Aku Bul Bul

Aku Bul Bul
bab 7


__ADS_3

sampai di ruang rawat Amira,bulan seketika meneteskan air mata nya menatap Amira yang begitu sangat pucat dan belum sadar kan diri.


"ibu,bulan janji akan lebih kerja keras mendapatkan uang untuk kesembuhan tumor ibu.tak peduli harus melewati rintangan apapun.yang pasti untuk ibu apapun aku lakukan"ucap bulan mengelap air matanya.


keesokan harinya Amira sudah sadar dan meminta untuk segera pulang,ia takut jika biaya rumah sakit akan bertambah karena dirinya yang terus berada di rumah sakit.


dokter pun mengizinkan nya untuk pulang.


sesampai nya dirumah sederhana bulan dengan perlahan membantu Amira untuk berbaring.


"Bu,ibu baik baik ya di rumah, bulbul ingin mencari pekerjaan"ucap bulan.


"iya sayang,maafkan ibu ya karena sudah merepotkan mu"ucap Amira.


"jangan bicara seperti itu bu.aku ini anak ibu dan aku harus berbakti pada ibu.jadi apapun yang menyangkut ibu aku akan lakukan"ucap bulan mencium tangan Amira.


"baiklah bulbul hati-hati ibu akan terus mendoa kan mu supaya mendapat pekerjaan lagi"ucap Amira tersenyum.


usai berpamit bulan pun segera pergi.


sepanjang perjalanan di angkutan umum.bulan menatap tiap tiap pinggir jalan dan mencari pekerjaan yang cocok untuk nya dan dengan gaji yang lumayan.


tak lama terlihat sebuah restaurant yang tampak ramai.


bulan pun turun dari angkutan umum dan tak lupa untuk membayar.


sementara seorang pria berkacamata hitam tersenyum Devil saat tak sengaja melihat bulan.


pria itu adalah Andi yang hendak mengunjungi restaurant nya.


ya,selain memiliki perusahaan Andi juga memiliki berbagai restaurant dan hotel yang ia niatkan untuk Sarah namun Tuhan berkehendak lain Sarah sudah dulu pergi dengan cepat.


"pasti anak pembunuh itu ingin melamar pekerjaan di restaurant ku"tebak Andi menatap sebuah map yang bulan bawa.


Andi pun segera menemui resepsionist dan mengatakan jika ada seorang wanita melamar pekerjaan maka untuk mengatakan nya menemui nya.


sampai di dalam restaurant bulan pun menghampiri resepsionist untuk bertanya.


"maaf nona apa di restaurant besar ini ada lowongan pekerjaan?"tanya bulan dengan sopan.


"ada nona.mari saya antar untuk keruangan pemilik restaurant ini"ucap resepsionist mengantarkan bulan keruangan Andi.


sampai diruangan Andi,bulan di persilahkan masuk sementara resepsionist tadi kembali ketempat nya.


"silahkan duduk"ucap Andi dingin.


bulan pun menurut


"katakan siapa namamu?"tanya Andi dingin.


"nama saya bulan gutama. tuan"ucap bulan


"apa kamu sudah berpengalaman menjadi seorang pelayan?"tanya Andi.


"sudah tuan"ucap bulan dengan sopan.


"baiklah saya terima kamu bekerja disini"ucap Andi membuat bulan seketika tersenyum senang.

__ADS_1


"terimakasih tuan"ucap bulan sangat bersyukur.


"namaku Andi Alfian dan panggil aku tuan Andi"tegas Andi.


"nama tuan Andi sama seperti teman ku Pian kenapa aku jadi teringat Pian ya,dimana dia sekarang"batin bulan.


"baik tuan"ucap bulan.


"kau boleh mulai bekerja sekarang juga"ucap Andi memberikan kaos khusus pelayan restaurant nya.


"baik tuan"ucap bulan berlalu pergi dari ruangan Andi.


"kenapa melihat senyuman anak pembunuh itu, membuat ku teringat akan bulbul teman ku.dimana sekarang kamu bulbul? apa jangan jangan wanita itu adalah bulbul?ah tidak mungkin itu bulbul,bulbul orang yang sangat baik dan pasti keluarga nya adalah keluarga baik baik.semoga syam secepat nya menemui mu bulbul"batin Andi.


"aku harus bisa menaklukan hati wanita itu dan memiliki nya,dan aku akan membalas apa yang ayah mu lakukan pada mama ku!"ucap Andi tersenyum devil.


sementara bulan kini tengah menerima dan mencatat para pengunjung yang memesan makanan.


"ingin memesan apa nyonya tuan?"tanya bulan dengan ramah


"saya pesan Not So Poor Man's Pizza dan Faberge Chocolate Pudding"


"lalu tuan?"tanya bulan


"Golden Opulence Sundae saja"


"oke baiklah pesanan akan segera datang"ucap bulan berlalu pergi untuk menyerahkan catatan pesanan pada bagian dapur.


tak terasa siang hari tiba para karyawan restaurant beristirahat sejenak untuk makan siang.


bulan yang diam tak memiliki teman seketika seorang wanita cantik seperti nya yang juga bekerja di restaurant datang dengan senyum mengembang menghampiri bulan.


"namaku bulan"ucap bulan sedikit canggung.


"baiklah bulan ayo kita ke kantin untuk makan siang"ajak Rita.


"iya"ucap bulan menyetujui.


namun saat mereka hendak pergi ke kantin sudah dulu Andi datang memanggil bulan.


"ada apa tuan?"tanya bulan menunduk.


"ayo ikut dengan ku, kita makan siang bersama di ruanganku saja"ucap Andi menggenggam tangan bulan dan sontak membuat bulan terkejut dan malu karena banyak para karyawan lain nya yang melihat.


"kamu pergilah"ucap Andi dingin.


Rita pun segera pergi bersama teman lain nya.


"maaf tuan tolong lepaskan tangan saya"ucap bulan merasa tak enak dan malu.


Andi pun langsung melepas nya.


"ayo ikut dengan ku keruangan ku"ucap Andi berlalu diikuti bulan.


para karyawan pun langsung bergosip mengenai yang mereka lihat tadi.dan mereka juga begitu iri pada bulan.


sampai di ruangan Andi,Andi pun mempersilah bulan duduk.

__ADS_1


dan tak lama pelayan datang membawa makan siang untuk Andi dan bulan.


"maaf tuan saya ingin makan di luar saja bersama teman saya"ucap bulan.


"aku tidak suka penolakan.apa mau kamu ku pecat"ucap Andi.


"tidak tuan"ucap bulan.


"maka dari itu mulai sekarang setiap makan siang kamu harus bersama ku"ucap Andi tegas.


"iy-a tuan"ucap bulan pasrah karena ia tak mau di pecat Andi.


"makanlah jangan malu malu"ucap Andi tersenyum palsu.


selang beberapa menit mereka pun usai menghabis kan makan siang nya.


"terima kasih tuan kalau gitu saya permisi untuk lanjut bekerja"ucap bulan.


"nanti dulu aku ingin mengobrol sebentar dengan mu"ucap Andi.


bulan pun kembali duduk sambil menunduk.


"jangan terus menunduk nanti bisa bisa saat jalan kamu menyeruduk orang"ucap Andi membuat bulan tak lagi menunduk.


"bulan dimana rumahmu?"tanya Andi.


"tak jauh dari sini tuan.di jalan merpati tuan"ucap bulan.


"tinggal bersama siapa kamu dirumah?"tanya Andi yang sangat ingin mengetahui seluk beluk bulan


"saya hanya tinggal bersama ibu saya saja tuan"ucap bulan.


"kenapa tuan Andi begitu sangat kepo dengan ku.huh! untung saja dia bos ku coba kalau bukan! saat ini juga aku enggan bersama nya atau pun berbicara dengan nya"batin bulan kesal.


oh.baiklah apa aku boleh meminta sesuatu padamu"tanya Andi.


"apa tuan?"tanya bulan.


"bicara lah layak nya seorang teman jangan seorang bos dan karyawan nya.kamu mengerti kan maksud ku.namun tetap lah panggil aku tuan"ucap Andi.


"saya- maksudku aku mengerti tuan"ucap bulan menahan rasa kesal pada bos nya.


"ah iya apa kau sudah memiliki kekasih?"tanya Andi.


"aku tidak punya kekasih tuan,aku hanya ingin fokus bekerja saja"ucap bulan.


"oh,kalau gitu kau lanjut lah bekerja dan semangat!"ucap Andi tersenyum.


"iya tuan"ucap bulan langsung berlalu pergi.


sampai di luar ruangan andi.bulan pun bernafas lega karena dapat pergi dari ruangan itu.


"bos menyebalkan! kenapa tuan Andi ingin tahu sekali urusan pribadi ku!memang nya apa urusan nya dengannya"kesal bulan menghampiri rita.


🌼like


🌼vote

__ADS_1


🌼komen


🌼 rate 5 bintang


__ADS_2