
****kembali ke pov Kora
Wahh hampir saja..... Untung saja aku mengingat kata - kata mc harem di anime yg kutonton, jadi bisa selamat deh huff.
Yahh aku memang selamat sih dari masalah yg akan menjadi penghancur topengku ini, tetapi entah ini hanya halusinasiku saja atau memang Aina saat ini sedang mencium - cium jubahku dengan tatapan serius di wajahnya. Emh... Gk mungkin!! Aina yg kukenal tidak akan melakukan hal yg seperti itu, ini halusinasiku saja. Ya!! Ini halusinasiku saja!!!
Ayo otakku, kembali berfungsilah!! Dan hapuslah halusinasiku ini!!!
Aku pun menggosok - gosokan kedua mataku ini beberapa kali, dan waktu aku melihat ke depan, Aina pun nampak sedang berdiri di depanku dengan wajah yg tersenyum dan sudah menutupi badannya dengan jubahku seperti sebelumnya.
Huff syukurlah itu hanyalah ilusi.....
("Entah tuan itu bego, atau memang oon yah? Yahh terserah anda saja lah") ucap seseorang yg sepertinya ada di dekatku persis.
Aku pun seketika melihat ke arah sumber suara itu dan menemukan sebuah longsword hitam dengan permata merah di gagangnya sedang terbang di udara yg tentunya bisa membuat orang yg melihatnya seketika pingsan, tetapi sayangnya tidak bagiku, karena aku sudah kenal dengan longsword terbang ini. Haaahhh coba saja aku bisa pingsan.
Aku menghela nafasku saat melihatnya dan bersiap untuk membuka mulutku dan ambil nafas lalu.....
"Ah! Kak acrodite!! Apa tugasmu sudah selesai?" tanya Aina dengan polosnya sambil menghampiri acrodite yg terbang itu, kenapa ya ucapanku selalu terpotong terus?{makanya ngomong itu yg cepet, kaya orang lagi nge rap gitu loh, biar best gitu hehe}
"Oh Ainaku, hm? Apa yg terjadi denganmu? Kenapa kamu memakai jubah milik tuan?"
"Ah!! Ini? Tuan kora meminjamkannya kepadaku, karena katanya dia takut aku kedinginan" jawab
Aina kepada acrodite dengan nada ceria dan tersenyum polos kepadanya.
Lalu, tanpa aba - aba apapun, aura membunuh acrodite pun aktif yg membuatku mundur kebelakang perlahan. Ayo kita mundur secara perlahan~ tanpa suara ~ ei 1 2 3....
("Tuuuaaaann??")
Hiiii!!! Aura nya semakin besar, matilah aku!!!
"Oh begitu yah Aina, tuanku memang baik ya....... Aku jadi merasa ingin menghuk--- memberinya ha diah" ucap acrodite dengan nada ceria yg biasa dia gunakan, tetapi entah mengapa aku merasa ada hal yg berbeda dari suaranya itu.
Bilah acrodite pun berubah warna menjadi hitam legam dan aura membunuhnya juga semakin besar.
"Tuuuaaannku?? Apa anda menginginkan sesuatu? Kalau ada yg tuan inginkan, tolong bilang padaku yah. Karena aku akan mengabulkannya sebagai hadiah karena tuan sudah menolong Aina"
"I-iyahh a-aku masih tidak menginginkan apapun, dekat sekali!!"
Acrodite terus mendekatiku dengan aura miliknya itu yg membuatku mundur selangkah demi langkah untuk menjauhinya, karena jika aku mendekatinya maka aku akan habis.
__ADS_1
Ahh tamat sudah....
Aku pun sudah terpojok di salah satu pojok menara istana ini, dan acrodite juga sudah berada di depanku dengan sekejap. Kecepatannya itu benar - benar mengerikan!!!
"Apa tuan beneran tidak menginginkan apapun?? Ah!! Apa mungkin tuan ingin melihat "itu"??"
"Ti-tidak jangan repot - repot~ "
"Hm hm"
********
Aku dan juga acrodite saling menatap untuk beberapa menit, walaupun sih aku tidak tau apa ini saling menatap atau cuman aku doang yg melihat.
Jika di lihat dari luar sih, mungkin hanya aku saja yg melihat acrodite untuk waktu yg lama, karena acrodite itu kan pedang jadi tentu saja dia tidak memiliki mata. Oh iya, jika kalian melihatnya seperti itu, maka ilmu kalian mungkin masih rendah fufu.
Yahh kalau di lihat secara biasa sih memang seperti itu kejadiannya, tetapi sebenarnya aku dan juga acrodite saat ini sedang menggunakan telepati yg di mana dia sedang memarahiku habis - habisan, dan aku yg bersalah tidak di perbolehkan berbicara sedikit pun. Bukankah ini melanggar hak asasiku? Kamu bisa di penjara loh acrodite!!!
("Tuan mesum yg hanya bisa buat alasan untuk menutupi kesalahannya, diam saja!! Dan cara ini tidak akan melanggar hak asasi apapun")
Ehh!! Ta-tapi.....
I-iyaa
Dan begitulah, acrodite yg bisa membaca pikiranku saat ini sedang asyik membongkar semua rahasiaku, dari fetish dan lain - lainnya.
Haaaahh kenapa aku harus mengalami hal ini?
("Makanya jadi orang itu yg jujur tuan mesum!!!, jangan cuman bisa bohong doang")
Iya iya, aku janji tidak akan membohonginya lagi, jadi tolong lepaskan aku...... Aku sudah tidak tahan dengan tatapan bingung itu!!!
Rika terus menatapku dengan tajam dan kebingungan sambil memiringkan kepalanya yg membuatnya nampak sangat imut!!, tolonglah acroditeku sayang.... Aku sudah tidak kuat!!!
("Hmph")
Ayo Rika, tolong papamu ini dari iblis yg kejam ini..... Hiiii!!! A-aku bercanda acrodite, jadi tolong jangan keluarkan semua auramu dan jangan juga buat kekai penghalang orang mesum itu!!! Aku bukan orang mesum sumpah!!!!
Yahh walaupun sih hanya sedikit saja......
Acrodite pun meneruskan membaca mantra penghalang miliknya itu dengan kecepatan rap yg luar biasa, mengerikan!!! Dia terlalu mengerikan!!!
__ADS_1
Oh iya btw, penghalang itu memiliki kemampuan dimana jika setiap orang yg memasuki penghalang itu adalah laki - laki, maka laki - laki yg memasuki penghalang itu akan memiliki gairah yg sangatlah rendah sampai - sampai dia menganggap semua manusia itu jenisnya sama. Dulu aku pernah mencoba penghalang ini kepada salah satu targetku, dan benar saja targetku langsung berubah. Dia sudah tidak tertarik lagi kepada wanita dan dia malah tertarik dengan lawan jenisnya. Benar - benar penghalang yg mengerikan bukan? Yap cukup untuk cerita itu, mari kita lanjutkan nasibku...
"Papa? Kenapa papa ketakutan begitu?" ucap gadis berambut biru itu sambil berjalan menghampiriku.
Acrodite yg melihat itu pun menghentikan mantra miliknya dan membuatku merasa sedikit lega, yahh walaupun sih aura membunuhnya masih sama saja.
"Pa-papa tidak apa - apa kok Rika, cuman papa agak gk enak badan"
"Apa itu sakit?" ucap Rika sambil menatapku dengan tatapan kasihan yg nampak imut juga.
"Tidak kok, tidak sakit sama sekali, coba nih liat.."
Aku pun langsung berdiri dan melakukan beberapa gerakan peregangan, Rika yg melihatku pun hanya tertawa dan bilang "jika papa merasa kesakitan bilang Rika aja yah, biar Rika sembuhin semua rasa sakit itu" sambil tersenyum manis ke arahku. Ahh... Betapa baiknya dia..... Tidak seperti yg ada di sin--- tidak, tidak aku hanya bercanda oke?
Acrodite pun menurunkan aura miliknya saat Rika ada di dekatku agar gadis itu tidak ikut ketakutan, tetapi waktu Rika sudah pergi menghampiri Aina, auranya pun kembali membara dan entah mengapa aku bisa melihat senyuman menyeringai dari acrodite. Hiiii
("Baiklah tuan, karena penyelamatmu sudah pergi maka..... Aku ingin memberimu hadiah yg menakjubkan")
To-tolong ampuni aku~
("Waktunya bermain tuanku..... Hehehe")
Tidaaakkkk!!!!.
Lalu, secara seketika aku pun di teleportasikan ke suatu tempat yg sangat,sangat kubenci dan aku tidak ingin pernah mengunjunginya lagi, tetapi sesampainya di tempat itu, aku pun langsung di tinggal olehnya di tempat itu yg membuatku mengalami hal - hal yg sangat menyenangkan.
{Kora sang assasin hitam yg paling di takuti oleh semua orang pun seketika menjadi kacang dalam sekejap, karena di kalahkan oleh iblis yg paling sadis sang Ratu malam Acrodite.
Dan pada waktu itu pula Kora langsung menetapkan di hatinya kalau dia tidak akan pernah lagi berbohong dengan perasaannya dan juga berbohong kepada acrodite.
Lalu setelah itu, acrodite pun mendapatkan julukan baru yaitu: Iblis malam yg sadis. Tetapi nampaknya ini buat cerita lain saja.}
{*Ohalo, author di sini!!! Kali ini aku ingin bilang sesuatu kepada kalian.
Di karenakan hari ini sudah memasuki bulan puasa, dan urusan duniaku semakin banyak, aku ingin meminta maaf kepada kalian. Kalau cerita dari si Kora ini akan sulit untuk update selama beberapa bulan atau mungkin tahun ke depan, karena aku lagi kehabisan materi sama kekurangan waktu buat ngerjainnya, maka aku putuskan untuk tetap update walau jarang - jarang .
Jika kalian sudah bosan sama cerita ini, maka silahkan saja jangan di baca lagi, tetapi jika masih suka ya.... kalian yg terbaik!!!
Dah cuman itu saja yg pengen kutuliskan untuk gabut seperti biasanya, semoga kalian sehat selalu ya!! Bye bye***!!!}
.
__ADS_1