AKU ISTRIMU BUKAN PELAKOR

AKU ISTRIMU BUKAN PELAKOR
BAB. 46


__ADS_3

Ketiduran karna cape. Samapi melupakana  sesuatu yang penting dalam dirinya. Calon istrinya sedang uring uringan karna cape menunggu kabar darinya...


  ''Aduh kemana sih mas. Susah bangat mana nomornya tidak aktif pula.'' Guman nya yang lagi lagi hanya dirinya sendiri


Nuri yang melihat temannya dengan wajah tertekuk. Ada apa dengan nya, kata itu hanay terucap dalam hatinya.


''Kenapa kok kayaknya lagi gak mood?'' Nayla hanya diam. Apakah harus menceritakan kebimbangannya atau dia harus menyimpannya sendiri. Akan tetapi dia juga tak sanggup jika memendanya sendiri.


''Apa keputusanku ini salah jika memutuskan untuk menika lagi?''


Nuri hanya menggeleng dia tidak tau harus bereaksi bagaimana. ''Kok gitu? Emang apa yang membuatmu ragu.?''


Nayla menghela napas dengan berat. Rasanya dia belum ingin menikah takut gagal lagi. ''Sebenarnya saya belum ingin menikah takut gagal lagi.''


Setelah mengatakan itu dia menangis. Kenapa harus menemukan kehidupan ini. Kegagalannya dari rumah tangga membuatnya kembali merasa gagal lagi. Belum menikah baru bertunangan tapi dia sudah merasa akan gagal lagi dan pesimis dalam hubungannya, padahaal pernikahannya sebentar lagi.


  ''Jangan seperti itu ya. Kamu kan akaan menikh sebentar lagi masa lalu biarlah mammsa lalu yang hanya untuk kamu kenang dan ambil hikmanya saja.''


Nuri paham betul kegalauan sahabatnya karna dia sudah mengenal sahabatnya itu luar dalam dan orang yang kers kepala. Tapi sebagai teman harus memberi dukungan positif agar dia tak merasa sendirian.


Setelah lama berbincang mereka kembali keaktifitas masing masing. Disepanjang perjalanan Nayla berusaha berfikir positif. Sebenarnya dia curiga kemana perginya calon suaminya soalnya tidak ada kabar dari semalam.


  Ujian menuju pernikahan kadang datang dari pasangan kitayang membuat kita berfikiran negatif. Nayla sesampainya di toko sudah di sambut oleh mantan suami yang sudah lama hilang.


Aduh Edi ngapain lagi sih muncul jangan bikin onar yah. Karna dia sudah milik orang lain.

__ADS_1


Editiba tiba menghadang jalannya dan dia memegang kedua bahu Nayla.


''Apakah kamu bahagia saat ini. Sudah berapa kali pria itu menyentuhmu kenapa kamu tidak menolaknya dan apa. Kah kamu mau balas dendam karna saya.?''


Edi bertanya bodoh. Iya iyalah dia sangat bahagia malahan tanpamu dan keluargamu masihtanya lagi. Makannya nyesal kan sekarang karna sudah diambil orang sekarang mau berharap sia sia belaka. Karna semua tidak akan pernah sama.


  Hati hati lah memang makanan diluar sangat menggo seleraah dan itu satu langka awal kehancuran. Semua hanya masa lalu dan tak akan pernh kembali samamu.


  Nayla menyingkirkan tangan manusia yang saat ini di bencinya malah dia membersihkannya pake tisu. dia benr benar jijik bersentuhan dengannya. Nayla sudah menduganya pasti laki laki ini mau bikin ulah lagi.


Seharusnya tak usah bertanya lagi. Memng dia saat in bahagia dengan hidupnya tapi kenapa orang orang yang dimasa lalu datng terus mengganggunya apa mereka tidak suk melihatnya bahagia.


''Saya sudah bahagia tak perlu kamu bertanya hal bodoh seperti itu. Jangan ganggu lagikarna saya tak mau berurusan lagi denganmu.''


Nayla benar benar jenuh dengan keberadaan mantannya itu karna dia tak ingin menatap matanya.


Betapa egoisnya laki laki satu ini. Apakah diakehabisan stock wanita sehingga dia mengharapkan mantannya kembli. Dia beralasan bahwa uang bisa di cari fisik bisa di poles tapi kesetiaan itu sangat mahal harganya itulah argumennya.


Iya iyalah dia berargumen seperti itu tapi dia sendiri yang jadi penghianat. Percuma banyak teori kalau nol tindakan. ''Maaf pak Edi yang terhormat saya masih banyk urusan dan ini terakhir kalinya kamu berurusan denganku. Karna saya tak ingin calon suamiku salah pahm karna kamu.''


Edi menggeleng tak bercaya jika wanita yang di nikahinya dahulu lemah lembut itu sekarang tersisa hanya ebencian. Bukannya wajar lki laki ber istri dua tapi kenapa kebanyakan wanita yang egois, padahal dalam agama pun dianjurkan untuk berpoligami. Yang ada dalam benak laki ini membenarkan tindakannya terdahulu yang menurutnya tak pernah salah.


Memang dalam agama islm laki laki di perbolehkan ber istri lebih dari satu. Tapi itu benar benar sesuai syariat islam. Yang pertama harus ada izin dari istri pertama, kedua harus berkecukupan dalam materi, ketiga harus bnar benar adil dalam hal apapun entah itu urusan ranjang, nafkah, kasih sayang. Harus adil seadi adilnya tak terkecuali.


Edi pulang dengan lesuh. Dia berharap mantan istrinya akan kembli padanya justru sebaliknya. Memang harapan hanyalah harapan saat ini. Dan dia akanmenceraikan Mira tapi entah kenapa sangat suilit untuk menjatuhkan saja talaknya.

__ADS_1


Sebenarnya Nayla masih menyimpan rasa untuk mantan suaminya yanga berusaha dia kubur sedalam mungkin tapi mengingat semua kejahatannya memilih menelannya sendiri rasa itu.


Nayla hanay bisa jatuh cinta sekali seumur hidup dan jika sama Bara dia tidak tau cinta atau kagum. Rasa itu sulit di gambarkan hanya dirinya sendiri yang tau. Setelah larut dalam pikirannya dia kembali memeriksa penjualan tokonya hari ini.


Ke esokan harinya Bara baru mengirimkan pesan tapi tak ada abalasan dari calon istrinya, membuatnya sedikit kwatir.


''Mungkin dia marah kali yah gak adakabar kemarin. Apa saya telpon saja kemrin memang benar benar melelahkan.'' Bara berkali kali menelpon tapi nomornya tidak aktif.


''Kemana kok ini sudah ssiang tapi nomornya juga sama sekali tak aktif, ditempat kerjanyaa pun tak ada.''


Nayla berada di suatu tempat dia mematiakn ponselnya agar tk ada yang mengusik ketenangannya. Dia malas untuk berurusan dengan laki laki dia akan mematikan ponselnya selama dua hari;


''Nyaman juga ternyata tanpa orang yang usik.''dia berada di sebuah hotel dan saat ini berada di lantai tujuh melihat semua kesibukan kota jakarta dengan aktivitas masing masing.


Bara tidak fokus dengan pekerjaanya. Malah pikirannya tidak tenang karna banyak panggilan serta pesan yang tak di bacanya dari kemarin dari calon istrinya. Dia memandangi foto Nayla dari ponselnya. ''Kamu keman saja sayang kok belum aktif.?''


Bara bicara sambil menatap foto yang ada di ponselnya. Kalau ada orang yang lihat mungkin dia akan di bilang orang gila. Bahkan saat ini dia menangis.


Sambil memeluk foto itu dan berguman. ''Jangan pergi lagi sayang. Saya minta maaf tolong pulanglah saya kangen sama kamu.''


Bahkan suaranya menangis semakin besar dia tak perduli lagi kalau ada yang mendengarnya dari luar. Bahkan sekertarisya pu sampai mengintip kedalam ruangan bosnya itu. Sambil menutup mulut tak menyangka bosnya itu menangis histeris...


''Bos kenapa menangis..?''


Bara menghentikan acara tangisnya sambil mendongak. ''Siapa yang menangis..?'' Pertanyaan Bara konyol. Lalu itu air mata air hujan gentengnya bocor ya.

__ADS_1


 


__ADS_2