
"di sini ada dua macam pelayan.yang pertama pelayan bagian memasak adalah mbak dan Lia.kalau untuk membersih mansion pelayan berjumlah lima"ucap mbak ria.
"sekarang nona makan lah.jangan menolak.dan nona juga tidak pantas jika nona makan bekas pelayan"ucap mbak ria.
"tapi aku takut ketahuan tuan"ucap bulan.
"tidak akan nona karena dapur ini tidak ada cctv"ucap mbak ria.
"baiklah"ucap bulan langsung memakan dengan lahap.
sesampai di perusahaan Alfian group.andi sapa ramah para karyawan walau Andi tak meladeni nya.dan terus saja melangkah memasuki lift dengan gaya cool nya.
sampai di ruangan nya Andi duduk di kursi kebesaran nya sambil mengingat ingat wajah bulbul saat pertama bertemu dengan nya
"dimana kamu bulbul,sudah lama orangku mencari mu tapi tak kunjung menemui keberadaan mu"ucap Andi meraih dan menatap selembar foto kecil bulan.
tak lama Syam pun datang menghadap Andi langsung.
"katakan ada kabar apa mengenai pencarian bulbul ku"tanya Andi dingin.
"maaf tuan saya belum bisa menemukan nona bulbul"ucap Syam menunduk.
"baiklah kau lanjutkan pekerjaan mu"kecewa Andi.
"tuan saya ingin memberi tahu tuan jika ada yang mencari tuan"ucap Syam.
"suru dia masuk"ucap Andi dingin.
"baik tuan"ucap Syam berlalu pergi.
tak lama seorang pria datang.
"pagi tuan"
"silahkan duduk"ucap Andi.
"perkenal kan nama saya haris,dari perusahaan properti,apa benar perusahaan tuan tengah dalam pembangunan proyek villa di puncak?"ucap haris.
"iya"ucap Andi dingin.
"saya ingin bekerja sama dengan perusahaan tuan, perusahaan saya akan menyiap kan segala macam properti yang tuan butuh kan untuk proyek tuan,dan tentu nya saya akan memberi kan harga yang maksimal"ucap Haris.
__ADS_1
"benarkah?akan memberi harga maksimal?baik lah saya Setuju dan menerima kerjasama dengan anda,namun jika properti yang saya minta tak sesuai maka kerja sama akan berakhir"ucap Andi dingin.
"terimakasih tuan saya janji akan memberikan yang terbaik untuk proyek tuan"ucap haris.
"ya saya harap begitu"ucap Andi dingin.
"baiklah tuan kalau gitu saya permisi,dan ini kartu nama saya dan perusahaan saya,jika berkenan tuan datanglah"ucap Haris berjabat tangan.
"iya"ucap Andi berjabat tangan.
sementara di mansion Andi,bulan tengah duduk sendiri di teras sambil menikmati hembusan angin.ia tak henti meneteskan air mata nya mengenai takdir nya.
"aku kira Andi benar benar sangat mencintaiku,namun aku salah.yang semua Andi lakukan semua nya adalah kepalsuan,kenapa dulu aku sangat bodoh termakan omongan manis nya hingga aku mencintai nya.
aku benar benar sangat tak menyangka sejak kecil aku sangat mengharap kan sebuah kebahagiaan dan aku berharap akan ada seseorang yang mencintai ku dan membuat ku bahagia,namun kenyataan semua harapan itu pupus,aku mengira Andi adalah orang yang akan membuat ku menghilang kan rasa penderitaan sejak kecil yang pernah aku alami.
dan aku mengira Andi adalah orang yang akan menjaga ku, mencintai ku dan memberi kebahagiaan untuk ku.namun justru kebalikan nya,andi lah yang akan menerus kan penderitaan sejak kecil ku.
apakah aku tetap harus diam disini?dan menerima semua penderitaan ini?jujur rasanya sangat berat jika aku meninggal kan Andi,aku Sangat mencintai Andi,aku sudah terlanjur mencintai nya dan tak bisa tanpa nya"ucap bulan sambil terus menetes kan air mata nya.
"nona"ucap dua orang wanita yang tak lain mbak ria dan Lia.
"nona ini uang untuk nona,mbak minta nona pergilah dari mansion tuan Andi, sebelum nya mbak minta maaf,mbak tidak bermaksud mengusir nona,mbak hanya tidak tega saja melihat perlakuan tuan Andi pada nona.mbak sangat sayang pada nona.mbak tidak mau nona menderita karena tuan Andi"ucap mbak ria sambil meneteskan air mata.
"nona kita sayang nona kita tidak mau nona di perlakukan kurangajar oleh tuan andi"ucap Lia yang juga meneteskan air mata nya.
"aku senang kalian menyayangi ku.namun maaf aku tidak bisa pergi dari mansion ini,aku adalah istri tuan Andi.aku sangat mencintai tuan Andi dan aku harus patuh pada perintah nya,aku tidak mau disebut istri durhaka.
dan aku tahu kalian tak tega melihat ku, tetapi kalian tenang saja,aku tidak apa apa kok.aku akan jalanin ini semua nya"ucap bulan berusaha tegar di hadapan mereka.
"baiklah nona,kami tidak bisa memaksa nona"ucap mbak ria.
"mbak apa saya boleh bertanya"pinta bulan.
"boleh nona"ucap Mbak ria.
"mbak pukul berapa tuan pulang dari kantor?"tanya bulan.
"tuan pulang pukul lima sore,nona"ucap mbak ria.
"baiklah mbak terimakasih.tapi aku minta pada mbak dan juga Lia untuk selalu mengingat kan ku ya,aku takut lupa dan aku takut ketiduran saat pukul lima sore"pinta bulan.
__ADS_1
"tentu nona saya dan mbak ria akan selalu mengingatkan nona saat tuan akan pulang kerja"ucap Lia.
"terimakasih"ucap bulan tersenyum.
tak terasa sudah siang hari bulan di temani Lia keluar dari mansion Andi untuk makan diluar karena memang Lia lah yang mengajak nya supaya bulan bisa makan siang.
"nona bulan begitu sangat patuh pada tuan Andi,bahkan tidak ada tuan Andi saja nona masih sangat patuh pada perintah tuan Andi untuk tidak makan.sungguh tega tuan andi.aku berharap tuan akan menyesali semua ini"batin Lia.
sampai di trotoar pinggir jalan mereka duduk di tempat tukang bakso.
"Lia apa kamu akan makan bakso?"tanya bulan.
"tidak hanya saya saja namun nona juga"ucap Lia.
"tidak Lia,aku tidak mau makan bakso ataupun apapun.jika aku ingin makan aku harus izin pada tuan dulu"ucap bulan membuat Lia menatapnya sendu.
"nona please,jangan menolak.ini diluar bukan di mansion tuan tidak akan tahu.nona jangan menyiksa diri nona hanya karena perintah tuan,jika nona tak makan siang maka nanti nona akan lapar,apa nona yakin tuan akan memberi makan pada nona pada saat tuan pulang"ucap Lia lembut.
"nona jangan menolak ya.saya akan teraktir Nona bakso sesuka hati nona"ucap Lia tersenyum.
"baiklah"ucap bulan pasrah dan berharap Andi tak mengetahui jika ia melanggar untuk makan.
tanpa mereka sadari ada sebuah mobil yang berhenti tak jauh dari tempat tukang bakso itu.
pria itu menatap penuh dengan kemarahan.
"ternyata anak pembunuh itu berani melanggar aturan yang sudah ku buat,lihat saja saat aku pulang akan ku beri dia pelajaran!"ucap seorang pria yang tak lain adalah Andi yang kala itu ingin ke restaurant untuk makan siang.
"Syam jalan kan mobil nya"ucap Andi dingin sambil menatap bulan yang tengah asik makan bakso bersama Lia.
"baik tuan"ucap Syam melaju.
🌼like
🌼 vote
🌼komen
🌼rate 5 bintang
...favorit kan dan jangan lupa beri author hadiah ya 👇...
__ADS_1