Aku Dan Sang Penguasa Malam

Aku Dan Sang Penguasa Malam
Episode 23


__ADS_3

"Selamat pagi tuanku" di saat aku sedang memotong beberapa bahan tiba - tiba saja acrodite muncul di hadapanku seperti sebuah hantu,karena aku sudah sedikit terbiasa dengan itu jadi aku tidak merasa kaget lagi.


"Ohh selamat pagi juga"


"Mau masak apa tuan? Biar aku saja sini yg masak" dia mengambil beberapa kayu dengan sihirnya dan menggunakannya untuk menghidupkan api.


"Tidak usah aku tidak mau merepotkanmu"


"Seharusnya aku yg bilang seperti itu tuan" katanya sambil mengambil pisau yg ada di tanganku.


"Tenang saja aku yakin makananku pasti enak kok, oh iya kalau kamu mau membantuku tolong bereskan barang - barangku ya hehe"


"Siap tuanku" dia langsung melayang ke arah baju dan beberapa selimut yg tergeletak di tanah.


Aku meneruskan memasakku dan dengan percaya diri aku membuat makanan yg sebenarnya belum pernah aku buat (auto gk enak dah makanannya).


"Selesai menu baruku!!!" aku langsung saja mengambil piring dan mengambil sebuah sup yg mengeluarkan aroma yg berbentuk tengkorak.


"Yakin tuan mau memakan itu?" tanya acrodite dengan khawatir.


"Tenang saja aku yakin ini enak" aku memberanikan diri untuk memakan makanan buatanku karena takut mubazir.


Dan ternyata rasa dari makanan yg auranya saja seperti racun tersebut sangat enak seperti masakan yg di buat oleh koki profesional, acrodite pun nampak menikmati makanan itu dan karena aku tidak mau menyianyiakan kesempatan ini, aku pun langsung saja membangunkan Syla yg sedang tertidur untuk sarapan.


"Syla ayo bangun terus sarapan" aku berusaha untuk membangunkannya tetapi dia tidak bangun - bangun dan saat aku memegang badannya ternyata dia mengalami demam.


"Dia terkena demam tuan"


"Apa mungkin gara - gara tadi malam ya, seharusnya aku tau dia tidak tahan dingin ayo kita bawa ke ibukota secepatnya"


Aku pun langsung membereskan barang - barangku dengan cepat dan langsung bergegas pergi ke arah kerajaan Alsytime.


Karena aku orangnya sangat khawatiran tanpa sadar aku sudah mengaktifkan jurus milik acrodite yaitu INFINITE, dan betapa beruntungnya aku saat menemukan sebuah klinik yg berada di dekat sebuah desa kecil.


Aku pun langsung membawanya kesana untuk mendapat perawatan, tetapi entah kenapa saat aku berada di dekat desa itu terdapat hawa yg cukup mengerikan dari desa itu.


Karena aku adalah orang yg sering penasaran jadi aku segera menitipkan Syla ke suster yg berada di klinik itu terus bergegas pergi ke arah desa itu.


Sesampainya di desa itu, desa itu nampak seperti biasa saja tetapi aura jahatnya semakin terasa saat aku berada di dalam desa itu.

__ADS_1


Tetapi aku merasa sedikit aneh dengan penduduk ini karena tatapan mereka sangat kosong seperti orang yg sudah mati dan juga setelah aku berkeliling di desa itu, aku tidak menemukan seorang wanita pun yg ada disana dan juga anak - anak.


Karena aku begitu khawatir dengan Syla, aku langsung meminta bantuan ke acrodite untuk mengecek dan menjaga Syla sedangkan aku akan mencari tahu apa yg sedang terjadi di desa ini.


Acrodite pun terbang ke arah klinik itu dan aku mulai bertanya kepada salah seorang warga disana tetapi dia hanya diam saja.


*******


"Apa yg sedang terjadi disini sih?"


Di saat aku sedang mencari sesuatu aku mendengar suara anak kecil yg sedang menangis dengan keras.


Aku pun langsung mencari sumber suara itu dan aku pun menemukan seorang anak kecil yg sedang menangis di pojokan gang.


Di saat aku sedang menghampiri anak itu, nampak beberapa orang warga yg mengarahkan senjatanya ke arah anak itu seperti ingin membunuhnya, aku pun berlari menghampiri anak itu dan membawanya bersamaku.


Warga itu pun ikut mengejarku dan secara tiba - tiba aku di teleport ke sebuah tempat di dekat klinik itu oleh acrodite.


"Ada apa acrodite? Sampai menggunakan mantra itu segala"


Acrodite pun menjelaskan alasannya sambil membaringkan tubuh Syla dan dia pun bercerita kalau suster di klinik itu nampak aneh seperti seseorang yg kerasukan sesuatu dan pada saat acrodite sampai disana suster itu sedang mengacungkan sebuah pisau dan mengarahkannya ke tubuh Syla, karena takut acrodite pun langsung menggunakan mantra pemanggilan untukku.


"Aku juga sama penduduk nya agak aneh dan juga seperti boneka, masa kena virus zombie sih kaya presiden evil aja"


Sesampainya disana aku langsung membaringkan anak itu karena dia tadi sempat pingsan beserta dengan Syla ke sebuah kasur yg cukup besar.


"Baiklah acrodite kamu jaga dia ya aku mau mengambil kudaku serta mengambil beberapa obat di klinik zombie itu"


"Hati - hati tuan jangan mati ya"


Aku pun kembali ke klinik itu untuk mengambil beberapa obat dan sesampainya disana suster itu tidak ada, karena merasa sudah aman aku langsung mencari beberapa obat untuk pereda demam(sayangnya gk ada obat para cetam ol ya).


******


Setelah mengambil obat aku langsung pergi ke arah desa tadi untuk mengambil kuda, sesampainya disana desa itu sepi sekali seperti desa mati dan di saat aku sedang berkeliling untuk mencari kudaku, betapa terkejutnya aku saat melihat sebuah kuda yg di tusukkan di sebuah tiang yg di bawahnya terdapat sebuah api yg besar.


"Seriusan benar - benar kaya presiden evil, ett bentar bukannya itu kudaku ya" aku mendekati kuda itu sambil memperhatikannya baik - baik.


"Beneran ini kudaku kasihan sekali kamu kudaku"

__ADS_1


Setelah aku mendekati kuda itu nampak ribuan orang yg sedang mengepungku sambil memegang senjata tajam tetapi dari semua orang itu tidak ada perempuannya semuanya adalah laki - laki.


"Aneh sekali oh iya susternya juga kemana?"


********


Aku pun bersiap - siap dengan pedangku sambil melihat sekeliling untuk mencari dimana suster itu berada.


Dan saat aku sedang memperhatikan sekeliling semua orang yg mengepungku mulai menyerangku dengan melempar senjata mereka dan mendekatiku dengan berlari.


"Curang 1 lawan 100" karena aku merasa tidak kuat untuk mengalahkan mereka semua aku pun langsung berlari dengan cepat untuk pergi keluar dari desa terkutuk itu.


Para warga melempariku dengan pisau, celurit,kayu,batu bahkan golok.


"Kaya tawuran anak smk aja sih ngeri banget"


Aku berusaha menghindari semua lemparan senjata itu tetapi karena aku sedikit lengah, aku pun terkena lemparan pisau tepat di kakiku sampai aku terjatuh dan susah untuk berdiri lagi.


"Gawatt"


Tetapi untungnya acrodite memanggilku dengan mantra pemanggilannya dan aku pun selamat dari insiden amukan warga(di kira Kora maling kali ya).


"Hampir saja untung kamu cekatan acrodite" aku langsung memberikan obat itu ke acrodite.


"Tuan ini makanya jangan menantang maut" dia langsung mengambil obat itu dan menaruhnya di meja.


"Hehe tadi aku melihat si kuda lagi di bakar kasian banget kan"


"Kasian ya kasian tuan gk liat kaki tuan terluka kaya gitu masih mentingin kuda aja"


"Itu kan kuda kesayanganku aku tidak tega meninggalkannya"


"Iya aku tau tapi kondisi tuan udah kaya suster ngesot yg ada di film horor tau" dia pun mengambil sebuah perban dan mengobati kakiku yg terluka.


"Terimakasih ya"


"Dah tuan istirahat saja dulu aku yg akan mengurus mereka berdua"


"Baiklah"

__ADS_1


Dan lagi - lagi aku pun langsung tertidur tanpa mengantuk terlebih dahulu seperti terkena obat bius untuk hewan.


"Beristirahatlah dengan tenang ya tuan hehe"


__ADS_2