Aku Bul Bul

Aku Bul Bul
bab 55


__ADS_3

tanpa mengatakan apa apa, andi berlalu pergi menuju kamar nya. mood nya seketika berubah karena kesedihan nya teringat akan sang mama papa. Hati nya begitu sakit dan marah mengingat bagaimana kepergian sang mama yang di bunuh. Satu satu nya tujuan sukses adalah untuk mama namun semua bagi nya adalah sia sia karena sang mama tiada.


"mama papa,andi rindu kalian,hiskks"ucap andi menumpahkan segala air mata kesedihan nya.


andi yang di kenal banyak orang dengan sikap dingin dan acuh sekarang tanpa di ketahui siapapun dan hari ini juga ia benar benar terlihat rapuh dan menangis sejadi jadi nya.


Andi masih sangat tidak menerima kepergian sang mama. "seandai nya saja mama masih hidup,mama pasti akan sangat bahagia jika sekarang putra nya akan menjadi seorang ayah"


"mama,andi tidak bisa hidup tanpa mama.mama bilang mama akan selalu di samping andi,mama bilang mama ingin selalu melihat andi bahagia.ma tapi sekarang andi tidak begitu bahagia karena apapun yang andi lakukan dan kerja keras andi hingga sukses adalah untuk mama tapi sekarang mama sudah tiada, andi tidak tahu tujuan jalan hidup andi. Karena sejak dulu tujuan hidup andi adalah membuat mama bahagia"ucap andi sambil terus meneteskan air mata nya.


andi terus mengeluarkan kesedihan nya yang selalu ia tahan. Hati nya begitu hancur karena wanita yang sangat ia sayangi dan cintai telah meninggalkan selamanya.


andi pun beranjak bangun dari duduk nya dan mengelap air mata nya dengan mata yang kembali menjadi sorot mata amarah. Andi pergi meninggalkan kamar nya.bulan farah dan dirga pun saling bertatap ketika andi melewati nya dan keluar dari rumah.

__ADS_1


Tanpa memperdulikan apapun andi terus melangkah menuju mobil nya untuk pergi ke sesuatu tempat.


"aku tidak akan melupakan,kejadian itu"ucap andi dengan sorot mata marah dan melajukan mobil nya.


Sementara di dalam mansion mereka bertanya tanya dalam hati setelah melihat wajah andi yang terlihat seperti marah.


sampai di sebuah tempat yang tak lain adalah lapas tempat dimana sandi ayah bulan di tahan karena tersangka pembunuhan.


"baik tuan, waktu bicara tidak banyak"ucap pak polisi.


tak lama sandi pun datang dengan wajah yang terlihat ketakutan setelah polisi pergi dari tempat itu.kini hanya andi dan sandi di ruangan itu.


Dengan sorot mata penuh amarah andi menghampiri sandi yang merasa ketakutan melihat sorot mata andi.

__ADS_1


sandi pun langsung bersimpuh di kaki andi "tuan saya mohon maafkan kesalahan saya, saya mohon"ucap sandi terus memohon.


tanpa mendengarkan perkataan sandi, andi pun langsung menendak sandi hingga tersungkur.lagi lagi andi kembali mendekat dan menonjok sandi secara brutal "kenapa kau tega membunuh mama ku!, kau sangat brengs3k!!!"amarah andi terus memukuli sandi.


"tuan saya mohon maafkan saya"tangis sandi pecah karena kesakitan.


tanpa rasa iba andi terus menghajar sandi tanpa ampun hingga tak lama para polisi melihat dan langsung melerai/memisahkan andi.


"jangan halangi aku!!! Aku ingin menghabisi bajing4an itu!!"ucap andi dengan nafas tak beraturan.


"tuan kendalikan emosi tuan"ucap pak polisi berusaha menenangkan andi. Sementara sandi kembali di bawa masuk jeriji besi.


syam yang tengah asik menikmati kopi pun sontak terkejut setelah mendapat telpon dari kantor polisi"tuan pasti sedang sedih teringat nyonya"ucap syam berlalu pergi menuju kantor polisi

__ADS_1


__ADS_2