berani.


"Mau?" Tanya bulan menatap andi yang menatap nya dari bawah hingga atas.


Bulan pun akhir nya peka dan mendorong andi hingga jatuh ke kasur.entah kenapa semenjak mengandung membuat bulan sangat liar di atas ranjang membuat andi selalu puas karena nya.

__ADS_1


"Huh! Akhir nya dia peka"batin andi senang.


__ADS_2