
Aku pun tertidur cukup lama karena aku benar - benar merasa nyaman dan bahkan aku merasa tidak ingin bangun lagi, tetapi di saat aku sedang nyaman - nyamannya(ehh malah di tinggalin) tiba - tiba saja aku mendengar suara acrodite yg memanggilku dengan suara imutnya.
"Tuan bangunlah!!!"
Aku pun membuka mataku dengan perlahan dan nampak acrodite yg sedang terbang di hadapanku,aku pun langsung menyapanya "selamat pagi".
" ini bukan pagi tapi malam lah tuan!!"
"Iya iya, jadi bagaimana keadaan gadis itu?" tanyaku sambil berusaha bangun dari tempat dudukku.
"Dia sudah sadar kok, tetapi kayaknya dia trauma deh"
"Hmm okelah terimakasih sayangku hehe, mungkin aku bisa menanyakan 1 atau 2 pertanyaan"
Aku pun pergi ke arah kamar di pondok itu untuk menemui gadis yg aku temukan di desa tadi. Sesampainya disana aku melihat gadis itu sedang duduk dengan tatapan yg kosong, karena aku tahu apa yg dirasakan gadis itu jadi aku langsung menghampirinya.
"Halo bagaimana keadaanmu?" kataku sambil tersenyum agar tidak membuatnya merasa takut.
Dia pun tidak menjawab dan langsung memelukku dengan erat, aku yg melihatnya hanya bisa membalas pelukannya karena pada saat seperti ini memulihkan trauma seorang anak itu cukup lama dan sulit.
"Sepertinya dia terlalu ketakutan tuan dan juga traumanya mungkin akan membekas di pikirannya"
"Iya kamu benar, kalau sudah begini kita tidak bisa memberi pertanyaan kepadanya"
"Terus apa yg akan anda lakukan tuan?"
"Aku akan mencoba menggunakan jurus itu untuk melihat ingatannya"
"Memangnya tuan bisa?"
"Ya bisa lah kalau cuman sebentar, tapi mungkin tidak sebaik yg di lakukan Syla tetapi kalau cuman ngintip saja mah aku bisa"
" Yasudah aku akan melihat isi ingatannya, jadi kamu jaga tubuh kami ya"
"Siap tuan"
"Wahai roh pengingat ingatan, izinkanlah aku untuk melihat ingatan dari gadis kecil ini walaupun hanya sebentar saja, sihir pembuka ingatan: Mind Opened!!!"
Dan secara seketika aku pun sudah berada di dalam ingatan milik gadis tersebut, namun untung saja dia memperbolehkanku masuk jika tidak mungkin aku sudah diusir dari sana.
(Ctt: jurus ini berguna untuk melihat ingatan tetapi tubuh pengguna yg ada di dunia nyata tidak bisa bergerak dan juga tubuh orang yg dia lihat ingatannya juga tidak bisa bergerak, jadi jurus ini mirip dengan jurus yg ada di sebuah klan di naruto).
Aku langsung saja mulai mencari ingatan tentang kejadian yg terjadi di desa tersebut.
Disaat aku sedang mencari, aku melihat sebuah ingatan yg sepertinya menjauh dari ingatan lainnya.
Karena penasaran, aku pun mendekati ingatan itu dan mulai melihat isi dari ingatan tersebut.
__ADS_1
{Di dalam ingatan itu}
"Rika kamu harus tetap bersembunyi dari sini ya, jangan kemana - mana ibu akan mencoba menarik perhatian mereka agar kamu bisa kabur dari desa terkutuk ini oke?" nampak seorang ibu yg sepertinya itu adalah ibu gadis kecil tadi, meminta agar gadis itu tetap diam di gang itu.
"Aku tidak mau meninggalkanmu bu, aku mau ikut sama ibu"
Dari kejauhan nampak segerombolan penduduk zombie dengan senjata mereka menghampiri ibu nya Rika dan juga Rika yg sepertinya mereka akan di tangkap, ibu Rika yg sudah terdesak akhirnya berlari keluar dari gang itu dan memancing semua zombie ke arah nya.
Rika yg tidak tahu apa - apa hanya bisa menangis di gang kecil itu tanpa mengetahui kalau ibunya sudah berkorban.
Ingatan itu pun berakhir, aku yg melihat ingatan itu serasa semakin di buat penasaran sebenarnya apa yg terjadi di desa itu?
Aku pun mulai kembali mencari ingatan - ingatan yg menjauh atau sendirian untuk melihat kelanjutan dari ceritanya,setelah mencari cukup lama akhirnya aku pun menemukan sebuah ingatan miliknya yg menjelaskan semua yg terjadi di desa itu.
Di dalam ingatan itu, nampak Rika dan juga ibunya yg sedang berada di dekat jendela rumahnya, mereka nampak sedang mengobrol satu sama lain dengan senyuman yg menghiasi wajah mereka.
Namun pada saat mereka sedang melihat keluar jendela, di luar nampak 2 orang dengan jubah berwarna hitam yg berjalan sambil membawa beberapa orang yg sepertinya mereka adalah penduduk zombie itu, setelah itu semua orang laki - laki yg ada di desa itu termasuk ayahnya Rika di tangkap dan dibawa ke sebuah gudang penyimpanan.(tetapi btw ayahnya Rika mirip denganku ya hehe)
Semua orang yg dibawa ke gudang tersebut, tiba - tiba saja keluar dari gudang penyimpanan dengan tatapan kosong seperti pasukan zombie tadi.
Setelah itu semua laki - laki dengan tatapan kosong itu, mulai masuk kedalam rumah mereka masing - masing dan mengambil istri dan juga anak perempuan mereka.
Mereka membawa istri dan anak mereka(?) ke sebuah kuil yg ada di desa itu, Ibunya Rika yg melihat mereka semua pun langsung kabur dari rumahnya dan bersembunyi di sebuah gang sempit yg ada di samping rumahnya.
Dan ingatan itu pun selesai, aku pun kembali ke tubuhku karena aku merasa semua jawaban yg aku cari sudah terjawab semua dan juga beberapa informasi yg penting.
Acrodite pun muncul dan bertanya " apa yg terjadi di desa itu?" aku tidak menjawabnya dan berjalan ke arah kursi yg letaknya sedikit jauh dari kasur depan dan duduk di sana.
Setelah di rasa cukup nyaman, aku pun langsung menceritakan semua informasi yg sudah aku dapat dari ingatan Rika ke acrodite karena aku sangat mempercayainya.
"Jadi apa tuan akan berangkat sekarang?"
"Mungkin kita tunggu Syla bangun dulu, karena agar dia bisa menjaga Rika selagi aku pergi" jawabku sambil beranjak pergi dari sana dan berjalan ke arah kasur depan untuk menemui Syla.
********
Aku yg melihat Syla mulai sadar langsung menghampirinya dan mengecek suhu badannya.
"Ahh(memegang kepala) kepala ku sakit sekali, oh guru selamat pagi" ucapnya sambil berusaha bangun.
"Pagi? Ini sudah malam kali" setelah mengucapkan itu acrodite pun berbisik di telingaku"padahal tuan juga lupa kan? "
"Iya iya, jadi bagaimana keadaan mu sudah mendingan?" tanyaku sambik duduk di sampingnya.
"Sudah kok guru, maaf ya aku tidak bisa membantumu kemarin"
"Iya tidak apa - apa kok, bagiku kesehatanmu lah yg paling penting di dunia ini"
__ADS_1
"Apa ada masalah guru?" kata Syla sambil tersenyum.
"Muridku ini memang hebat sekali, pantas saja kamu cocok di juluki queen of mind" aku pun mengelus - elus kepalanya dengan cepat yg membuat rambutnya menjadi berantakan.
"Oh iya guru dia siapa?" dia yg baru saja sadar kalau di samping kasur nya ada seorang gadis kecil langsung mengeluarkan aura kecurigaan yg besar ke arahku.
"i-itu gadis yg aku temukan di desa ini, karena kasihan jadi aku langsung membawanya kesini "
"Oh begitu" dia pun mulai menatap gadis kecil itu dengan tatapan iba.
Aku yg merasa kalau masalah kecurigaannya sudah selesai langsung berjalan pergi untuk mengambil senjata dan juga baju armorku, tetapi di saat aku hampir mencapai pintu depan, tiba - tiba Syla menarik tanganku yg membuatku terjatuh.
" Guru mau kemana?"
"Um aku cuman mau mengecek desa saja kok, sambil mencari beberapa makanan sisa juga"jawabku dengan alasan yg seketika saja muncul di pikiranku.
" guru jangan menyembunyikan sesuatu dariku ya, nanti aku aduin guru ke kak Silva loh, biar guru di hukum" jawabnya sambil memalingkan wajahnya.
Aku yg merasa kalau perkataannya benar - benar akan dia lakukan, langsung menurut dan menceritakan sedikit informasiku agar dia tidak ikut denganku.
Tetapi ternyata aku salah...
"Oh begitu aku ikut ya guru?" dia pun memohon kepadaku sambil memegang tanganku.
"Tidak kamu disini saja" aku pun bangun dan mengambil tasku.
"Kenapa guru? Aku ikut ya aku mohon" dia pun mulai memohon dengan gaya seperti cewe di anime.
"Baiklah aku akan memberi mu tugas, yaitu kamu disini saja dan jagain Rika dengan baik, dah begitu saja oke" aku pun langsung berjalan keluar dan menutup pintu.
"Hmph guru kok kaya begitu sih"
*******
Aku pun keluar dari pondok dan bersiap - siap untuk pergi ke desa zombie itu.
"Acrodite apa kamu bisa membuat Segel pelindung?"
"Bisa tuan tetapi segel ini akan sangat sulit untuk di hancurkan soalnya bagi orang yg ada di dalamnya maupun di luarnya tidak akan bisa masuk ataupun keluar.
"Jadi seperti kandang dong"
"Iya memang begitu tuan"
"Baiklah ayo kita pasang"
Aku dan acrodite mulai membaca sebuah mantra yg cukup lama karena sihir ini bukanlah sihir milikku sendiri.
__ADS_1
"yosh ayo kita mulai investigasinya!!"