
"Rita maaf kan aku karena tidak jadi makan siang bersama mu"ucap bulan merasa bersalah.
"ah tidak apa apa bulan"ucap Rita tersenyum.
"hai"ucap seorang pria bernama Ikbal yang juga seorang karyawan.
"bulan perkenalkan dia namanya ikbal"ucap rita
mereka pun berjabat tangan.
"Ikbal"ucap Ikbal memperkenalkan diri.
"bulan"ucap bulan dingin.
"seperti nya aku baru melihat mu,apa kamu baru bekerja disini?"tanya Ikbal.
"iya"singkat bulan dingin.
author mau kasih tahu kenapa bulan bersikap dingin pada pria,karena sejak kecil bulan tidak pernah bergaul dengan pria seumuran nya kecuali dengan Andi yang bertemu hanya sesaat saja.
"oh iya bulan kamu itu orang paling beruntung loh bisa di ajak makan siang dengan tuan Andi.padahal sudah bertahun tahun karyawan wanita yang mengagumi tuan Andi sangatlah ingin di ajak tuan Andi makan siang atau pun dekat dengan Tuan Andi seperti mu.namun aku tak menyangka kamu wanita pertama yang dapat mudah berdekatan dengan tuan andi"ucap Rita.
"wanita pertama?! yang benar saja"ucap bulan tak percaya.
"aku berkata jujur,tuan Andi itu terkenal dengan kehebatan nya dalam berbisnis sehingga banyak di kenal para pebisnis bahkan orang kecil pun tahu siapa itu tuan andi.dan tuan Andi juga terkenal dengan sikap dingin nya dan tidak pernah dekat dengan wanita manapun.walau banyak wanita yang mengejar nya namun tuan Andi selalu mengacuhkan nya.tapi sekarang tuan Andi dekat dengan wanita yang tak lain adalah kamu bulan.kamu wanita pertama yang di dekati tuan Andi"ucap Rita yang ikut senang.
"tapi aku sama sekali tak merasa senang,justru aku merasa tak nyaman berdekatan dengan tuan andi"ucap bulan.
"kamu harus berhati hati dengan tuan Andi bulan.karena setauku tuan Andi itu orang nya keras,apalagi jika perintah nya di bantah"ucap Ikbal.
"Rita aku jadi takut"ucap bulan merasa risih dengan Andi.
"kamu tenang saja ya selama kamu tak membuat masalah kamu aman aman saja"ucap Rita.
"benar apa kata Rita,kamu harus bersikap tenang karena kamu kan tidak melakukan kesalahan apa apa pada tuan Andi.
"aku tidak akan bersikap kasar pada mu bulan"ucap Andi yang tiba tiba datang sehingga membuat Rita dan Ikbal menunduk takut.
"maaf tuan"ucap Rita dan Ikbal.
"kalian lanjutkan pekerjaan kalian"ucap Andi tegas.membuat Rita dan Ikbal langsung melanjutkan pekerjaan nya.
bulan pun terus menunduk dengan rasa sedikit takut pada Andi.
"sudah ku katakan jangan terus menunduk"ucap Andi mengangkat dagu bulan.
"maaf tuan aku lancang membicarakan tuan"ucap bulan.
__ADS_1
"tak apa aku mengerti kok karena kita belum mengenal lebih dalam"ucap Andi.
"tuan kalau gitu aku permisi untuk lanjut bekerja"ucap bulan.
"tinggalkan dulu pekerjaan mu.ayo ikut aku ke perusahaan ku.apa kamu tahu perusahaan Alfian group?"tanya Andi.
"aku tidak tahu tuan"ucap bulan.
"baiklah maka dari itu kamu ikut dengan ku supaya kamu tahu seperti apa perusahaan ku"ucap Andi tersenyum.
"pamer"batin bulan merasa kesal.
"iya tuan"ucap bulan hanya pasrah saja dan menuruti keinginan bos nya.
Andi pun menggenggam tangan bulan sambil melangkah menuju parkir mobilnya.
"ayo masuk"ucap Andi dengan manis membuka kan pintu untuk bulan.
skip
sesampai nya di perusahaan Alfian group.kedatangan Andi membuat para karyawan nya menunduk hormat dan juga para karyawan begitu sangat tak menyangka melihat Andi bergandeng tangan dengan seorang wanita yang berpenampilan seperti biasa.
Syam yang melihat pun mampu menebak maksud yang di lakukan tuan nya.
"aku tak tahu apa yang akan tuan Andi lakukan pada anak pembunuh itu,setelah tuan Andi dapat memiliki nona bulan.maafkan aku nona bulan karena tak dapat berbuat apa apa suatu saat nanti jika nona sudah menjadi milik tuan andi"batin Syam merasa iba pada bulan.
sampai diruangan khusus Presdir Andi mempersilah kan bulan untuk duduk.
"sangat besar tuan"ucap bulan.
"ah iya bulan aku ingin mengatakan sesuatu padamu"ucap Andi bersimpuh di kaki bulan.
"tuan jangan bersimpuh.rasanya tidak pantas tuan bersimpuh di kaki ku"ucap bulan.
"bulan sejak pertama melihat mu aku mulai menyukaimu,aku jatuh cinta padamu"ucap Andi penuh kepalsuan.
bulan pun terkejut tak menyangka jika Andi jatuh cinta padanya.
"bulan mau kah kamu menjadi istriku"ucap Andi mengeluarkan sebuah cincin.
"maaf tuan,kita baru saja kenal.aku tidak bisa dengan asal menerima.dan aku juga tidak menyukai tuan atau pun jatuh cinta dengan tuan"ucap bulan.
"baiklah tak apa tapi izinkan aku membuatmu jatuh cinta pada ku"ucap Andi menatap lekat bulan.
bulan pun hanya terdiam tak tahu harus mengatakan apa.
"bagaimana?"tanya Andi lembut.
__ADS_1
"i-ya tuan"ucap bulan pasrah dan gugup.
tanpa meminta persetujuan Andi pun memasang kan cincin pada jari manis bulan.
"sekarang tersenyum lah sedari tadi wajah mu selalu datar"ucap Andi.
bulan pun tersenyum terpaksa.
"takdir apa yang engkau berikan padaku?sehingga di pertemukan dengan pria seperti nya yang seenak jidat nya meminta namun tak mau mendengarkan kritik atau pun penolakan"batin bulan.
"nah gitu dong.kalau senyum kan terlihat cantik dan manis"ucap Andi membuat bulan blusshing.
siapa coba yang tidak baper di puji seperti itu.
"setelah anak pembunuh ini menjadi istriku,aku pastikan hidup nya akan menderita melebihi apapun"batin Andi sambil tersenyum pada bulan.
tak lama Syam pun datang membawa kan minuman untuk Andi dan bulan namun aneh nya hanya satu gelas saja.
"ayo di minum"ucap Andi.
bulan pun menurut dan meminum minuman segar itu.
usai minum tersisa setelah minuman pada gelas itu.tanpa meminta persetujuan Andi pun meminum nya tepat bekas bibir bulan.
"tuan itu bekasku"ucap bulan.
"tak apa aku senang meminum bekas mu"ucap Andi.
"tapi-"ucap bulan terpotong Andi.
"ayo aku antarkan mu pulang ini sudah sore hari"ucap Andi.
"tapi pekerjaan ku di restaurant bagaimana tuan?"tanya bulan.
"ah iya aku lupa memberi tahu mu bahwa restaurant ku akan buka pagi hari dan tutup di sore hari.tidak sampai malam"ucap Andi.
bulan pun hanya ber oh
"sekarang ayo aku antarkan mu pulang"ucap Andi menggenggam tangan bulan.dan lagi lagi membuat bulan merasa tak nyaman karena risih terhadap Andi.
namun ia tak berdaya ia lebih mementingkan pekerjaan nya untuk menghasilkan uang supaya dapat membeli obat untuk sang ibu.
"aku selalu menuruti saja permintaan tuan Andi karena aku takut di pecat dari pekerjaan ku.aku sangat membutuhkan uang untuk membeli obat untuk ibu"batin bulan kini sudah berada di dalam mobil Andi.
🌼like
🌼vote
__ADS_1
🌼komen
🌼 rate 5 bintang