AKU ISTRIMU BUKAN PELAKOR

AKU ISTRIMU BUKAN PELAKOR
BAB. 45


__ADS_3

Semua orang bertanya tanya siapa wanita yang tertutup itu. Tak ada yang bisa menebak di liat dari postur tubuh cukup familiar tapi siapa?


  Dari kabar burung yang beredar seorang mantan karyawan di perusahaanya tapi siapa wanita itu?


Sudah banyak kasat kusut dari orang orang yang hadir tibalah saatnya cincin berlian di sematkan di jari yang mungil dan berakhir di kecup siapa yang tidak baper melihat nya. Tapi fokus mereka pada wanita nya.


  "I....tu kan jendesnya pak Edi mantan karywan juga di kantor.."


"Ehhh... iya ya.. tapi kok bisa ya jendes dapatnya bujang. Masa iya gadis dapat duda juga. Gimana sih...?"


  Para gadis sudah kepanasan karna mereka yang suka dengan Bara kompak melirik sinis kearah Nayla. Tapi dia tak peduli dengan hal itu malah dia memamerkan senyumya yang manis.


  Sementara itu Edi yang nonton siaran langsung melalui salah satu chanel tv swasta hanya bisa mengepalkan tinjunya yang mungkin dia tak terima dengan apa yang dia lihat.


  "Ternyata kamu benar benar melupakan ku dan segampang itu.." guman Edi di depan televisi...


  Mira iri melihat adegan demi adegan tapi dia bisa apa. Dia saja yang dari kampung tak memiliki hal yang istimewa tapi apa lah daya iri benci itulah yang ada dalam pikirannya saat ini.


  "Ganjen juga itu jendes. Mana ada jendes baik baik mungkin pake anunya kali untuk menggaet pria kaya." Mira bicara tampa beban.


Dia tidak berfikir jika yang dia maksud dirinya sendiri. Dia mencoba menjatuhkan Nayla tapi malah dirinya yang seperti itu. Tak ada apa apanya. Dia fikir dirinya sudah merasa lebih baik, suaminya hanya meliriknya dengan sinis.


   ''Dia lebih baik daripada kamu yang nyatanya kamu suka main di luar. Dengan suaminya orang pula...''

__ADS_1


Mira sebenarnya tidak terima di salahkan tapi itulah faktanya dia di labrak sama istri sah selingkuhannya.


Mira tersenyum sinis melihat adik iparnya untuk pergi keacara tunangannya bosnya itu.


  ''Ini juga jendes mau kemana kok udah rapi aja?''


Melani gerah dengan keadaan ini. Dia sudh malas meladeni kaka iparnya itu atau mantan kakak ipar ia tidak tau sejak pernikahan mereka dia malah uring uringan di luar tak ada kejelasan.


   Jemputan nya sudah ada mereka akan kesebuh cafe dan di sana mereka hanya untuk bersantai. Untuk menghilangkan penat karna hari ini mereka tidak bekrja maka hari ini mereka bersantai.


Lain halnya dengan yang lagi cari ribut. Anak dan ibu memasuki gedung hotel akan mempermalukan mereka tapi apa daya niat mereka tidak kesampaian. Niatnya terlalu jahat sehingga menemui kegagalan.


    Seminggu sudah tuangan tersebut dia adakan hubungan keduanya makin terarah banyak yang iri dan banyak pula datang godaan. Sementara orang orang yang selama ini yang sudah menghancurkan perasaannya sudah mendapat karma mereka satu persatu.


Apakah kisah ini akan berakhir bahagia kita belum ada yang tau. Seperti biasanya mereka melakukan pekerjaan masing masing yaitu usaha masing masing.


Pernikahan mereka akan diadakan dua bulan kedepan dan sudah di sepakati. Gedung, pakaian pengantin akad/resepsi sudah di siapkan dan dekor serta yang perias pengantin intinya sudah di sediakan.


Bara waktu dua bulan sangatlah lama padahal beta menjadi jomblo bertahun tahun tidak mengeluh.


  ''Bu apakah dua bulan itu tidak lama ? Karna itu menurutku itu terlalu lama dan kenapa tidak di percepat saja. Bukannya itu lebih bagus.''


     Lisa hanya geleng geleng kepala mendengar ocehan anak lelakinya. Dia tidak habis pikir dengan kegalauan putranya kok penegnnya cepat cepat amat padahal selama ini paling susah di suruh menikah dan sering kabor kalau di kenalkan dengan wanita sampai dikira tak suka lawan jenisnya.

__ADS_1


   Sementara di toko ada yang hampir menangis di ledekin. Kerjaan siapa kalau bukan mantan adik iparnya yang paling hebo menyambut hari itu datang. Semua karyawan menyiapkan apa yang bisa di berikan sama bos mereka yang sudah baik hati.


Karna tiga bulan kedepan itu bertepatan denagan hri ulang tahun bos mereka. Mereka akan memberikan yang spesial untuknya. Memang tamapa sepengetahuannya sudah banyak yang menyiapkan kejutan termasuk ke tiga sahabtnya yang emarin kompak tidak hadir. Dengan seribu alasan yang mereka ciptakan masing masing.


    Nuri saat ini sudah menikah dan sudah jarang bertemu dengan sahabatnya itu dan memng masih bekerja tapi kalau pulang sudah bersama keluarga kecilnya apa lagi saat ini dia sedang hamil dan suaminya juga seorang kontraktor dan sering keluar kota dan dia harus menjaga marwah rumah tangganya.


  Sebenarnya dia juga kangen dengan sahabatnya untuk mendengarkan curhatannya apa lagi sudah dekat dengan hari pernikahan biasa orang akan semakin galau dan timbulnya berbagai keraguan dan munculnya lagi rasa gagal yang dulu dan itu yang membuat seseorang akan lebih meledak ledak emosinya.   


Nuri saat ini setelah menika kembali sibu layaknya istri pada umumnya. Tapi tekat yang penuh akhirnya dia mengirim pesan akan mereka bertemu di sebuah cafe saat makan siang besok. Hal itu lansung di setujui sahabatnya. Nayla langsung menyetujui ajakan dari sahabatnya kebetulan mereka sudah jarang bertemu sibuk dengan kesibukan masing masing.


Nayl sangat antusias untuk menyambut hari esok yang di tunggu tunggu selama ini.


Keesokan harinya duo sahabat itu saling berpelukan kangen berat kata mereka padahal baru jarang ketemu bukan berpisah puluhan tahun.


  ''Aku kangen tau. Gak ada lgi yang suka kasih tau aku kesepian..'' nayla menangis tersedu sedu dalam pelukan sahabatnya itu. Nuri bak ibu seorang ibu menenangkan seorang anak. Semua orang memandang kearah mereka  dengan takjub bagaikan kaka adik.


  ''Hei kok malah nangis calon manten tidak boleh nangis tau.'' Ledek Nuri.


Setelah puas melepas rindu akhirnya mereka memesan makanan favorite. "Gimana toko kamu? Pasti bergembang pesat? Aku juga pengen tau punya usaha sendiri. Tapi saya tidak punya skil..." Nuri jadi curhat nyatanya wanita itu butuh teman curhat walaupun sudah menikah.


Nuri mengeluarkan semua keluh kesanya serta semua uneg unegnya yang dia pendam sendiri selama ini. Nayla hanya menjadi pendengar setia tampa mencela atau memotongnya. Dia tidak juga harus ngapain. Karna masalah Nuri beda alur dengannya.


Nayla saat ini overthingking yang tak ketulung. Sedari tadi dia kirim pesan tapi tidak aktif... "dimana kamu mas...?" Walaupu pertanyaan itu hanya dirinya yang tau.

__ADS_1


Bara kali ini ketiduran di kamarnya dan hpnya lupa di cas. Dia tidak ingin kembali di kantornya.


__ADS_2