Aku Dan Sang Penguasa Malam

Aku Dan Sang Penguasa Malam
Episode 25


__ADS_3

Aku pun langsung pergi ke arah desa untuk memulai penyelidikanku, dan secara seketika aku langsung sampai di desa dengan jurus milik acrodite.


Tetapi sesampainya disana desa itu sangat sepi bahkan terasa seperti kota mati{dari awal memang sudah mati kali}, karena aku merasa aman aku pun langsung menuju ke tempat yg ada di ingatan Rika untuk mencari informasi.


"Ini kah? Tua banget" aku pun sampai di tempat pernyimpanan itu, dan nampaknya bangunan itu cukup tua dan berdebu.


Aku pun membuka pintu tempat itu dengan perlahan tetapi betapa kagetnya aku saat melihat apa yg ada di dalam sana, terdapat tumpukan mayat perempuan yg tidak memakai baju{bugil} dan membentuk sebuah gunung manusia.


Tubuhku pun seketika tidak bisa bergerak dan amarah yg ada di dalam diriku pun mulai membara layaknya api.


"Aku baru tahu ada orang yg lebih tega dari penjahat" aku pun mulai mengecek mayat - mayat itu dan ternyata mereka semua adalah korban pemerkosaan, karena aku menemukan semua mayat itu tidak ada yg perawan semuanya sudah longgar{apa nya tu yg longgar? Hehe}.


"Tega sekali mereka semua, aku janji akan membalas kan dendam kalian kepada orang yg sudah melakukan ini jadi aku mohon tenanglah di alam sana ya" aku pun berdoa untuk mereka agar mereka bisa tenang dan bahagia di alam sana.


Tetapi disaat aku sedang berdoa dengan khusyu, tiba - tiba saja ada seseorang yg memukulku dari belakang tetapi itu tidak akan membuatku pingsan.


Karena aku tau kalau itu adalah ulah dari para orang zombie itu jadi aku pun berpura - pura pingsan agar aku bisa di bawa ke markas mereka.


Mereka pun mengangkat tubuhku dan membawaku ke arah pusat desa yg disana terdapat sebuah kuil yg cukup besar, mereka pun masuk ke dalam sana dan pada saat aku masuk ke dalam sana aku langsung merasakan sebuah aura yg sangat mengerikan dan juga menjijikan yg membuatku ingin muntah.


Dan perasaanku semakin tidak karuan saat aku berada di dalam sana karena aku terus saja mendengar jeritan minta tolong dan juga desahan dari para wanita yg disekap disana.


"Maafkan aku semuanya..."


********


Setelah perjalanan yg agak panjang...


Aku pun sampai di sebuah aula yg cukup besar dan terdapat dua tiang di tengahnya, aku pun di bawa ke tengah - tengah tiang itu dan di ikat dengan rantai di kedua tiang itu.


Di saat aku sedang di ikat oleh para zombie itu, sekilas aku melihat sebuah tahta seperti milik raja dan terdapat seseorang yg sedang duduk disana, aku yg masih berpura - pura pingsan hanya diam saja dan menunggu beberapa menit agar akting pingsanku ini berhasil.


********


Selang beberapa menit, aku pun bangun dan mengatakan aku dimana? Seperti orang yg sedang hilang ingatan.


"Apa kamu sudah sadar pangeran kegelapan?" kata seseorang dengan suaranya yg besar dari arah tahta itu.


Dan munculah seorang pria tua dengan perutnya yg gendut serta 2 taring yg ada di giginya dan dia juga memakai baju hitam yg mirip seperti jubah milikku.


"Apa kamu adalah dalang dari semua ini?" tanyaku dengan tatapan tajam.


"Namaku adalah Albert, aku adalah penyebab dari semua ini( tertawa hahaha)"


"Di mana ini?"perasaan amarah ku pun mulai membara lagi saat melihat wajahnya yg sangat menjijikan.

__ADS_1


" Kamu sekarang ada kuil kegelapan milikku, jadi selamat datang aku menyambut kedatanganmu"


Aku hanya diam saja dan terus melihat sekeliling untuk mencari celah agar aku bisa membunuhnya.


"Oh iya sebagai hadiah untukmu karena telah berkunjung kesini, silahkan anda menonton ini terlebih dahulu" dan secara seketika turun sebuah televisi yg cukup besar yg terbentang di hadapanku yg membuatku tidak bisa melihat sekeliling dan juga wajah menjijikan orang itu.


Televisi itu pun menyala dan seketika aku langsung terdiam setelah melihat video apa yg sedang di putar di televisi itu.


Itu adalah rekaman pemerkosaan dari semua korban yg di bawa kesini termasuk juga suster yg aku temui di klinik di dekat desa tadi.


Dan yg semakin membuat perasaan marahku semakin menggebu - gebu layaknya air yg mendidih yaitu saat aku mendengar suara tertawa dari orang yg ingin aku bunuh, dia terus tertawa dengan lepasnya saat melihat semua wanita itu sedang di perkosa dan juga disiksa oleh para zombie itu.


Kesabaranku pun hancur saat melihat seorang wanita yg aku kenal yaitu adalah ibunya Rika yg sedang di kroyok oleh 5 orang sekaligus,jeritan minta tolong nya terus membuatku merasa ingin mengamuk dan perasaan gelap terus merasuki diriku.


{Di dalam diri kora}


"Apa kamu ingin membunuh mereka semua?"


"Iya aku ingin"


"Apa kamu akan menerima konsekuensinya?"


"Iya akan aku terima semua dosa itu, jadi biarkan aku membunuh mereka semua"


"Aku terima tekad itu"


Rekaman itu pun berakhir dengan rekaman pemerkosaan ibunya Rika.


"Bagaimana pangeran kegelapan? Apa rekaman itu membuatmu terangsang?"


Aku hanya diam saja dan mengabaikan perkataannya tadi.


"Apa kamu ingin melakukannya dengan salah satu TERNAK kami? aku akan meminjamkannya untukmu" aku yg mendengar kata - kata itu,langsung merasa kalau orang ini benar - benar busuk dan tidak layak untuk hidup.


"Apa aku boleh bertanya?"


"Boleh karena ini adalah akhir bagimu jadi silahkan saja"


"Sebenarnya kalian itu makhluk apa?" tanyaku sambil melihat ke lantai karena aku sudah muak melihat wajahnya itu.


"Kami adalah Vampir!!!"


Aku pun seketika terkejut setelah mendengar kata - kata nya tadi.


"Bukannya vampir sudah punah?"

__ADS_1


"Iya tetapi hanya aku dan keponakanku saja yg tersisa, datanglah keponakanku tersayang"


Dari kegelapan di belakang tahta itu, muncul seseorang dengan rambut yg berwarna putih dan juga mata yg berwarna merah serta terdapat sebuah kalung berbentuk kelelawar di dadanya, aku yg melihatnya pun sedikit tercengang karena baru kali ini aku bertemu dengan sesosok vampir yg asli bukan palsu.


"Baiklah karena tidak ada pertanyaan lagi, aku akan membunuh mu ya" dia pun menepuk tangannya dan seketika ribuan zombie pun mengepungku seperti melihat konser.


"Apa kamu yg membuat mereka seperti ini?"


"Iya karena aku sudah menghisap darah mereka dan juga karena mereka adalah TERNAKku" jawabnya dengan sombong yg membuatku ingin membunuhnya dengan sadis.


"Sekarang Matilah kamu pangeran kegelapan!!!"


Setengah pasukan itu pun mendekatiku dengan persenjataan mereka, tetapi sebelum mereka mendekatiku, tiba - tiba saja tubuh mereka seketika hancur lebur dan hanya menyisakan darah saja.


"WHahaha haha{tawanya psikopat bayangin sendiri ya} Apa kamu serius ingin membunuhku?" aku pun kembali menatapnya dengan tajam yg membuatnya ketakutan.


"Tidak mungkin!? Semua nya serang dan habisi dia!!!!!"


Semua pasukan itu pun mendekatiku dengan senjata mereka tetapi sama seperti kejadian sebelumnya semua pasukan itu pun lenyap dan hanya menyisakan darah yg mengotori bajuku.


"Ti ti tidak mungkin? Kamu adalah mo mo monster!!!" dia pun berusaha melarikan diri dariku tetapi karena kekuatan yg aneh ini, aku bisa langsung membunuhnya tanpa menyentuhnya sedikit pun{wah pake santet lu ya?}.


Seluruh ruangan itu, seketika menjadi lautan darah dengan bau amis yg menyengat dan juga bajuku yg baru saja aku pakai pun kotor karena darah.


Setelah selesai dengan ribuan pasukan itu aku pun langsung menjelajahi kuil itu untuk mencari korban - korban yg masih hidup disana.


Setelah lama mencari, aku pun menemukan sebuah tempat yg penuh dengan jeruji besi dan memiliki aura kebencian yg sangat besar dan itu adalah penjara.


Aku melihat - lihat ke dalam semua sel yg sepertinya banyak yg tidak dikunci, dan disaat aku sedang mencari aku pun melihat sebuah tempat yg bertuliskan (Warning!!).


Karena penasaran aku pun memasukinya dan betapa terkejutnya aku saat melihat ke dalam tempat itu.


Nampak di setiap sel penjara itu terdapat semua wanita dari desa yg semuanya itu bugil dan penuh dengan cairan berwarna putih di sekujur tubuh mereka{jangan di bayangin oke} dan mereka semua juga sudah meninggal dalam keadaan yg mengenaskan.


Aku pun berjalan lurus menelusuri tempat yg mengerikan itu sambil menutup hidung karena bau dari tempat itu sangat lah menyengat.


Namun di saat aku sedang melihat sel terakhir, aku pun dibuat kaget setelah melihat orang yg ada di dalam sel itu yaitu adalah ibu nya Rika.


"Maaf ya aku terlambat " aku langsung membuka sel itu dengan paksa dan mengambil tubuh ibunya Rika yg hampir membusuk dan membawanya keluar untuk di kuburkan dengan layak.


Kebencianku pun semakin besar dan bahkan aku merasa ingin membunuh semua makhluk yg ada di dunia ini dan ingin membuat mereka merasakan hal yg sama sepertiku.


Aku pun berjalan keluar dari kuil sambil menggendong mayat ibu Rika yg mulai membusuk,tetapi di saat aku hampir keluar dari sana tiba - tiba saja aku terjatuh dan pingsan.


Namun, untungnya Syla datang dan membawaku keluar dari kuil itu.

__ADS_1


Di saat aku tersadar Syla pun langsung bertanya kepadaku What happen?{sok inggris lo} tetapi anehnya aku tidak bisa mengingat semua kejadian yg aku alami di dalam kuil itu, dan yg aku ingat hanyalah saat aku sedang berhadapan dengan si ******** Albert itu.


Aku pun langsung meminta tolong kepada Syla untuk membantuku menguburkan semua mayat yg aku temukan termasuk mayat ibunya Rika yg terdapat di kuil maupun mayat - mayat yg ada di gudang penyimpanan..


__ADS_2